Bupati Gianyar minta pejabat baru taat hukum untuk tidak korupsi - ANTARA News Bali
Gianyar, Bali (ANTARA) - Bupati Gianyar I Made Mahayastra meminta pejabat yang baru dilantik untuk tidak berpikir dan tidak melakukan korupsi sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan hukum.
“Jangan pernah berpikir ada sumber lain selain gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP),” kata Bupati Gianyar I Made Mahayastra di sela pelantikan 175 pejabat administrator dan pengawas di Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis.
Ia meminta 175 pejabat yang baru dilantik memperkuat kinerja birokrasi, bekerja secara profesional, menjaga integritas dan menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Gianyar.
Bupati Gianyar menekankan pentingnya integritas dan kepatuhan pegawai terhadap hukum.
Ia juga meminta seluruh pejabat tidak menjalankan perintah yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jangan pernah menerima perintah yang melanggar hukum, karena siapapun tidak mau bertanggung jawab. Lakukanlah pekerjaan sesuai tugas dan aturan yang ada. Jangan melanggar,” ucapnya memberi arahan kepada pejabat yang baru dilantik.
Mahayastra menjelaskan pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran dan penguatan birokrasi karena mereka memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Kabupaten Gianyar.
Ia juga meminta pejabat baru itu mampu menerjemahkan setiap program dan kebijakan kepala daerah secara detail, terukur dan disiplin.
“Sebagus apapun program Bupati, kalau birokrasi tidak detail dalam melaksanakannya, itu tidak akan bisa berjalan,” katanya.
Bupati Gianyar juga mengingatkan pentingnya setiap perangkat daerah memiliki mekanisme kerja yang jelas agar setiap pekerjaan dapat dipantau, termasuk kendala yang dihadapi hingga pelaksananya.
Selain itu, para PNS itu membangun budaya kerja yang berorientasi pada penyelesaian dalam pelaksanaan program yang mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan dan APBD.
Dalam pelaksanaan tugas, lanjut dia, koordinasi juga menjadi hal penting untuk memastikan implementasi program kerja dapat dieksekusi serta memastikan tepat sasaran.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.