gop-crypto.vip

Bulog Sumut salurkan 447 ton beras ke KDKMP perluas jangkauan warga - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menyalurkan sebanyak 447 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan 260 liter Minyakita ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memperluas jangkauan distribusi pangan untuk warga.

"Penyaluran beras SPHP dan Minyakita ke KDKMP tersebut terhitung dari Januari hingga 18 Juli 2026," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Senin.

Budi mengatakan penyaluran tersebut dilakukan di sejumlah daerah di antaranya Kota Medan, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Lebih lanjut, ia mengatakan, penyaluran beras SPHP dan Minyakita ke KDKMP di wilayah kerjanya sebagai komitmen dalam mendukung program Pemerintah terkait ketahanan pangan yang menjangkau secara luas.

"Dalam pemberian kuota tidak ada yang khusus, pada prinsipnya setiap pemesanan akan kami layani untuk penyaluran beras SPHP maupun Minyakita," ucapnya.

Budi mengatakan, penyaluran tersebut sebagai upaya meningkatkan jaringan ke sejumlah mitra agar menjangkau masyarakat secara luas.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena Bulog terus menyalurkan beras SPHP secara bertahap melalui jaringan pengecer resmi.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Bulog Sumut memastikan harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram.

Di sisi lain, Bulog Sumut saat ini menguasai stok sekitar 51.000 ton beras. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah melalui pasokan dari Bulog pusat untuk memperkuat cadangan pangan di daerah.

"Stok beras tersebut cukup aman dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara hingga sekitar delapan bulan," ucapnya.

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.