gop-crypto.vip

Bulog NTT menyerap 2.330 ton jagung dukung industri peternakan

Bulog NTT menyerap 2.330 ton jagung dukung industri peternakan

Kamis, 30 Juli 2026 13:23 WIB

Image Print

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Nusa Tenggara Timur Arrahim K. Kanam (kanan) mengikuti panen jagung bersama sejumlah pihak di Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu (28/2/2026). ANTARA/HO-Kanwil Bulog NTT

Kupang, NTT (ANTARA) - Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerap 2.330 ton jagung hasil panen petani lokal hingga Juli 2026 guna mendukung industri peternakan sekaligus menjaga kepastian pasar dan harga di tingkat petani.

"Hingga saat ini, Bulog NTT telah menyerap 2.330 ton jagung hasil panen petani lokal yang dialokasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak," kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam di Kupang, Kamis.

Ia mengatakan penyerapan jagung tersebut memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah karena selain membantu menjaga pendapatan petani, juga menjamin ketersediaan bahan baku pakan ternak yang terjangkau bagi para peternak di NTT.

Menurut dia, penyerapan hasil panen jagung merupakan komitmen Bulog untuk hadir membantu petani memperoleh kepastian pasar dengan harga yang kompetitif sekaligus memperkuat rantai pasok industri peternakan yang menjadi salah satu potensi unggulan NTT.

"Penyerapan 2.330 ton jagung ini merupakan komitmen kami untuk hadir langsung membantu petani NTT agar hasil panen mereka terserap dengan harga yang baik dan kompetitif. Penyerapan ini ditujukan untuk pakan ternak yang rantai pasoknya sangat vital dalam mendukung industri peternakan lokal yang juga menjadi salah satu potensi unggulan NTT," katanya.

Arrahim mengatakan NTT memiliki potensi lahan dan produksi jagung yang besar sehingga penyerapan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat mendorong petani meningkatkan produktivitas tanpa khawatir terhadap pemasaran hasil panen.

Ia memastikan ke depan, Bulog NTT terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan sektor peternakan untuk memperluas penyerapan jagung sekaligus mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Selain penyerapan jagung, Perum Bulog Wilayah NTT sebelumnya juga telah menyerap 7.407 ton setara beras hasil panen petani hingga 12 Juli 2026 guna memperkuat swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat daerah.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bulog NTT serap 2.330 ton jagung dukung industri peternakan

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.