Bukan Cuma Anggota, Pengurus Wilayah The Jakmania Juga Terancam Sanksi Imbas Penyerangan Bus Persib U-18
Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:50 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, menegaskan organisasi suporter Persija Jakarta itu menyiapkan sanksi bagi anggota maupun pengurus wilayah yang terbukti terlibat dalam penyerangan rombongan tim Persib Bandung U-18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026)..
Baca Juga
Sanksi tersebut baru akan diputuskan setelah proses hukum oleh kepolisian tuntas. The Jakmania menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Aditya menjelaskan, anggota yang terbukti terlibat terancam kehilangan kartu tanda anggota (KTA). Sementara itu, pengurus wilayah yang ikut terlibat dapat dikenai sanksi berupa skors hingga pembekuan kepengurusan.
Baca Juga
"Ketika memang nanti sudah rampung, insyaallah dari organisasi akan menjatuhkan sanksi, baik kepada individu yang memiliki kartu tanda anggota (KTA) maupun terhadap pengurus wilayah yang mungkin terlibat," kata Aditya disitat Antara.
Meski demikian, The Jakmania belum menentukan sanksi terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Organisasi tersebut memilih menunggu perkembangan penanganan perkara oleh aparat penegak hukum sebelum mengambil keputusan internal.
Baca Juga
Aditya juga belum dapat memastikan apakah jumlah tersangka dalam kasus tersebut akan bertambah. Menurut dia, perkembangan penyelidikan kepolisian menjadi dasar untuk mengetahui lebih jauh pihak-pihak yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Selain menyiapkan sanksi internal, Aditya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat insiden penyerangan tersebut. Permintaan maaf itu disampaikan secara pribadi sekaligus mewakili organisasi yang dipimpinnya.
Ia menegaskan, The Jakmania mendukung proses penegakan hukum dan menyerahkan penanganan dugaan tindak pidana tersebut kepada kepolisian. Organisasi suporter Persija itu juga menyatakan tidak akan menghalangi upaya aparat dalam mengungkap perkara.
"Yang pasti kami mendukung setiap proses penegakan hukum oleh kepolisian dan tidak akan menghalangi upaya pengungkapan perkara," ujar Aditya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Aditya turut mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial. Menurut dia, informasi yang tidak utuh berpotensi menimbulkan persepsi keliru mengenai rangkaian kejadian.
Ia berharap proses hukum dapat mengungkap fakta secara menyeluruh sehingga pihak-pihak yang bertanggung jawab bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Disalip Kamboja! Liga Indonesia Anjlok Lagi ke Peringkat 18 Asia, Borneo FC Kini Jadi Tumpuan
Liga Indonesia turun lagi ke peringkat 18 Asia setelah disalip Kamboja berkat kejutan di ACL 2. Borneo FC kini diharapkan menang saat menghadapi Yangon United.
VIVA.co.id
16 Oktober 2026