gop-crypto.vip

Buka seminar HMI-IPNU, Bupati Madina tekankan penguatan agama cegah narkoba - ANTARA News Sumatera Utara

Madina (ANTARA) - Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, mengajak generasi muda memperkuat pemahaman agama dan membangun karakter positif sebagai upaya membentengi diri dari bahaya narkoba dan perkawinan anak.


Ajakan itu disampaikan Saipullah saat membuka Seminar Akbar Bahaya Narkoba dan Pencegahan Perkawinan Anak yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Madina di Aula SMA Negeri 1 Panyabungan Timur, Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (14/10).


Saipullah mengapresiasi HMI dan IPNU Madina yang menginisiasi kegiatan bertema “Rekonstruksi Kesadaran Generasi Muda dalam Pencegahan Narkoba dan Perkawinan Dini” tersebut.

Ia berharap seminar itu tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu mendorong kepedulian dan kesadaran generasi muda terhadap persoalan sosial di lingkungan mereka.

 “Kami berharap acara ini bukan acara seremonial saja, tapi bentuk kepedulian sosial yang kritis,” ujar Saipullah.

Dalam arahannya, Saipullah mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan penggunanya, berdampak terhadap keluarga, serta menimbulkan persoalan hukum. Karena itu, menurut dia, perlindungan generasi muda membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak.


Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan dan karakter yang kuat sehingga mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita harus mempersiapkan generasi muda kita. Karena regenerasi akan diserahkan pada generasi muda. Tahun 2045 bangsa Indonesia harus masuk lima besar dunia dalam penentu kebijakan. Untuk itu, mari kita siapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin dunia,” katanya.

Saipullah menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perkawinan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Keluarga, lingkungan masyarakat, hingga pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten perlu mengambil peran sesuai tanggung jawab masing-masing.

Ia menilai penguatan agama, pembentukan karakter, penentuan tujuan hidup, serta pengawasan orang tua menjadi bagian penting dalam mendampingi generasi muda menghadapi berbagai tantangan.

Sementara itu, perwakilan HMI dan IPNU Madina, Ahmad Rifai, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madina yang telah mendukung pelaksanaan seminar tersebut.

Menurut Rifai, kegiatan itu diharapkan menjadi bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya narkoba dan persoalan perkawinan anak.

“Acara ini bukan seremonial, bukan dokumentasi saja, akan tetapi bentuk kepedulian sosial terhadap bahaya narkoba dan perkawinan dini,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, perwakilan Bagian Protokol, Camat Panyabungan Timur, serta para kepala desa.

Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.