gop-crypto.vip

Budaya pop dunia tak lagi berjarak bagi anak muda Bengkulu - ANTARA News Bengkulu

Bengkulu (ANTARA) - Media sosial membuat anak muda Bengkulu semakin mudah mengenal dan mengikuti budaya pop dari berbagai negara tanpa harus datang langsung ke negara asalnya.

Fenomena tersebut terlihat dari sejumlah mahasiswa Universitas Bengkulu yang mengikuti budaya pop dari negara berbeda. Mereka mengikuti berbagai konten mulai dari musik, film, anime, hingga tren fashion dan makeup yang banyak ditemukan melalui media sosial.

Selain itu, ia juga sering menemukan cuplikan film dan anime di Instagram dan TikTok. Menurut Iffah, tren dance dan fashion menjadi salah satu hal yang membuatnya tertarik mengikuti K-pop. Beberapa tren tersebut bahkan pernah diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hal serupa juga dilakukan Gina Aulia (21) dan Latifah Shila Mukti (21). Gina lebih sering mengikuti musik dan film dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, sedangkan Latifah menyukai musik dari Amerika Serikat seperti Sabrina Carpenter dan Olivia Rodrigo serta konten makanan dan makeup dari Korea Selatan.

Baca juga: Raisa raih penghargaan Artis Solo Wanita Pop terbaik di AMI 2025

Ketiganya juga pernah mengikuti tren yang mereka temukan dari budaya pop luar negeri. Mulai dari fesyen, riasan (makeup), tarian, hingga membawakan ulang (cover) lagu. Beberapa kegiatan tersebut bahkan dibagikan melalui Instagram.

Sementara itu, Muhammad Atahiyaadha (23) lebih banyak mengikuti budaya pop Jepang, seperti anime, manga, dan J-pop. Ia biasanya menemukan konten tersebut melalui YouTube, Instagram, dan MyAnimeList.

Anisa Fitriyani (23) juga mengikuti budaya pop dari beberapa negara. Ia menyukai film action dari Korea Selatan serta musik dari Inggris seperti Oasis dan The Beatles. Menurutnya, tren yang sedang ramai maupun tren lama yang kembali muncul dapat menarik perhatian anak muda untuk mengikutinya.

Kelima mahasiswa tersebut umumnya menemukan budaya pop melalui Instagram, TikTok, dan YouTube. Media sosial membuat berbagai konten dari negara lain dapat ditemukan dengan mudah tanpa harus mencari langsung melalui media hiburan konvensional.

Menurut Iffah, Gina, dan Anisa, banyaknya konten budaya pop yang muncul juga berkaitan dengan tren dan jumlah peminatnya. Ketika sebuah lagu, gaya, atau konten menjadi populer, semakin banyak orang yang mengikuti dan membagikannya sehingga semakin mudah dikenal.

Media sosial kemudian menjadi salah satu tempat utama bagi anak muda untuk mengenal dan mengikuti perkembangan budaya pop dari berbagai negara. Melalui layar gawai, budaya pop yang sebelumnya datang dari tempat yang jauh kini dapat dengan mudah diikuti keseharian anak muda Bengkulu.

Di tengah arus tersebut, anak muda perlu lebih cermat menyaring informasi agar tidak sekadar mengikuti tren budaya luar, melainkan mampu memilih dan menyesuaikannya dengan nilai, norma, serta kultur yang berlaku di lingkungan mereka.

Pewarta: Bintang Irsyad Ariski
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.