gop-crypto.vip

BPKAD Kaltim uji coba aplikasi SiELOK untuk pangkas birokrasi pencairan dana - ANTARA News Kalimantan Timur

Samarinda (ANTARA) - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menguji coba aplikasi Sistem Informasi Elektronik Loket Keuangan (SiELOK) yang berfungsi memodernisasi tata kelola keuangan daerah sekaligus memangkas birokrasi pencairan dana.

Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD Kaltim M Yenny Dewi Sitinjak di Samarinda, Rabu, menjelaskan bahwa aplikasi SiELOK dirancang khusus untuk mempercepat dan mempermudah seluruh rangkaian pengajuan pencairan dana.

Proses itu dimulai dari penyerahan berkas oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

"Aplikasi SiELOK merupakan hasil pengembangan dari layanan Second Desk Service (SDS) yang selama ini digunakan. Melalui sistem baru ini, perangkat daerah dapat mengajukan dokumen keuangan secara daring kapan saja dan dari mana saja tanpa harus datang ke kantor," ujar Yenny

Lebih lanjut Yenny mengatakan bahwa salah satu keunggulan utama SiELOK adalah transparansi proses. Pengguna dapat melacak posisi dokumen mereka secara langsung (real-time).

"Pengajuan berkas menjadi jauh lebih mudah dipantau. Pengguna bisa mengetahui secara pasti posisi berkas mereka, apakah baru diterima BPKAD, sedang diverifikasi, atau sudah dalam proses pencairan di bank," katanya menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bidang Perbendaharaan I BPKAD Kaltim Awang Budi Hartono Luthman menekankan bahwa SiELOK hadir untuk menutup celah kelemahan sistem lama, khususnya terkait keamanan data.

Selama ini, menurut dia, proses pencadangan dokumen masih mengandalkan aplikasi perpesanan instan yang memiliki risiko tinggi terhadap hilangnya data dalam jangka panjang.

"SiELOK tidak hanya memperkuat sistem yang ada, tetapi juga menyediakan wadah pengarsipan digital yang jauh lebih aman dan terstruktur," kata Awang.

Selain masalah keamanan data, inovasi ini disiapkan untuk mendukung pola kerja modern yang lebih fleksibel, seperti kebijakan Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA).

Dengan sistem berbasis digital, layanan perbendaharaan daerah dipastikan tetap berjalan efektif dan produktif tanpa terhambat oleh kendala administrasi manual atau batasan fisik kantor.

Saat ini, BPKAD Kaltim masih berfokus melakukan serangkaian uji coba teknis dan pelatihan intensif kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan aplikasi SiELOK dapat diimplementasikan secara penuh mulai tahun depan sebagai pilar utama percepatan transformasi digital tata kelola keuangan daerah.

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.