gop-crypto.vip

BPJS Kesehatan: Syarat JKN untuk daftar SIM dorong keaktifan peserta - ANTARA News Ambon, Maluku

Jakarta (ANTARA) - Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan RI Akmal Budi Yulianto menyatakan persyaratan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendaftar Surat Izin Mengemudi (SIM) akan diberlakukan secara nasional guna mendorong partisipasi aktif peserta BPJS Kesehatan.

"Untuk mengejar kepesertaan yang tidak aktif, salah satu caranya dengan ada bauran pelayanan masyarakat. Yang sudah berjalan itu seperti mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan salah satu syaratnya sekarang harus (memiliki) BPJS aktif, termasuk surat tanah dari Kementerian Agraria. Untuk SIM sebetulnya sudah piloting di beberapa titik, kalau ini berjalan lancar mungkin akan diterapkan secara nasional," katanya saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa.

Akmal menjelaskan BPJS Kesehatan menyasar masyarakat yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk membayar iuran, tetapi tidak mau membayar, termasuk bagi pemilik kendaraan yang memiliki SIM.

"Kalau SIM kan misalnya dia punya motor dan SIM C, atau misalnya punya mobil SIM A, dengan adanya metode kerja sama seperti ini, yang punya kemampuan tadi ya mau enggak mau bayar. Kalau ini berjalan lancar, mungkin nanti diterapkan di level nasional, tetapi tentu ada proses evaluasi, tetapi tujuan utamanya untuk mendorong keaktifan," ujar dia.

Ia mengemukakan JKN memiliki beban pembiayaan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, metode gotong royong BPJS Kesehatan dimana masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggi membantu iuran masyarakat dengan perekonomian yang lebih rendah dapat mengurangi beban tersebut.

"Jadi, supaya tadi yang punya kemampuan ayo dong diajak untuk mau iuran, supaya bisa membantu kelompok masyarakat lain yang sulit. Jadi, prinsipnya kan gotong royong, silang-silang itu tadi kan," ucap Akmal.

Akmal menjelaskan penggunaan JKN untuk pendaftaran SIM, salah satu daerah yang telah diuji coba atau piloting telah dilakukan di Medan, Sumatera Utara, untuk dilanjutkan ke tingkat nasional.

"Piloting kemarin sudah di Medan, dan di Jawa sebentar lagi ada satu titik lagi," tuturnya.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.