Borneo vs Persija: Jamu Macan Kemayoran, Pesut Etam Tak Ada Persiapan Khusus
Persija yang memiliki reputasi sebagai salah satu klub besar di Indonesia tidak membuat Borneo FC memberikan persiapan khusus.
Diutarakan Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, timnya memilih bersikap santai menjelang pertandingan.
Menurutnya, Persija bukan lawan yang asing bagi Pesut Etam karena kedua tim cukup sering bertemu dalam kompetisi.
"Biasa-biasa saja, tidak ada yang harus saya khawatirkan karena memang kita setiap tahunnya ketemu," kata Dandri di Jakarta.
Borneo FC juga memiliki keuntungan karena pertandingan pembuka musim tersebut akan berlangsung di hadapan pendukung sendiri.
https://www.akurat.co/bola/886808/lawan-borneo-dan-persib-shin-tae-yong-langsung-diuji-di-awal-musim-bersama-persija
Ia menilai persaingan Super League 2026-2027 bakal berlangsung ketat. Hampir seluruh peserta kompetisi melakukan pembenahan dan memperkuat skuad masing-masing untuk menghadapi musim baru.
Karena itu, Dandri tidak ingin timnya hanya mewaspadai Persija. Menurutnya, seluruh peserta Super League memiliki kualitas dan dapat memberikan ancaman bagi Borneo FC.
"Semua tim lawan ini kuat. Jadi semua kita harus hadapi," ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan Borneo FC tidak ingin terjebak pada reputasi lawan. Pesut Etam memilih berkonsentrasi terhadap persiapan internal agar bisa tampil maksimal ketika pertandingan berlangsung.
Selain kekuatan Persija, kondisi Samarinda sempat menjadi perhatian menjelang pertandingan.
Sebelumnya, muncul isu mengenai kabut asap yang dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.
Situasi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap persiapan maupun pelaksanaan pertandingan. Namun, Dandri memastikan kondisi Samarinda saat ini dalam keadaan baik dan tidak terdapat persoalan kabut asap.
"Malahan isunya Kalimantan Timur, Samarinda, asap lah, Samarinda enggak ada asap, sudah ya. Berkat doa teman-teman semua, untuk Samarinda," kata Dandri.
Namun, Dandri tetap meminta timnya menjaga konsentrasi mengingat laga pertama selalu memiliki tantangan tersendiri.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan Borneo FC kontra Persija dipastikan tetap berlangsung di Stadion Segiri. Dandri berharap kondisi cuaca juga mendukung jalannya laga.
"Jadi, kita bisa menggelar tanggal 5 dengan cuaca yang baik lah mestinya," tuturnya.
Bermain di kandang sendiri menjadi modal tambahan bagi Borneo FC. Dukungan suporter di Stadion Segiri diharapkan mampu memberikan energi bagi Pesut Etam untuk mengawali musim dengan hasil positif.
Di sisi lain, Persija juga datang dengan ambisi serupa. Macan Kemayoran tentu ingin membawa pulang poin dari Samarinda untuk mengawali perjalanan di Super League 2026-2027 dengan hasil maksimal.