gop-crypto.vip

BNPB perkuat operasi darat tangani karhutla di Kapuas

BNPB perkuat operasi darat tangani karhutla di Kapuas

Selasa, 22 September 2026 21:00 WIB

Image Print

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, didampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, melaksanakan rapat koordinasi bersama Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, Kapolda Kalteng, Pangdam XII Tanjungpura dan jajaran terkait di Posko Induk Karhutla BPBD Kapuas, Selasa (22/9/2026). ANTARA/All Ikhwan

Kuala Kapuas (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat operasi darat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dalam beberapa hari hingga pekan ke depan.

“Operasi darat untuk beberapa hari, beberapa minggu ini menjadi faktor utama,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kuala Kapuas, Selasa.

Hal itu disampaikannya setelah melaksanakan rapat koordinasi bersama Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, Kapolda Kalteng, Pangdam XII Tanjungpura dan jajaran terkait di Posko Induk Karhutla BPBD Kapuas.

Suharyanto didampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, operasi darat menjadi faktor utama penanganan karhutla di kabupaten setempat. Pasalnya, operasi water bombing di Kapuas belum dapat dilakukan karena jarak pandang tertutup kabut asap. Kondisi tersebut juga berdampak terhadap penerbangan di Kalteng.

Meski demikian, operasi udara tetap dimanfaatkan di wilayah yang memungkinkan. Water bombing dari Pangkalan Bun dan Sampit telah membantu satgas darat melakukan pemadaman di sejumlah lokasi yang terbakar.

“Water bombing yang di Pangkalan Bun dan Sampit itu sudah bisa membantu satgas darat memadamkan tempat-tempat yang terbakar,” ujarnya.

Selain operasi udara, BNPB juga mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pesawat dari Pangkalan Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, dikerahkan untuk mendukung OMC, sementara satu pesawat lainnya digeser ke Pangkalan Bun.

Suharyanto menyebut persoalan sumber air juga menjadi tantangan utama bagi satgas darat. Untuk mendukung pemadaman, Kodam memiliki sekitar 100 mobil tangki serta flexible water berkapasitas 600 liter yang dapat digunakan apabila diperlukan.

Air dari mobil tangki dapat digunakan untuk mengisi tandon, kemudian dialirkan melalui selang oleh personel satgas darat menuju lokasi kebakaran. Dukungan tersebut menjadi penting ketika kondisi asap membuat operasi udara tidak dapat dilakukan.

Di sisi lain, OMC mulai menunjukkan hasil. Hujan deras dilaporkan turun di kawasan Tumbang Nusa setelah pelaksanaan OMC dari Syamsudin Noor. Hujan tersebut diharapkan membantu pemadaman sekaligus memperbaiki jarak pandang.

Ia menegaskan, pemerintah pusat terus mendampingi pemerintah daerah dalam menangani karhutla. Arahan juga diberikan dalam setiap rapat koordinasi untuk memastikan langkah penanganan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan.

“Kami dari pemerintah pusat terus mendampingi pemerintah daerah. Saat rapat koordinasi, kami memberikan arahan,” demikian Suharyanto.

Baca juga: Pemkab Kapuas perkuat langkah pengendalian harga di tengah situasi multikrisis

Baca juga: Legislator Kapuas minta BPK Redkar dapat perhatian dukungan operasional

Baca juga: Terduga pengedar sabu ditangkap di Kapuas, polisi sita 99,68 gram

Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.