BMKG imbau waspada potensi gelombang tinggi dan banjir rob
BMKG imbau waspada potensi gelombang tinggi dan banjir rob
Sabtu, 17 Oktober 2026 12:02 WIB
Warga melihat luapan Sungai Opak di Baros, Kretek, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (13/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga empat meter yang menyebabkan muara Sungai Opak tersumbat dan air meluap hingga kawasan wisata Laguna Opak. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/tom. (ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAH)
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir serta pengguna transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi dan banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu.
BMKG merilis prakiraan cuaca nasional yang menunjukkan potensi hujan ringan di beberapa wilayah, awan tebal, udara kabur, serta kabut atau asap, disertai peringatan dini gelombang tinggi dan banjir rob.
Prakirawan BMKG Sufia dalam siaran pembaruan informasi cuaca di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa dinamika cuaca tersebut dipicu oleh pembentukan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Aceh dan Laut China Selatan bagian selatan Vietnam yang menciptakan daerah perlambatan serta pertemuan angin.
Daerah perlambatan angin ini terpantau memanjang di pesisir barat Aceh, Laut Natuna utara, pesisir selatan Vietnam, dan sekitar sirkulasi tersebut.
Sehubungan dengan kondisi itu, pengguna transportasi udara diimbau agar mewaspadai pertumbuhan awan kumulonimbus di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Papua, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Natuna bagian utara, serta Samudra Pasifik utara Maluku.
Masyarakat pesisir juga diminta menyesuaikan aktivitas terhadap pasang air laut akibat potensi banjir rob di pesisir Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Maluku.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG imbau warga waspadai potensi gelombang tinggi dan banjir rob
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.