BKKBN Kepri catat 33 sekolah lansia telah tersebar di 7 kabupaten/kota
BKKBN Kepri catat 33 sekolah lansia telah tersebar di 7 kabupaten/kota
Rabu, 2 September 2026 14:59 WIB
Sekolah lansia Tok Dalang dan Opah di Pulau Buluh Batam, Kepri (30/7/2026). ANTARA/Amandine Nadja
Batam (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat sebanyak 33 sekolah lansia telah terbentuk dan tersebar di seluruh kabupaten/kota di provinsi itu sebagai bagian dari upaya mewujudkan lansia yang tetap aktif dan berdaya.
Kepala BKKBN Kepri dr. Victor Palimbong mengatakan, sekolah lansia dikembangkan melalui program prioritas Lansia Berdaya (SIDAYA) untuk memberikan edukasi sekaligus mendorong lansia tetap beraktivitas sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Sekolah lansia melakukan kegiatan selama 12 kali. Setelah 12 kali mereka diwisuda menjadi S1. Nanti kalau ada kelas lagi, para peserta bisa lanjut ke S2 dan S3,” ujarnya saat dikonfirmasi di Batam, Rabu.
Ia mengatakan, saat ini 33 sekolah lansia tersebar di Batam sebanyak 13 sekolah, Karimun enam, Bintan lima, Natuna empat, Lingga dua, Tanjungpinang dua, dan Kepulauan Anambas satu sekolah.
Setiap sekolah lansia memiliki sekitar 30 peserta, maka dapat disimpulkan terdapat sekitar 330 total peserta lansia.
Sebelumnya, pada bulan Juli, terdapat beberapa sekolah lansia yang mulai berkegiatan di Batam seperti di Pulau Buluh dan di Kecamatan Batam Kota.
Victor mengatakan, program SIDAYA terus dikembangkan karena mendapat respons positif dari masyarakat. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga kesehatan lansia, tetapi juga mendorong mereka tetap produktif dan memiliki aktivitas sosial.
“Para lansia diberdayakan untuk misalkan bekerja atau melakukan aktivitas sesuai dengan kemampuan dia. Jadi itu spirit kita, mempersiapkan bonus demografi yang kedua mulai dari sekarang,” katanya.
Menurutnya, pemberdayaan lansia menjadi penting seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.
Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah lansia di Kepri mencapai 178.824 jiwa.
Selain sekolah lansia, BKKBN Kepri juga terus mengembangkan kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai wadah keluarga untuk mendapatkan pemahaman mengenai pendampingan dan pengasuhan anggota keluarga lanjut usia.
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.