BIKE Garap Proyek Pengembangan Pasar Minggu Rp1 Triliun
Sabtu, 19 September 2026, 11:24 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) melalui anak usahanya, PT Ratu Karya, bakal menggarap proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan estimasi investasi mencapai sekitar Rp1 triliun.
Direktur Utama BIKE, Eric Kusuma mengatakan PT Ratu Karya telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perumda Pasar Jaya pada Kamis (17/9/2026). Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal untuk menyiapkan kerja sama pengembangan kawasan Pasar Minggu.
“Penandatanganan MoU tersebut menjadi kesepahaman awal untuk mempersiapkan pelaksanaan kerja sama pengembangan kawasan Pasar Minggu,” ujar Eric dalam keterbukaan informasi, Jumat (18/9/2026).
Dalam rencana tersebut, kawasan Pasar Minggu akan dikembangkan dengan berbagai fasilitas, mulai dari kios dan los untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah susun, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga food court.
Baca Juga: OJK: Bursa Mineral Wajib Punya Modal Disetor Minimal Rp1 Triliun
Baca Juga: BEI Pelototi 5 Saham Ini karena Bergerak Tak Biasa, Ada UDNG, BIKE, hinga LABA
Baca Juga: Bos ULTJ Buka Alasan di Balik Akuisisi Frisian Flag Rp14,6 Triliun
Eric menyebut kebutuhan investasi untuk pelaksanaan proyek diperkirakan mencapai sekitar Rp1 triliun. Namun, nilai dan pelaksanaan proyek masih dapat berubah karena harus melalui berbagai tahapan kajian dan pemenuhan persyaratan.
Terkait pelaksanaannya akan bergantung pada hasil kajian dan pemenuhan persyaratan teknis, legal, komersial, finansial, perizinan, persetujuan korporasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan demikian, proyek pengembangan Pasar Minggu masih berada pada tahap awal. BIKE akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil kajian dan proses pemenuhan persyaratan serta ketentuan keterbukaan informasi bagi perusahaan tercatat.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan