gop-crypto.vip

Bidik Luxury Traveller Liburan Keluarga, Begini Strategi The Ritz-Carlton Bali

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Jakarta, VIVA – The Ritz-Carlton Bali berkolaborasi dengan brand gaya hidup anak premium asal Jepang, Miki House, menghadirkan paket menginap eksklusif 'Little Luxuries by Miki House'.

Baca Juga

General Manager The Ritz-Carlton Bali, Go Kondo mengatakan, kolaborasi bersama Miki House ini mencerminkan komitmen yang sama dalam menghadirkan kenyamanan istimewa, dan perhatian penuh bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan memadukan pelayanan legendaris The Ritz-Carlton dengan keahlian Miki House yang telah dipercaya, serta dedikasinya terhadap kesejahteraan anak, kami dengan senang hati menghadirkan sebuah pengalaman yang memungkinkan orang tua bepergian dengan lebih nyaman sekaligus menciptakan kenangan berharga bersama," kata Go Kondo dalam keterangannya, Kamis, 13 Agustus 2026.

Baca Juga

Ilustrasi liburan keluarga

Photo :

  • Freepik

Dia menjelaskan, kolaborasi ini menjadi bagian dari tren yang semakin berkembang di segmen luxury hospitality. Yakni ketika hotel menggandeng brand dari sektor lain, untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi wisatawan, khususnya keluarga.

Baca Juga

Langkah ini juga mencerminkan upaya industri hospitality kelas atas untuk beradaptasi dengan perubahan preferensi wisatawan berpenghasilan tinggi, sebagai segmen pelanggan yang kini semakin menjadikan pengalaman bersama keluarga sebagai bagian penting dari perjalanan mereka.

Didirikan di Jepang pada 1971, Miki House membawa visi sederhana namun bermakna. Yakni untuk menghadirkan senyuman bagi anak-anak dan keluarga di seluruh dunia, sekaligus mendampingi mereka tumbuh dan mewujudkan impian.

"Semangat tersebut sejalan dengan komitmen The Ritz-Carlton, Bali untuk menghadirkan pengalaman berkesan bagi keluarga, menciptakan momen untuk terhubung, mengeksplorasi hal-hal baru, dan membangun kenangan indah yang dapat dikenang bersama," ujarnya.

Data dari platform riset travel berbasis AI, Yopki, menunjukkan bahwa 81 persen keluarga berencana mempertahankan atau meningkatkan anggaran liburan pada 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa keluarga menjadi salah satu segmen penting dalam pertumbuhan industri pariwisata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Hospitality Net mencatat segmen hotel luxury dan ultra-luxury, sebagai segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri perhotelan. Nilai pasar segmen ini secara global diproyeksikan meningkat dari US$154 miliar pada 2024, menjadi US$369 miliar pada 2032.

Pertumbuhan tersebut antara lain didorong wisatawan berpenghasilan tinggi, yang relatif lebih tangguh menghadapi tekanan ekonomi. Kondisi ini menciptakan fenomena yang dikenal sebagai “wealth bifurcation”.

Halaman Selanjutnya

Yakni kesenjangan daya beli yang membuat permintaan di segmen mewah tetap tumbuh. Sedangkan segmen hotel kelas menengah dan ekonomi menghadapi tekanan yang lebih besar. Dalam konteks tersebut, kolaborasi lintas-brand menjadi salah satu cara untuk menciptakan pengalaman yang lebih spesifik dan relevan bagi segmen wisatawan kelas atas.