gop-crypto.vip

Berkantor di Nias, Gubernur Bobby disambut masyarakat di Bandara Binaka - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution disambut oleh ratusan masyarakat Nias memadati Bandara Binaka Gunungsitoli di Kepulauan Nias, Sumut, Rabu (15/7).

Sambutan hangat masyarakat Nias ini, termasuk suguhan durian menjadi penanda dimulainya Gubernur Sumut berkantor di Kepulauan Nias.

Antusiasme mereka terlihat sejak mengetahui Bobby Nasution melakukan kunjungan kerja, dan sekaligus berkantor di Kepulauan Nias.

Kehadiran orang nomor satu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tersebut diharapkan membawa percepatan pembangunan di lima kabupaten/kota se-Kepulauan Nias, yakni Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, dan Gunungsitoli.

Masyarakat menunggu di depan pintu kedatangan Bandara Binaka Gunungsitoli sembari membawa poster bertuliskan ucapan selamat datang kepada Gubernur Sumut.

"Sauhagele pak, selamat datang di Nias pak," ucap warga yang kemudian menyuguhkan dua ikat durian kepada Gubernur Bobby.

Mendapat sambutan tersebut, Bobby mengaku tersentuh dengan antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangannya untuk berkantor di Kepulauan Nias.

"Baru datang sudah dikasih durian. Nanti malam kita makan ya. Saya baru sampai, dan mau meninjau beberapa titik dulu," ucap Bobby sembari membalas jabat tangan warga satu per satu.

Setelah menerima durian, Bobby memperhatikan buah tersebut yang diikat rapi menggunakan bambu.

Menurutnya, jerih payah warga patut diapresiasi, meski mereka berkali-kali menolak menerima pembayaran.

"Sudah berusaha mengikat ini, enggak bisa saya bawa begitu saja. Ini sebagai pengganti, kalau nggak boleh saya beli," katanya.

Selanjutnya, Gubernur Bobby bersama rombongan meninjau kondisi sekolah dan jembatan di Nias serta Gunungsitoli sebagai rangkaian agenda hari pertama berkantor di Kepulauan Nias.

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.