gop-crypto.vip

Beli Emas untuk Investasi? Ini Cara Main Aman agar Tak Menyesal saat Menjualnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Jakarta, VIVA – Investasi emas masih menjadi salah satu pilihan untuk menyimpan nilai kekayaan dalam jangka panjang. Selain bisa dibeli dalam bentuk batangan, emas kini dapat dikumpulkan secara bertahap melalui layanan tabungan emas sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat dengan modal terbatas.

Baca Juga

Meski terlihat sederhana, investasi emas tetap membutuhkan perhitungan. Harga emas bisa naik dan turun, sementara selisih harga beli dengan harga jual kembali atau buyback dapat memengaruhi hasil investasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab itu, pemula perlu memahami cara membeli, menyimpan, dan menjual emas agar tidak salah mengambil keputusan. Berikut tujuh cara investasi emas yang bisa diterapkan untuk memulai dengan lebih aman, sebagaimana dihimpun Viva dari Nerd Wallet, Sabtu (10/10/2026). 

Baca Juga

1. Tentukan tujuan investasi sejak awal

Sebelum membeli emas, tentukan terlebih dahulu tujuan penggunaannya. Apakah emas akan disimpan untuk biaya pernikahan, pendidikan anak, membeli rumah, atau sebagai bagian dari persiapan keuangan jangka panjang?

Baca Juga

Tujuan tersebut membantu menentukan jangka waktu investasi dan jumlah dana yang perlu disiapkan. Jika uang akan digunakan dalam waktu dekat, emas belum tentu menjadi pilihan paling tepat karena harganya bisa turun ketika Anda perlu menjualnya.

Sebaliknya, jika memiliki tujuan jangka panjang dan tidak membutuhkan dana tersebut dalam waktu dekat, Anda memiliki lebih banyak keleluasaan menghadapi perubahan harga pasar.

2. Mulai dengan modal sesuai kemampuan

Investasi emas tidak harus dimulai dengan membeli batangan berukuran besar. Pemula dapat mempertimbangkan emas pecahan kecil atau tabungan emas yang memungkinkan pembelian secara bertahap.

Salah satu pilihan yang tersedia di Indonesia adalah Tabungan Emas Pegadaian. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengumpulkan saldo emas tanpa harus langsung menyimpan emas fisik di rumah.

Meski demikian, perhatikan biaya administrasi, biaya pengelolaan jika berlaku, serta ketentuan pencetakan atau penarikan emas fisik. Jangan hanya memilih layanan berdasarkan nominal pembelian awal yang terlihat murah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Pilih tempat membeli emas yang tepercaya

Keamanan transaksi menjadi hal penting, terutama ketika membeli emas secara daring. Pastikan Anda membeli melalui penjual atau penyedia layanan resmi dengan identitas yang jelas, prosedur transaksi transparan, dan bukti pembelian yang dapat diverifikasi.

Halaman Selanjutnya

Untuk emas fisik, periksa berat, kadar, merek, serta sertifikat atau kemasan sesuai ketentuan produk. Simpan dokumen transaksi karena dapat dibutuhkan ketika menjual kembali emas.