gop-crypto.vip

Belasan anak Sekolah Rakyat Jember tunjukkan kreativitas di JFC 2026 - ANTARA News Jawa Timur

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 15 anak di Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember menunjukkan kreativitas spektakuler dalam even Jember Fashion Carnaval (JFC) yang digelar pada Jumat hingga Minggu (26/7).

Dari 15 anak Sekolah Rakyat, delapan di antaranya ikut dalam World Kids Carnival JFC yang digelar pada Jumat sore, sedangkan tujuh anak lainnya menjadi peserta talent Grand Carnival yang memiliki rute catwalk sepanjang 3,6 kilometer yang digelar pada Minggu (26/7).

"Kami punya program kokurikuler yang tujuannya mengasah keterampilan anak, sehingga JFC masuk program unggulan kokurikuler Sekolah Rakyat," kata Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember, Kartika saat mendampingi anak-anak sekolah rakyat bersiap tampil di World Kids Carnaval JFC, Jumat.

Menurutnya, kostum yang digunakan anak-anak Sekolah Rakyat tersebut merupakan hasil karya sendiri dengan didampingi guru dan wali asuh yang mendapat pengarahan dari tim JFC sesuai tema yang ditentukan.

"Saya ingin membuktikan bahwa anak-anak Sekolah Rakyat yang berasal dari keluarga Desil 1 dan 2 mampu menciptakan karya terbaiknya di JFC, bahkan mereka kini sudah mulai percaya diri saat tampil di publik," katanya.

Sementara Presiden JFC Budi Setiawan mengatakan pihaknya sangat mendukung partisipasi anak-anak Sekolah Rakyat dalam even JFC karena semua anak punya kesempatan yang sama.

"Kami memang mengajak anak-anak Sekolah Rakyat untuk ikut serta dalam bagian JFC tahun ini dan karya mereka tidak kalah dengan yang lain," katanya.

Ia mengatakan JFC merupakan pergerakan untuk transformasi dalam membangun ruang inklusi, sehingga siapapun dapat berkarya dan menghasilkan karya yang spektakuler, termasuk anak-anak dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember.

JFC tahun 2026 mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life) yang bercerita tentang penyembuhan hubungan antara manusia dan alam dengan delapan defile yang ditampilkan.

Budi menjelaskan JFC tidak sekadar ajang karnaval, namun bertujuan membentuk ekosistem kreatif di Kabupaten Jember yang diharapkan mampu menggerakkan sebuah daerah dari berbagai sektor seperti ekonomi, pariwisata, ekonomi kreatif dan lainnya.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.