gop-crypto.vip

Bantah Isu Babinsa, Purbaya Luruskan soal Penagihan Pajak

Menkeu Purbaya Umumkan APBN 2025 Defisit 2,92 Persen, Tembus Rp 695,1 Triliun

Perbesar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat Konferensi Pers. (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk menambal kebocoran setoran pajak dari Wajib Pajak (WP). Kendati demikian, ia membantah isu yang menyebutkan pemerintah melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam upaya penagihan pajak tersebut.

Purbaya mengklarifikasi bahwa kabar keterlibatan TNI dalam mengoleksi pajak adalah hal yang tidak benar.

"Pasti mancing-mancing apakah babinsa mau dipakai gitu? Enggak, kita enggak pakai babinsa. Jadi itu pernyataan yang gak akurat," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Ia memastikan para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan yang akan berada di garis depan. Upaya penagihan akan dilakukan secara lebih aktif, yang didukung oleh integrasi sistem perpajakan terbaru, Coretax.

"Kita biasa, orang-orang pajak yang ngumpulin, terus lebih aktif, iya. Gini kan software-nya cukup bagus, coretax, segala macam," ucap dia.

Tak Ada Kenaikan Tarif dan Pola 'Berburu di Kebun Binatang'

Menkeu Purbaya Belum Tentukan PFII Berdiri di Lahan BUMN

Perbesar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta.

Menkeu Purbaya juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak maupun asal mengejar para wajib pajak. Langkah utama yang diambil adalah mendorong keterbukaan agar seluruh WP membayar kewajibannya sesuai aturan guna menutup kebocoran anggaran negara.

Ia menjamin tidak akan ada pendekatan sewenang-wenang seperti istilah 'berburu di kebun binatang'.

"Enggak akan ada kenaikan tarif pajak, maupun kita kejar-kejar, kata Pak Presiden tadi, berburu di kebun binatang, enggak ada seperti itu, kita ekstensifikasi. Masing-masing yang tadi enggak bayar pajak, bayar sesuai aturan," ungkap Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Optimis Pendapatan Pajak Naik 24%

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Perbesar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Purbaya optimistis bahwa tanpa menaikkan tarif pajak sekalipun, pendapatan negara dari sektor perpajakan tetap berpotensi melesat hingga 24% apabila kebocoran berhasil ditekan.

"Jadi enggak ada kenaikan, hanya membalikkan semua sesuai aturan. Itu saja bisa naikin pertumbuhannya 24%," imbuh dia.

Pemerintah berfokus meminimalkan praktik manipulasi pajak dan akan memburu perusahaan-perusahaan yang selama ini disinyalir mangkir dari kewajibannya, berdasarkan temuan maupun aduan masyarakat.

"Yang jelas, kebocoran atau kekurangan pajak atau manipulasi bisa dihilangkan semaksimal mungkin. Terus, kita lebih aktif," ucapnya.

"Kalau kita curiga ada tempat-tempat yang tadinya enggak bayar pajak, kayak perusahaan baja itu, misalnya perusahaan-perusahaan lain juga, kan kita dapat laporan dari masyarakat juga. Kita akan follow up," beber dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Arief Rahman HIdris Rusadi Putra

Arief Rahman H, Idris Rusadi PutraTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan

Pentas Bola Dunia 2026

Pentas Bola Dunia 2026

  • FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20308 jam yang lalu

    FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 2030
  • FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20262 hari yang lalu

    FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 2026
  • Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol2 hari yang lalu

    Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol
  • Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20263 hari yang lalu

    Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 2026
  • Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20263 hari yang lalu

    Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 2026
  • Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar5 hari yang lalu

    Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar
  • Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu

    Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum
  • Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu

    Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 2026
  • FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu

    FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 2026
  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu

    Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu

    Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum
  • Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu

    Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 2026

Lihat Selengkapnya