Bandara King Fahd hingga Fasilitas Minyak Saudi Digempur Rudal Houthi
Jakarta, CNN Indonesia --
Arab Saudi melaporkan serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd di Dammam, wilayah timur negara itu, pada Minggu (11/10) malam.
Milisi Houthi di Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap dua bandara Saudi dan sejumlah fasilitas minyak milik kerajaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi (GACA) mengatakan pihaknya tengah meninjau kerusakan dan melakukan pemeriksaan keselamatan di Bandara Internasional King Fahd bersama sejumlah otoritas terkait.
GACA belum mengungkapkan korban jiwa maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut. Otoritas hanya menyebut insiden itu terjadi di tengah serangan berkelanjutan terhadap fasilitas penerbangan sipil di Arab Saudi.
Di sisi lain, koalisi pimpinan Saudi mengatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone di Provinsi Timur. Informasi tersebut disampaikan melalui platform media sosial X.
Sebelum serangan di Dammam dilaporkan, GACA juga mengungkapkan adanya serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Minggu (11/10). Serangan itu menyebabkan sejumlah orang terluka, tetapi otoritas tidak merinci jumlah maupun tingkat keparahan luka para korban, seperti dilaporkan Anadolu Agency.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, kemudian mengklaim kelompoknya bertanggung jawab atas serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi, Saree mengatakan serangan tersebut mengenai sasaran secara langsung dan mengganggu lalu lintas udara.
Saree juga mengklaim Houthi menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, pabrik gas Shedgum milik perusahaan minyak Saudi Aramco, serta fasilitas minyak Tanajib di Provinsi Timur.
Menurut Saree, serangkaian serangan tersebut merupakan balasan atas serangan udara Arab Saudi di Yaman. Ia juga mengancam akan melancarkan serangan lanjutan terhadap Arab Saudi.
[Gambas:Video CNN]
(mge/dna)