gop-crypto.vip

Balai Dalkarhut: Karhutla di Aceh Selatan mulai sisakan asap tipis - ANTARA News Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, mulai menyisakan asap tipis.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto yang dihubungi dari Banda Aceh, Selasa, mengatakan pemadaman berlangsung sejak Senin (6/7) dengan luas lahan terbakar kurang lebih mencapai 28 hektare.

"Saat ini, kebakaran mulai menyisakan asap tipis. Petugas pemadam di lapangan sedang melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu  kebakaran ulang," katanya.

Sebelumnya, seluas kurang lebih 20 hektare lahan di Desa Seunebok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, terbakar pada Senin (6/7). Luas lahan terbakar bertambah dan kini meluas hingga 28 hektare.

Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera pada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan  mengerahkan satu regu tim Manggala Agni Daops Sumatera I/Sibolangit.

Selain tim Manggala Agni, pemadaman karhutla juga melibatkan personel Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, serta karyawan perusahaan perkebunan di wilayah tersebut.

"Lahan yang terbakar tersebut merupakan kawasan gambut. Fungsi lahan terbakar itu hak guna usaha atau HGU dan kawasan konservasi. Vegetasi lahan terdiri anakan kayu, semak belukar, tanaman pakis, sawit, dan lainnya," katanya.

Ferdian Krisnanto mengatakan tim Manggala Agni berhasil memadamkan kebakaran tersebut dengan luas mencapai 12,5 hektare. Kondisi di lapangan saat ini mulai menyisakan asap tipis.

Ia menyebutkan akses menuju lokasi pemadaman dengan jarak tempuh 20 hingga 30 menit dari posko di kantor perusahaan perkebunan di wilayah tersebut.

"Target pemadaman tuntas pada Rabu (15/7). Selanjutnya, tim bergerak untuk menambah personel ke penanganan kebakaran lahan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh," kata Ferdian Krisnanto.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.