Backpackeran ke Afghanistan, Turis Wanita Curhat Ditahan Taliban
Kabul -
Seorang backpacker asal India mendapat pengalaman tak terduga saat datang ke Afghanistan. Ia ditahan oleh Taliban!
Arunima IP, konten kreator asal kota Palakkad, Kerala, India, memulai perjalanan backpackernya dua minggu lalu. Setelah satu pekan menjelajah ke desa-desa terpencil, ia ditangkap oleh Taliban pada Senin (7/9).
Lewat video Youtube yang rutin ia bagikan, Arunima memperlihatkan dirinya dihentikan oleh kelompok Taliban. Sambil menunjukkan senjata, mereka mengaku sebagai penjaga wilayah yang diakui oleh pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Afghanistan, mereka memeriksa kami di setiap pos pemeriksaan seperti ini," ujarnya dalam video yang dibagikan di profil media sosialnya.
Pria-pria bersenapan itu meminta dokumen Arunima, dan ia terlihat menyerahkan paspor India miliknya. Sayangnya, mereka tak dapat membaca dokumen perjalanan Arunima.
"Saya menghabiskan waktu berjam-jam dalam ketegangan hingga merasa seolah-olah bisa mati. Saya sangat ketakutan," ucapnya.
Kelompok tersebut menahan Arunmina karena ia melakukan perjalanan sendirian.
"Menurut aturan mereka, saya telah melanggar ketentuan. Mereka bilang akan menangkap saya. Di sini, setiap anggota Taliban bertindak layaknya polisi. Mereka bisa berbuat sesuka hati. Saya meminta mereka untuk mendeportasi saya saja," ujarnya dalam video tersebut.
Penahanannya diperparah dengan cara berpakaian Arunima yang tak menutupi wajah. Menurut video yang diambil, semua wanita di desa yang ia temui menutup wajah mereka sampai batas mata.
"Apa kesalahan saya? Saya bepergian sendirian sebagai perempuan di negara yang melarang perempuan bepergian tanpa pendamping," kata pembuat konten itu.
Saat penahanan, Arunima sempat memberikan pesan darurat (SOS) di media sosial.
"Tolong bantu saya menghubungi kedutaan besar India," tulisnya.
Sekitar 24 jam kemudian, pada Selasa pagi, ia mengunggah kabar terbaru di Instagram.
"Saya aman sekarang."
Pada malam harinya, ia menumpang truk ke Banyan. Dia mengatakan orang-orang berhenti untuk melihatnya karena mereka sama sekali tidak melihat perempuan berada di luar rumah.
Dia bercerita bahwa dirinya sempat berhenti di sebuah warung pinggir jalan, tempat beberapa pria lokal bersenjata datang untuk menanyainya.
"Mereka memotret saya," ujarnya.
Wanita itu kini akan berangkat ke Uzbekistan yang berjarak 500 km selagi menunggu visa untuk perjalanan ke Iran. Arunima mengaku khawatir akan adanya pemeriksaan dan patroli lebih lanjut oleh aparat Taliban di sepanjang perjalanan.
Pihak Taliban maupun Kedutaan Besar India belum memberikan komentar terkait kasusnya.
(bnl/wsw)