gop-crypto.vip

Atlet Eugenia Diva raih perunggu dari wushu di Asian Games - ANTARA News Papua Tengah

Nagoya, Jepang (ANTARA) - Atlet wushu Indonesia Eugenia Diva Widodo meraih medali perunggu nomor changguan putri pada Asian Games 2026 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Senin.

Eugenia membukukan nilai 9,706 poin untuk menempati peringkat ketiga setelah mencatat nilai 5,00 untuk kualitas gerakan, 2,706 untuk keseluruhan performa, dan 2,00 untuk tingkat kesulitan.

"Pertandingan hari ini puas banget ya soalnya aku bisa berhasil mengeluarkan apa yang sudah aku latih selama ini," kata Eugenia setelah pertandingan.

Tampil pada urutan keempat, Eugenia sempat memimpin daftar perolehan nilai, tapi kemudian digeser atlet Makau Sou Cho Man yang mencatat 9,710 poin.

Persaingan semakin ketat hingga penampilan terakhir. Atlet Hong Kong Sham Hyl meraih nilai 9,713 poin untuk sekaligus menempati posisi teratas dan membawa pulang medali emas, sementara Sou Cho Man meraih perak.

Ini medali pertama Eugenia dari  Asian Games setelah pada Asian Games Hangzhou 2023 dia hanya bisa menempati peringkat keenam.

"Persaingannya ketat banget, nilainya juga tipis-tipis sekali dan semua yang bertanding di sini juara dunia juga," ujar Eugenia.

Dia mengatakan medali perunggu sudah sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelum bertanding.

"Semoga ini menjadi langkah awal aku untuk bisa berkontribusi bagi Indonesia," ujar Eugenia.

Atlet Indonesia lainnya, Andrea Simon, gagal menembus papan atas. Andrea finis di peringkat ke-12 dengan nilai 9,603 setelah mendapat nilai 4,90 untuk kualitas gerakan, 2,703 untuk keseluruhan performa, dan 2,00 untuk tingkat kesulitan.

Sehari sebelumnya Seraf Naro Siregar meraih perunggu pada nomor changquan putra yang menjadi medali pertama  Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Eugenia Diva raih perunggu dari wushu

Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.