ANTARA perkuat peran amplifikasi kebijakan industri pacu perekonomian
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menyatakan pihaknya memperkuat peran dalam mengamplifikasi kebijakan industri melalui pemberitaan yang menggambarkan optimisme di tengah tantangan ekonomi global.
"Di tengah kondisi tekanan ekonomi seperti sekarang, bagaimana industri harus tetap tumbuh, industri harus tetap hidup, karena dia mendorong bagi sebuah peningkatan kebutuhan nasional, dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Sehingga harus dijaga dan dibangun tidak saja berita yang negatif, tapi juga berita yang mampu memberikan komparasi," kata Benny usai melakukan audiensi dengan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu.
Benny mengatakan hari ini pihaknya diterima dengan baik oleh Menperin. Menurut Benny, pemerintah memandang ANTARA harus menjadi sumber yang akurat dan diandalkan untuk mempublikasikan dan mengamplifikasi kebijakan-kebijakan perindustrian.
Benny menjelaskan bahwa sektor industri memiliki peran strategis sebagai penopang kemajuan bangsa sehingga membutuhkan ekosistem informasi yang mampu memberikan gambaran secara komprehensif.
"Karena pertumbuhan ekonomi mutlak dimulai dari sektor perindustrian," kata Benny.
Ia menilai pemberitaan mengenai industri tidak hanya berhenti pada penyampaian informasi berita lempang (straight news) tetapi juga perlu diperkuat dengan konten analisis.
Benny menegaskan ANTARA berkomitmen menjadi bagian dari ekosistem informasi negara, khususnya dalam mendukung penyebarluasan kebijakan industri Indonesia di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.
"Dan sekali lagi membuktikan ANTARA bisa menjadi aktor bagi ekosistem informasi negara, khususnya dalam mengamplifikasi kebijakan perindustrian yang dibutuhkan dalam skala global yang kompleks dan sensitif seperti saat ini," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai Perum LKBN ANTARA perlu kembali menjadi leading sector dalam ekosistem pemberitaan nasional, tidak hanya sebagai penyedia berita (news provider), tetapi juga sebagai institusi pemberitaan yang berperan strategis bagi negara.
Ia menilai penguatan peran ANTARA menjadi hal yang wajar, mengingat posisi lembaga tersebut sebagai kantor berita nasional.
"Saya tadi banyak mendapatkan pencerahan dari pimpinan ANTARA yang menurut pandangan saya semuanya baik. Intinya kita ingin mengembalikan dan membuat ANTARA menjadi satu-satunya platform pemberitaan, institusi pemberitaan yang memang notabenenya menjadi bagian ekosistem pemberitaan negara. Jadi wajar saja kalau kita perkuat, kita kembalikan bukan hanya saja ANTARA sebagai news provider, tapi juga sebagai leading sector dalam ekosistem pemberitaan yang ada di Indonesia," kata Menperin, usai menerima audiensi Direksi LKBN ANTARA, di Jakarta, Rabu.