Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pascabencana Sumatera Terus Bangkit, Satgas PRR Ungkap Kondisi Terkininya
Senin, 5 Oktober 2026 - 19:15 WIB
Jakarta, VIVA – Aktivitas ekonomi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) kini terus bangkit pascabencana yang melanda beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Kondisi itu terlihat dari kembali berfungsinya pasar rakyat, meningkatnya akses pembiayaan usaha, hingga berjalannya aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah terdampak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal itu disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera yang merinci perkembangan terkini kondisi masyarakat.
Baca Juga
"Untuk per hari ini aktivasi pasar rakyat itu di Aceh sudah 90 persen, kemudian di Sumut dan Sumbar sudah 100 persen," ujar Juru Bicara (Jubir) Satgas PRR Amran saat konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Amran, kembali berfungsinya pasar rakyat menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan perdagangan dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih. Pergerakan tersebut juga terlihat dari aktivitas pembiayaan usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Baca Juga
Per 5 Oktober 2026, kata Amran, tercatat sebanyak 121.984 debitur KUR di Aceh, 44.049 debitur di Sumut, dan 27.670 debitur di Sumbar.
Data tersebut menunjukkan masyarakat mulai kembali mengakses pembiayaan untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan usahanya.
"Ini menandakan bahwa program yang sudah bergerak, masyarakat sudah mulai bangkit kembali dalam perekonomian," kata Amran yang merupakan Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri.
Selain perdagangan dan pembiayaan, aktivitas UMKM juga terus bergerak. Hingga 26 Agustus 2026, tercatat sebanyak 40.634.395 transaksi UMKM melalui perdagangan elektronik.
Pemulihan ekonomi masyarakat juga didukung melalui penyaluran bantuan. Penyaluran tersebut terus dikawal untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama proses pemulihan pascabencana.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada sektor pertanian, pemulihan lahan sawah juga terus dilakukan. Di Aceh, konstruksi pemulihan telah mencapai 56,71 persen atau 17.844 hektare. Di Sumut, pemulihan telah mencapai 96,57 persen atau 7.085 hektare, sedangkan di Sumbar telah mencapai 100 persen atau 3.902 hektare lahan terdampak.
Pemulihan juga mencakup sektor kelautan dan perikanan, antara lain melalui pemulihan budi daya ikan, bantuan perikanan tangkap, rehabilitasi tambak seluas 10,88 hektare, serta penguatan pengolahan dan pemasaran ikan melalui bantuan sarana pendukung.
Halaman Selanjutnya
Berbagai capaian tersebut menunjukkan pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak terus berlangsung secara bertahap. Satgas PRR akan terus mengawal pemulihan berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pembiayaan usaha, UMKM, pertanian, hingga kelautan dan perikanan, agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara berkelanjutan. (LAN)