gop-crypto.vip

Airlangga Pastikan APBN Siap Biayai Atlet Indonesia Jelang Asian Games 2026

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan dukungan pembinaan atlet Indonesia untuk menghadapi Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026.

Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk untuk pemusatan latihan dan uji coba atlet di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto melepas Kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Airlangga: Transaksi Video Commerce RI Capai 2,6 Miliar

Airlangga mengatakan cabang olahraga wushu saat ini menyiapkan 13 atlet untuk berlaga di Asian Games. Para atlet tersebut menjalani pemusatan latihan sekaligus uji coba di China untuk mendapatkan pengalaman bertanding dengan atlet yang berpotensi menjadi lawan mereka di Asian Games.

"Saya hanya menyampaikan wushu sudah mempersiapkan 13 atlet. Dan saat sekarang sedang pelatihan di China. Di Nanjing maupun di Henan," kata Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Menurut Airlangga, latihan di luar negeri tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis atlet. Program tersebut juga memberikan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding dengan atlet dari negara lain sebelum turun di kompetisi Asian Games.

"Nah tujuannya agar mereka mempunyai pengalaman sparing dengan atlet yang sama yang akan bertanding di Asian Games. Biasanya kita bisa melakukan dalam 3-4 bulan," ujarnya.

Airlangga menilai dukungan pemerintah melalui anggaran negara menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembinaan atlet dapat berjalan. Menurut Airlangga, persiapan menghadapi kompetisi internasional membutuhkan program latihan yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Dan tentu terima kasih kepada support dari Pak Menpora yang memberikan support melalui dana APBN. Dan dana APBN ini menjadi penting untuk pembinaan olahraga," tutur Airlangga.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan pentingnya olahraga dalam membangun sumber daya manusia dan kekuatan bangsa. Hal tersebut disampaikan saat melepas kontingen Indonesia menuju Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026.

=====

Prabowo mengatakan para atlet yang terpilih untuk mewakili Indonesia mendapatkan kehormatan besar karena membawa nama bangsa di kompetisi internasional.

Prabowo merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan atlet dan merasa olahraga adalah hal sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat, berarti bangsanya kuat. Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil, dan bangsa itu berhasil," kata Prabowo.

Sebanyak 432 atlet Indonesia dipastikan memperkuat kontingen nasional pada Asian Games 2026. Mereka akan turun di 35 cabang olahraga untuk bersaing dengan atlet dari berbagai negara di Asia.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 287 juta jiwa, Prabowo menyebut terpilihnya para atlet tersebut sebagai wakil Indonesia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah.

Para atlet tersebut akan membawa target prestasi sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih dalam ajang olahraga multievent terbesar di kawasan Asia.

Pemusatan latihan menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan kontingen Indonesia. Sejumlah cabang olahraga melakukan latihan secara intensif, termasuk dengan menjalani training camp dan try out di luar negeri.

Bagi wushu, pemusatan latihan di China dilakukan di Nanjing dan Henan. Pemilihan lokasi tersebut berkaitan dengan kebutuhan atlet untuk memperoleh pengalaman latihan dan pertandingan dengan atlet yang memiliki level kompetitif tinggi.

Persiapan selama beberapa bulan sebelum pertandingan diharapkan dapat memberikan waktu bagi atlet dan pelatih untuk mengevaluasi kemampuan sekaligus memperbaiki aspek teknis sebelum memasuki arena Asian Games.

Dukungan APBN dalam proses tersebut menjadi salah satu instrumen pembiayaan pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga nasional.

=====

Selain aspek latihan, pengalaman menghadapi atlet dari negara lain juga menjadi bagian dari proses persiapan. Atlet dapat mengukur kemampuan mereka sebelum berhadapan dengan lawan dalam pertandingan resmi Asian Games.

Dalam agenda pelepasan kontingen di Istana Negara, Presiden Prabowo juga menyerahkan Bendera Merah Putih kepada perwakilan Kontingen Indonesia.

Bendera tersebut diterima atlet panjat tebing Veddriq Leonardo. Veddriq merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan menjadi salah satu atlet yang dipercaya membawa simbol negara dalam pelepasan kontingen.

Penyerahan bendera tersebut menjadi bagian dari seremoni pemberangkatan atlet Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Ajang tersebut akan mempertemukan sekitar 15 ribu atlet dari 45 negara.

Kontingen Indonesia kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum pertandingan dimulai. Selain program latihan nasional, sejumlah cabang olahraga masih menjalankan pemusatan latihan dan uji coba untuk memastikan kesiapan atlet menghadapi kompetisi.