Agrinas Jaladri fasilitasi SKN bagi nelayan di Jawa Timur - ANTARA News Jawa Timur
Kami berharap pembekalan dan sertifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi para nelayan, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan dan profesionalisme dalam bekerja
Surabaya (ANTARA) - PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) memfasilitasi Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) bagi 70 nelayan di sekitar Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Jawa Timur melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Corporate Secretary PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) Feby Chadimun Putra mengatakan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas nelayan di sekitar KNMP.
“Kami berharap pembekalan dan sertifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi para nelayan, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan dan profesionalisme dalam bekerja,” ujarnya melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Sabtu.
Kegiatan itu dilaksanakan di Desa Bulumeduro, Kabupaten Tuban, dan Desa Pujiharjo, Kabupaten Malang. Masing-masing lokasi diikuti 35 nelayan yang tinggal dan beraktivitas di sekitar wilayah KNMP.
SKN diberikan kepada nelayan yang menggunakan kapal berukuran di bawah 30 Gross Ton (GT).
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan berupa materi dan praktik lapangan terkait aktivitas penangkapan ikan, termasuk keterampilan teknis dan keselamatan kerja di laut.
Pelaksanaan sertifikasi melibatkan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi yang memberikan pembekalan dan pelatihan.
Sementara Agrinas Jaladri mendukung penyelenggaraan serta fasilitas kegiatan melalui program TJSL.
Sertifikat SKN menjadi bukti kompetensi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Agrinas Jaladri berharap program tersebut dapat meningkatkan kecakapan nelayan di sekitar KNMP sekaligus memperkuat perhatian terhadap keselamatan dan profesionalisme kerja di laut.
Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.