gop-crypto.vip

Adaro-YABN bangun komitmen percepatan penurunan stunting di Balangan melalui penguatan ILP - ANTARA News Kalimantan Selatan

Paringin (ANTARA) - PT Adaro Indonesia dan Alamtri Group bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) memperkuat komitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, melalui Program Penguatan Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) yang dilaksanakan di desa-desa Ring I operasional perusahaan.

Komitmen tersebut ditandai melalui Pertemuan Stakeholder Lintas Sektor yang mempertemukan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan langkah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.

"Pertemuan stakeholder ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung implementasi percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Balangan," ujar Dwi, Sabtu.

Menurutnya, program tersebut juga mendorong sinergi antara sektor kesehatan dan pembangunan desa melalui intervensi gizi, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fase paling krusial dalam pencegahan stunting.

Pada 2026, program ini menargetkan 25 kader posyandu dari lima posyandu serta 63 balita stunting di Desa Bata, Desa Sirap, Desa Lalayau, Desa Lasung Batu, dan Desa Dahai.

Selain itu, Adaro bersama Alamtri Group dan YABN juga melakukan intervensi terhadap satu pustu dan satu puskesmas sebagai pilot project penerapan pelayanan kesehatan berbasis klaster ILP.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Ahmad Sauki, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

"Saya optimistis melalui kolaborasi dan penguatan ILP, angka balita stunting di Kabupaten Balangan dapat terus ditekan," katanya.

Ia berharap seluruh pihak, mulai dari kader posyandu, tenaga kesehatan di pustu dan puskesmas hingga pemerintah desa, dapat mendukung keberhasilan program penguatan ILP yang diinisiasi Adaro, Alamtri Group, dan YABN.

Kepala UPT Puskesmas Paringin, dr. Aulia Asmi Setiawaty, menyatakan kesiapan seluruh jajarannya untuk menjadi percontohan implementasi ILP.

"Sumber daya manusia di puskesmas kami sudah siap dan kami berkomitmen menjadi percontohan dalam pelaksanaan Program Penguatan ILP," ujar Asmi.

Pertemuan stakeholder lintas sektor tersebut turut dihadiri perwakilan YABN Zulfa Anita, Supervisor CSR Bidang Kesehatan PT Adaro Indonesia Dwi Priyatno Jatmiko, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Balangan, kepala pustu, kepala puskesmas, kader posyandu, serta Ketua Yayasan Sinergi Indonesia Peduli (YSIP) selaku mitra pendamping teknis, dr. Dani Fedrian.

Peserta pertemuan Stakeholder Lintas Sektor penguatan program ILP untuk tekan angka stunting di Kabupaten Balangan, Kamis (16/7/2026). (ANTARA/HO-YABN)


Baca juga: Rabyati, kader stunting Desa Sirap yang tak kenal lelah

Dalam paparannya, dr. Dani menjelaskan bahwa ILP merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang menekankan integrasi layanan berbasis siklus hidup, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pendekatan berbasis keluarga dan wilayah.

Melalui program ini, para kader posyandu akan memperoleh pelatihan 25 keterampilan dasar asesmen, mulai dari penilaian kondisi kesehatan hingga penetapan kecakapan pelayanan sesuai standar ILP.

"Kader posyandu nantinya akan mendapatkan pelatihan 25 keterampilan dasar asesmen dan penetapan kecakapan melalui Program Penguatan ILP," jelas dr. Dani.

Pelatihan tersebut menyasar kader posyandu di Kelurahan Paringin Timur dan Desa Lalayau, masing-masing sebanyak lima kader pada setiap posyandu.

Selain peningkatan kapasitas kader, implementasi Program Penguatan ILP juga mencakup penguatan layanan Posyandu Siklus Hidup melalui pendampingan Pustu percontohan, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), penerbitan surat keputusan (SK), serta penerapan sistem pelayanan berbasis klaster yang terintegrasi dengan Puskesmas.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.