700 Atlet Tampil di Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026
Jakarta -
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Kungfu dan Kejuaraan Alam Sutera Wushu Taolu Open Nasional Tahun 2026 telah dibuka. Ajang ini berlangsung di Mall Alam Sutera, Tangerang, Banten, Kamis (23/7/2026).
Kejurnas Wushu Kungfu dan Kejuaraan Alam Sutera Wushu Taolu Open Nasional Tahun 2026 berlangsung hingga 26 Juli 2026. Ada 700 atlet terbaik Wushu Kungfu dari 13 provinsi dan 43 klub/sasana yang ambil bagian.
Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Wushu Kungfu Indonesia dan Kejuaraan Alam Sutera Wushu Taolu Open Nasional Tahun 2026, Herman Wijaya mengatakan, event ini menjadi tolok dan memberikan pengalaman bertanding bagi atlet Kungfu dan atlet Taolu usia dini.
"Kejurnas ini bisa menjadi tolak ukur dan jadi ajang pengalaman bertanding bagi atlet usia dini, sehingga termotivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi," kata Herman Wijaya yang juga pemilik Sasana Rajawali Sakti kepada wartawan.
Melalui Kejurnas Wushu Kungfu Indonesia dan Alam Sutera Wushu Taolu Open Nasional 2026, Herman Wijaya berharap semakin banyak atlet potensial yang lahir dari berbagai daerah untuk memperkuat tim nasional serta menjaga tradisi prestasi Indonesia pada berbagai ajang internasional di masa mendatang. Apalagi, Kungfu sudah resmi akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dengan memperebutkan dua medali emas di nomor Wingchun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino menyebut kejurnas ini digelar sebagai komitmen PB WI untuk terus menjalankan program pembinaan yang dimulai dari usia dini. Harapannya, ke depan akan lahir atlet-atlet potensial yang bisa membawa harum nama bangsa dan negara di ajang single dan multi event internasional.
"Kejuaraan seperti ini kita harapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet usia dini, dan semoga dapat terus terselenggara setiap bulan, sehingga evaluasi terhadap pembinaan dapat terus kita lakukan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan kejuaraan ini merupakan bagian peting dari system pembinaan prestasi atlet Kungfu dan wushu ke depan.
"KONI Pusat memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada PB WI di bawah kepemimpinan Bapak Airlangga Hartarto, yang terus berkomitmen untuk menyelenggarakan kompetisi usia dini demi peningkatan program pembinaan prestasi Wushu Indonesia," ujar Marciano Norman.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta Kejurnas agar bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas dan menaati seluruh peraturan pertandingan. Selain mengejar prestasi, para atlet diharapkan dapat mempererat persatuan dan persaudaraan di antara insan olahraga Indonesia.
"Seluruh peserta merupakan atlet masa depan Indonesia. Kalah dan menang adalah bagian dari proses pembelajaran. Yang terpenting adalah terus berlatih, meningkatkan kualitas, dan mempersiapkan diri untuk memberikan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara," paparnya.
(ran/mrp)