gop-crypto.vip

619 mahasiswa Unram bersaing dalam seleksi ORIMA UKM PRIMA 2026

“Peningkatan pendaftar kita di tahun ini sejumlah 619 orang merupakan salah satu pencapaian di tahun ini, karena di beberapa tahun sebelumnya kita tidak pernah bisa menyentuh target kita di angka 550,”

Mataram (ANTARA) - Sebanyak 619 mahasiswa Universitas Mataram (Unram) bersaing dalam seleksi penerimaan anggota baru Open Recruitment UKM PRIMA (ORIMA). 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset Ilmiah (UKM PRIMA) di Arena Budaya, Unram, pada Sabtu dan Minggu.

“Jumlah pendaftar pada tahun ini meningkat sejumlah 22 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 506 pendaftar,” ujar Ketua Umum UKM PRIMA Unram, M. Khoirul Hafizin di Mataram, Senin.

Kenaikan pendaftar calon anggota baru UKM PRIMA menjadi sinyal positif bagi meningkatnya kesadaran mahasiswa akan pentingnya kemampuan penalaran dan riset. 

“Peningkatan pendaftar kita di tahun ini sejumlah 619 orang merupakan salah satu pencapaian di tahun ini, karena di beberapa tahun sebelumnya kita tidak pernah bisa menyentuh target kita di angka 550,” ujarnya.

Menurut dia, antusiasme mahasiswa meningkat pada tahun ini disebabkan oleh meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap riset dan penalaran, yang juga didorong oleh promosi mengenai kesadaran sebagai seorang mahasiswa.

Ia mengatakan bahwa kepenulisan ilmiah sangat penting bagi mahasiswa karena akan dibutuhkan pada saat pembuatan paper, makalah, hingga pembuatan tugas akhir atau skripsi. Ia juga menegaskan bahwa kemampuan penalaran dan riset merupakan suatu hal yang wajib dimiliki mahasiswa.

“Mahasiswa adalah orang-orang yang harus mampu berpikir tajam dan kritis, sehingga harus bisa dibuktikan dengan kemampuan bernalar yang tentunya dapat disajikan dalam sebuah kepenulisan ilmiah seperti artikel, pembuatan buku, dan sejenisnya,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi sesuai dengan prosedur yang ada, dan mengharapkan agar ORIMA dapat menjadi langkah awal serta batu loncatan bagi semua peserta untuk bisa mendapatkan kehidupan perkuliahan yang jauh lebih baik lagi.

Rangkaian seleksi ORIMA 2026 meliputi tes tertulis, wawancara, serta seminar Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang menghadirkan jajaran pemateri berprestasi nasional dari para senior dan alumni UKM Prima, diantaranya penerima pendanaan Pkm Kemendikbudristek seperti Mukminah, S.P., Baiq Gina Sandika Triani Putri, S.Pd., dan Lalu Bisma Kurniawan, S.Kom, serta Finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 36 Nur Habiburrahman, S.T. 

Ketua Panitia ORIMA 2026, Fauzan Hari Ramdani mengatakan antusias peserta luar biasa selama acara berlangsung, sementara kehadiran peserta pada hari pertama dan kedua tercatat mencapai 90 persen.

“Semangat peserta ORIMA ini luar biasa, baik di hari pertama dan kedua, mulai dari mencatat materi, sesi tanya jawab, untuk kehadiran peserta insya Allah mencapai 90 persen,” ujarnya. 

Ia mengatakan bahwa kriteria calon anggota yang dicari ialah yang memiliki loyalitas dan komitmen terhadap UKM PRIMA, memiliki kemampuan kerja sama tim, serta mindset untuk mau berkembang.


Menurut dia, melalui seminar PKM yang dihadirkan di tengah rangkaian seleksi, UKM PRIMA tidak hanya berperan sebagai wadah tetapi juga rumah bagi para pencetak prestasi.

“Menurut kami panitia, UKM PRIMA ga cuma sebagai wadah, tetapi sebagai rumah buat para pencetak prestasi dan inovator, kita ingin mereka langsung sadar bahwa dunia kampus itu harus seimbang antara organisasi dan prestasi akademik kayak PKM dan PIMNAS, dan disinilah mereka memulainya” katanya.

Ia menegaskan bahwa UKM PRIMA bertekad membangun budaya akademik dan memotivasi mereka untuk memiliki daya saing yang tinggi serta tidak mudah puas.

Dia juga bertekad membuka wawasan mereka bahwa UKM PRIMA dapat menjadi support system yang bagus untuk berkembang. 

Melalui serangkaian tahapan seleksi ORIMA, UKM PRIMA menargetkan terbentuknya calon-calon anggota baru yang siap menghadapi tantangan di dunia kepenulisan ilmiah berbekal kemampuan penalaran dan riset yang kuat.

Pewarta : Novia Aulia Rahman
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026