5 Aplikasi Leverage Trading dengan Modal Kecil - Varia Katadata.co.id
Leverage trading semakin populer karena memungkinkan trader membuka posisi dengan modal yang relatif kecil. Namun, fasilitas ini juga membawa risiko yang lebih besar karena pergerakan harga dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian.
Salah satu aplikasi yang menyediakan fitur leverage adalah Pintu Futures Lite, yaitu fitur trading derivatif crypto dengan tampilan sederhana dan alur transaksi yang lebih praktis. Trading futures dan leverage bisa dilakukan dengan modal kecil mulai dari $1, tergantung jenis kontrak dan besar leverage.
Sebelum memilih aplikasi, pemula sebaiknya memahami apa itu leverage dalam trading dan bahwa leverage bukan berarti mendapatkan dana tambahan secara gratis. Sebaliknya, leverage memungkinkan trader membuka posisi yang nilainya lebih besar dengan menggunakan margin tertentu.
Bagi pemula yang ingin memahami dasar-dasar leverage trading untuk pemula, langkah pertama adalah mempelajari istilah penting seperti margin, rasio leverage, posisi long dan short, serta likuidasi.
Setelah memahami istilah tersebut, trader dapat membandingkan beberapa aplikasi yang menyediakan fitur leverage dan memilih platform berdasarkan kebutuhan serta tingkat pemahaman masing-masing.
Namun satu hal yang pasti bagi investor pemula adalah memahami cara menghitung leverage. Karena pemahaman dalam menghitung leverage sangat berpengaruh terhadap keputusan yang kamu ambil.
Berikut 5 aplikasi leverage trading yang bisa kamu gunakan, diantaranya adalah
1. Pintu Futures Lite : Pilihan Praktis untuk Pemula
Pintu Futures Lite menonjolkan kesederhanaan karena fitur ini dirancang dengan tampilan dan alur transaksi yang lebih praktis. Pintu menyebut fitur ini sebagai mode trading derivatif crypto yang dapat menjadi pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah.
Selain itu, Pintu Futures Lite menyediakan fitur seperti isolated margin, take profit, dan stop loss untuk membantu pengelolaan posisi. Dari sisi modal, trading futures dan leverage bisa dilakukan mulai dari $1, tergantung jenis kontrak dan besar leverage.
Karena itu, Pintu Futures Lite dapat menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mencoba futures dengan nominal awal yang relatif kecil. Namun, nominal kecil tidak otomatis membuat resikonya kecil. Pengguna tetap perlu memahami bagaimana leverage memengaruhi keuntungan, kerugian, dan potensi likuidasi.
2. Binance: Pilihan dengan Ekosistem Produk Luas
Memiliki ekosistem perdagangan crypto yang luas dan menyediakan fitur margin serta futures. Pada perdagangan margin, Binance memungkinkan pengguna membuka posisi leveraged long maupun short dengan menggunakan dana pinjaman yang dijamin oleh aset pengguna.
Kelebihan utama Binance terletak pada banyaknya pilihan produk dan aset. Karena itu, platform ini lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan variasi instrumen. Namun, banyaknya fitur juga dapat membuat pemula membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami setiap menu dan mekanisme perdagangan.
Untuk futures, trader juga perlu memperhatikan bahwa leverage maksimum tidak selalu sama untuk semua posisi. Binance menjelaskan bahwa leverage yang tersedia dapat bergantung pada nilai nominal posisi, sehingga posisi yang lebih besar umumnya mendapatkan batas leverage yang lebih rendah.
3. Bybit: Fokus pada Perdagangan Derivatif
Menjadi pilihan bagi trader yang lebih berfokus pada futures dan produk derivatif. Platform ini menyediakan mode isolated dan cross margin, sedangkan kebutuhan initial margin ditentukan oleh ukuran posisi dan leverage.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah sistem risk limit. Bybit menggunakan model leverage dinamis, sehingga semakin besar nilai posisi, batas leverage maksimum dapat semakin rendah. Dengan demikian, trader tidak selalu dapat menggunakan leverage maksimum pada setiap ukuran posisi.
Karena itu, Bybit lebih sesuai bagi pengguna yang sudah memahami hubungan antara ukuran posisi, margin, leverage, dan likuidasi. Pemula tetap dapat mempelajarinya, tetapi sebaiknya menggunakan posisi kecil terlebih dahulu.
4. OKX: Fleksibel dalam Pengaturan Margin
Menawarkan futures dan perpetual futures dengan pilihan leverage yang dapat berbeda berdasarkan kontrak. Sebagai contoh, beberapa kontrak perpetual OKX dapat menyediakan leverage hingga 100x, tetapi batas tersebut tidak berarti seluruh aset atau seluruh ukuran posisi otomatis mendapatkan leverage yang sama.
OKX juga menyediakan mode cross margin dan isolated margin. Dalam isolated margin, setiap posisi memiliki margin tersendiri sehingga pengelolaan risiko dapat dilakukan per posisi. Sementara itu, cross margin menggunakan saldo margin yang tersedia secara lebih luas untuk menopang posisi.
Dengan fleksibilitas tersebut, OKX dapat menarik bagi trader yang sudah memahami pengelolaan margin. Namun, pemula perlu berhati-hati karena kesalahan dalam memilih mode margin dapat memengaruhi risiko posisi.
5. Bitget: Beragam Pilihan Futures
Menyediakan perdagangan futures dengan berbagai jenis kontrak. Platform ini menggunakan mark price dalam mekanisme likuidasi dan menerapkan sistem maintenance margin untuk menentukan kondisi ketika posisi berisiko dilikuidasi.
Bitget juga menawarkan futures dengan margin USDT, USDC, maupun coin-margined pada produk tertentu. Karena itu, trader dapat menemukan pilihan instrumen yang cukup beragam.
Namun, setiap produk memiliki ketentuan masing-masing sehingga pengguna perlu membaca spesifikasi kontrak sebelum membuka posisi.
Bagi pemula, keunggulan Bitget terletak pada pilihan produk yang cukup luas. Namun, semakin banyak pilihan yang tersedia, semakin penting pula pemahaman dasar mengenai margin, leverage, funding, dan likuidasi.
Tips Menggunakan Leverage dengan Modal Kecil
Modal kecil dapat membantu pemula memulai dengan risiko nominal yang lebih terukur. Namun, trader tetap perlu menentukan batas kerugian sejak awal. Gunakan rasio leverage secara bijak. Leverage yang tinggi memang memungkinkan trader membuka posisi lebih besar, tetapi kondisi tersebut juga meningkatkan risiko likuidasi.
Trader juga perlu melakukan riset terhadap aset yang diperdagangkan. Perhatikan volatilitas, likuiditas, kondisi pasar, serta faktor yang dapat memengaruhi harga. Dengan melakukan riset terlebih dahulu, trader dapat membuat keputusan yang lebih terukur.
Terakhir, jangan gunakan seluruh modal hanya untuk satu posisi. Dengan membatasi ukuran posisi, trader memiliki ruang yang lebih baik untuk mengelola risiko.
Kesimpulannya, 5 aplikasi leverage trading di atas dapat menjadi referensi bagi pengguna yang ingin mengenal trading futures dengan modal relatif kecil. Setiap platform memiliki fitur dan karakteristik yang berbeda, maka pilihlah sesuai kebutuhan.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.