gop-crypto.vip

25 pekerja tewas akibat ledakan dahsyat di terowongan India

25 pekerja tewas akibat ledakan dahsyat di terowongan India

Jumat, 24 Juli 2026 13:18 WIB

Image Print

Ekskavator keluar dari sebuah terowongan di Chamoli, Uttarakhand, India, saat operasi penyelamatan setelah ledakat gletser, dalam sebuah gambar yang diambil dari video tertanggal Senin (8/2/2021). ANTARA FOTO/STATE DISASTER REPONSSE FORCE/via REUTERS TV/hp/cfo.

​​​​​​​New Delhi (ANTARA) - Seluruh 25 orang yang terjebak di dalam terowongan setelah terjadi ledakan di wilayah timur laut India ditemukan meninggal dunia, kata pihak berwenang setempat, Kamis (23/7).

Korban terjebak sejak Senin (20/7) di terowongan yang masih dibangun untuk proyek pembangkit listrik tenaga air di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim.

Perusahaan listrik milik negara, National Hydroelectric Power Corporation (NHPC), menyatakan ledakan dipicu oleh semburan mendadak yang diduga berasal dari gas metana di dalam bebatuan.

Ledakan tersebut menghasilkan kepulan asap pekat dan gas beracun yang memerangkap para pekerja di dalam terowongan.

Dari 25 korban, sebanyak 19 orang merupakan pekerja Patel Engineering Limited.

Pihak berwenang menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan berakhir pada Kamis setelah berlangsung selama empat hari dengan melibatkan berbagai lembaga penyelamat.

"Secara tragis, seluruh 25 orang tersebut meninggal dunia, dan jenazah mereka berhasil dievakuasi selama operasi berlangsung," demikian bunyi pernyataan pihak berwenang tersebut.

Berdasarkan temuan awal, ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran gas yang mudah terbakar.

Namun, pihak berwenang menegaskan penyebab pasti insiden tersebut baru akan dipastikan setelah penyelidikan mendalam oleh tim ahli.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan

Pewarta : -
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.