gop-crypto.vip

220 becak listrik bantuan Prabowo mulai mengaspal di Tasikmalaya

220 becak listrik bantuan Prabowo mulai mengaspal di Tasikmalaya

Rabu, 9 September 2026 22:12 WIB

Image Print

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyerahkan secara simbolis bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo untuk pengayuh becak di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (9/9/2026). ANTARA/Feri Purnama.

Garut (ANTARA) - Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mulai disalurkan sebagai bentuk kepedulian membantu masyarakat yang berprofesi sebagai pengayuh becak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Penerima bantuan becak listrik sebanyak 220 ini mendapat keberkahan dari Presiden RI, terlebih melalui ikhtiar komunikasi yang baik dari Wakil Bupati, bantuan penerima manfaat yang datang ke Tasikmalaya cukup banyak," kata Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin saat penyerahan secara simbolis becak listrik untuk penerima manfaat di Pendopo Tasikmalaya, Rabu.

Ia menuturkan, bantuan becak listrik itu merupakan adanya kepedulian dari Presiden Prabowo yang diberikan kepada warga Kabupaten Tasikmalaya melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Bantuan itu, kata dia, menyasar aspek masyarakat lapisan bawah yang akan memberikan manfaat langsung bagi penerimanya.

"Tidak ada kemanfaatan hidup manusia kecuali mampu memanfaatkan pikiran, tenaga, dan waktu yang dimilikinya untuk melahirkan kebijakan yang tepat, karena pada hakikatnya kita harus saling tolong-menolong," katanya.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi yang mendampingi Bupati Tasikmalaya menambahkan, seluruh penerima bantuan sudah hasil verifikasi berulang dan ketat untuk memastikan ketepatan sasaran bantuan.

Kriteria utama penerima bantuan becak listrik itu, kata dia, yakni pengayuh becak berusia 55 tahun ke atas, dan masyarakat yang masuk dalam kelompok desil ekonomi bawah.

"Bantuan ini diharapkan bisa betul-betul bermanfaat. Sebelum unit diserahkan, para penerima juga telah mengikuti pelatihan teknis terkait cara penggunaan dan perawatan becak listrik," katanya.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan mengatakan, bantuan becak listrik difokuskan bagi pengayuh becak yang masih memiliki semangat tinggi untuk mencari nafkah, dan diharapkan bantuan tersebut bisa meringankan beban kerjanya.

Penerima manfaat itu, kata dia, sudah diberikan pelatihan teknis untuk mengoperasikannya, dan apabila terdapat kendala teknis maka akan ada mekanik untuk membantunya.

"Unit becak listrik ini juga dilengkapi garansi resmi selama satu tahun," katanya.

Pewarta : Feri Purnama
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.