10 Keistimewaan Makkah Ini Buktikan Kebesaran Allah SWT, Diperkuat Studi Ilmiah Barat |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Makkah Al-Mukarramah merupakan tempat yang paling indah dan paling suci di bumi, negeri terbaik dan paling mulia.
Kota ini menjadi sumber kehidupan bagi hati dan tempat bernaungnya iman. Di sinilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan, dan dari tanahnya memancar cahaya wahyu yang menerangi kegelapan.
Makkah disebut sebagai bagian bumi yang pertama kali diciptakan. Di kota ini pula berdiri rumah ibadah pertama yang dibangun untuk manusia, yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.
Hati manusia berbondong-bondong menuju Ka'bah karena kerinduan kepada Allah, sementara jiwa-jiwa berlari kecil di antara Bukit Safa dan Marwah dengan penuh penghayatan dalam beribadah.
Di tanah suci ini, pepohonannya tidak boleh ditebang, hewan buruannya tidak boleh dibunuh atau diusik, dan siapa pun yang berniat menyerangnya tidak akan dibiarkan begitu saja.
Inilah Makkah Al-Mukarramah, yang juga dikenal dengan nama Bakkah, Al-Muqaddasah (kota suci), Al-Hathimah (yang menghancurkan musuh), Baitul Atiq (Rumah Tua yang dimuliakan), Al-Balad Al-Amin (negeri yang aman), dan Ummul Qura (induk segala negeri).
Allah SWT telah memilih Tanah Haram Makkah sebagai tempat bagi Nabi-Nya yang mulia, Muhammad SAW. Di dalamnya terdapat berbagai tanda nyata yang menunjukkan kebesaran dan keagungan ciptaan Allah. Salah satunya disebutkan dalam firman-Nya:
فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ ...
“Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim.” (QS Ali Imran [3]: 97, bagian ayat).
Ayat tersebut menegaskan keistimewaan Baitullah, sebagaimana firman Allah SWT:
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ
“Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang (berada) di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.”(QS Ali Imran [3]: 96).
Ka'bah bukanlah bangunan yang pertama kali didirikan manusia di bumi, melainkan telah diletakkan oleh para malaikat sebagai persiapan menyambut kedatangan nenek moyang manusia, Nabi Adam AS. Karena itu, Ka'bah disebut Baitul Atiq, yakni Rumah Tua yang dimuliakan.
Ini juga menegaskan sabda Rasulullah SAW bahwa kawasan Makkah dan Tanah Haramnya merupakan bagian daratan tertua di bumi, serta menjadi tempat dari mana daratan lainnya dibentangkan (dahw al-ardh).
Berikut sejumlah tanda yang menurut penulis menunjukkan kebesaran Allah di Tanah Haram Makkah, sebagaimana dijelaskan Syekh Muhammad Ash-Shalabi dalam laman resminya: