gop-crypto.vip

Berita dan pembaruan terbaru, setiap hari.

BMKG: Belitung aman dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau - ANTARA News Bangka Belitung

Belitung (ANTARA) - ‎BMKG: Belitung aman dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau

‎Stasiun Meteorologi Kelas II H. AS Hananjoeddin memastikan bahwa wilayah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, aman dari sebaran abu vulkanik maupun dampak cuaca signifikan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, sehingga masyarakat diimbau tidak panik dan tetap tenang.

‎Forecaster Stasiun Meteorologi Kelas II H. AS Hananjoeddin, Salsa, di Tanjungpandan, Minggu, mengatakan bahwa arah pergerakan angin saat ini menjadi faktor utama yang membuat wilayah Belitung terhindar dari paparan debu vulkanik tersebut.

‎"Pergerakan angin saat ini bertiup dari arah Timur - Selatan menuju ke Barat - Barat Daya. Hal ini menyebabkan potensi terpaparnya wilayah Belitung terhadap sebaran abu vulkanik sangat kecil, bahkan sejauh ini tidak terdampak," katanya.

‎Berdasarkan data Balai besar BMKG Wilayah II sebaran debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terdiri dari dua sebaran, sebaran pertama dari permukaan hingga atas 2.000 ft bergerak ke arah Timur Laut - Selatan mencakup sebagian DKI Jakarta, Jawa Barat, dan perairan di sekitarnya. 

‎Sedangkan sebaran dua mulai dari permukaan hingga 5000 ft bergerak ke arah Barat Daya - Barat Laut sebagian daerah Banten, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Sunda bagian Selatan serta Samudra Hindia di wilayah Barat Bengkulu - Lampung - Banten.

‎Ia menjelaskan, aktivitas erupsi Anak Krakatau juga tidak memberikan pengaruh langsung atau dampak iklim yang signifikan terhadap kondisi cuaca di Belitung. 

‎Parameter cuaca lokal terpantau tetap berada dalam kisaran normal.

‎Meski demikian, kata dia, dampak letusan tersebut mempengaruhi sektor penerbangan di daerah itu. 

‎Hal ini menyusul kebijakan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta demi keselamatan penerbangan, yang berdampak pada penyesuaian jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara H. AS Hananjoeddin.

‎Oleh karena itu, pihak BMKG mengimbau masyarakat Belitung untuk tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

‎"Masyarakat diimbau tetap tenang karena Belitung aman dari sebaran debu letusan Anak Krakatau. Namun, sebagai langkah antisipasi standar kesehatan harian, warga tetap disarankan menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah," katanya

5 Bandara Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak lima bandara telah ditutup sementara per Minggu (6/9) siang, imbas aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengonfirmasi Bandara Pondok Cabe juga ditutup hingga pukul 14.00 WIB, menyusul empat bandara lain yang juga mengalami perpanjangan penutupan.

Mengandung silika, Dinkes Bogor ingatkan risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik - ANTARA News Megapolitan

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengingatkan masyarakat mewaspadai risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terpantau mencapai wilayah Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty di Cibinong, Minggu, mengatakan abu vulkanik mengandung partikel debu halus dan material silika yang dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan, mata, dan kulit.

ASDP: Layanan Merak–Bakauheni normal meski erupsi Anak Krakatau

Jakarta (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan layanan penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni saat ini masih berjalan normal, meski erupsi terjadi pada Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Sehubungan dengan kondisi tersebut, operasional layanan penyeberangan pada lintasan Merak–Bakauheni hingga saat ini masih berjalan normal," kata Windy terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.