<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes" ?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Travel pada gop-crypto.vip</title>
    <link>https://gop-crypto.vip/categories/travel/</link>
    <description>Konten Terkini dalam Travel pada gop-crypto.vip</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-ID</language>
    <lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 11:21:43 +0000</lastBuildDate>
      <atom:link href="https://gop-crypto.vip/categories/travel/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>11 Turis Eropa Selamat Usai Tenggelam di Gorontalo, Nakhoda Masih Dicari</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/11-turis-eropa-selamat-usai-tenggelam-di-gorontalo-nakhoda-masih-dicar-903931/</link>
      <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:21:43 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/11-turis-eropa-selamat-usai-tenggelam-di-gorontalo-nakhoda-masih-dicar-903931/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 11 wisatawan asal Eropa dan seorang kru lokal ditemukan selamat setelah speedboat yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Teluk Tomini, Sulawesi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga Sabtu (25/7/2026), tim SAR masih mencari nakhoda kapal yang dilaporkan hilang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Gorontalo, Heriyanto, mengatakan speedboat itu berangkat dari sebuah resor selam di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Jumat pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Benar, alhamdulillah sudah ditemukan 12 orang tinggal 1 orang ABK nakhoda speedboat yang masih hilang,&#34; kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, Heriyanto seperti dilansir dari detikSulsel.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Kapal dijadwalkan tiba di Pelabuhan Marisa, Gorontalo, namun tidak kunjung sampai. Laporan hilangnya kapal diterima Kantor SAR Gorontalo dari seorang pemandu wisata pada Jumat sekitar pukul 15.40 Wita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah menerima laporan, tim SAR langsung menggelar operasi pencarian. &#34;Kekhawatiran muncul ketika speedboat itu belum juga tiba hingga sore hari. Kami langsung meluncurkan operasi pencarian sejak malam,&#34; kata Heriyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapal tersebut membawa lima wisatawan asal Belanda, tiga wisatawan Jerman, serta masing-masing satu wisatawan asal Republik Ceko, Belgia, dan Prancis. Selain itu, terdapat dua kru lokal di dalam kapal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim SAR mengerahkan puluhan personel untuk menyisir area pencarian seluas sekitar 300 mil laut persegi di kawasan Teluk Tomini. Pencarian juga dibantu drone thermal dan peralatan selam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teluk Tomini sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari Indonesia dengan gugusan pulau dan lokasi penyelaman yang populer. Meski prakiraan cuaca menunjukkan kondisi langit relatif cerah, proses pencarian sempat terkendala angin kencang dan gelombang laut yang mencapai 2,5 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Sabtu siang, tim SAR yang menyisir lokasi dugaan tenggelamnya kapal akhirnya menemukan seluruh 11 wisatawan mancangera beserta seorang kru dalam keadaan selamat. Namun, nakhoda kapal berusia 29 tahun masih belum ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kami akan melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan hingga tujuh hari ke depan untuk menemukan nakhoda,&#34; ujar Heriyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan seluruh korban selamat telah dievakuasi dan saat ini berada di sebuah resor di Kabupaten Tojo Una-Una. Dari keterangan korban, speedboat sempat diterjang cuaca buruk hingga badan kapal terbelah dan tenggelam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para penumpang kemudian menyelamatkan diri menggunakan rakit penolong, sementara nakhoda terpisah dari rombongan karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut tebal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Nakhoda diduga tetap berada di atas kapal saat badan kapal terbelah menjadi dua bagian sebelum akhirnya tenggelam,&#34; tutup Heriyanto seperti dilansir dari &lt;em&gt;Associated Press&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(upd/ddn)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Imigrasi Cekal 2 WN Belanda di Balik Polemik Komunitas &amp; Acara Lari Bali</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/imigrasi-cekal-2-wn-belanda-di-balik-polemik-komunitas-acara-lari-bali-853727/</link>
      <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 02:09:35 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/imigrasi-cekal-2-wn-belanda-di-balik-polemik-komunitas-acara-lari-bali-853727/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Denpasar &lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktorat Jenderal Imigrasi merespons dugaan diskriminasi komunitas lari di Canggu, Bali. Sebanyak dua warga negara asing (WNA) asal Belanda, yang diduga menjadi penyelenggara, dicekal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Imigrasi menduga komunitas dan acara lari yang hanya boleh diikuti oleh Warga Negara Asing (WNA) itu melanggar aturan keimigrasian dan sarat diskriminasi terhadap warga lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Event lari tersebut merupakan bentuk negara dalam negara. Saat ini, WNA terkait diketahui sudah berada di luar wilayah Indonesia dan Imigrasi telah menerapkan penangkalan kepada yang bersangkutan. Saya sudah memerintahkan jajaran Imigrasi Bali untuk memeriksa event organizer-nya, jika ada WNA, langsung tangkap,&#34; ujar Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Jumat (24/7/2026), dilansir &lt;strong&gt;detikBali. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Kedua WNA tersebut berinisial JAS (35), pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) untuk bekerja, dan HQV (37), pemegang ITAS investor. Keduanya diketahui merupakan penyelenggara event yang digelar oleh Entourage Bali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hendarsam mengatakan kedua WNA tersebut telah meninggalkan wilayah Indonesia pada Kamis (23/7) malam. Mereka terbang menggunakan maskapai KLM dengan tujuan Singapura melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kedua WNA tersebut diketahui telah meninggalkan wilayah Indonesia pada Rabu, 23 Juli 2026 malam menggunakan maskapai KLM tujuan Singapura melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Saat ini kami telah memasukkan keduanya ke dalam daftar cekal,&#34; kata dia. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai tindak lanjut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai telah memanggil penjamin atau sponsor kedua WNA tersebut, yakni PT SIG. Penjamin itu dimintai keterangan terkait aktivitas kedua WNA selama berada di Indonesia, termasuk kesesuaiannya dengan izin tinggal yang diberikan. Apabila mereka melanggar aturan keimigrasian, makan akan diproses sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hendarsam menerangkan bahwa WNA tidak diperbolehkan mengatur atau menyelenggarakan acara di Indonesia sebagai event organizer. Menurutnya, orang asing hanya diizinkan menjadi kru atau tim resmi dalam acara yang melibatkan performer atau artis internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menambahkan setiap kegiatan yang melibatkan warga asing harus berjalan sesuai aturan. Imigrasi tidak akan menoleransi pelanggaran ketertiban dan hukum di Indonesia dan orang asing tidak boleh seolah-olah membuat aturan dan eksklusivitas sendiri di wilayah yurisdiksi Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Setiap perlindungan hukum dan pelayanan yang kami hadirkan bermuara pada prinsip Imigrasi untuk Rakyat, yang artinya kehadiran negara melalui fungsi keimigrasian harus senantiasa menjamin keadilan, ketertiban umum, serta kenyamanan masyarakat di dalam negeri dari segala bentuk perbuatan asing yang tidak patuh hukum,&#34; kata Hendarsam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dugaan tindakan diskriminasi itu muncul setelah salah satu akun curhat di Threads. Dia menyatakan ditolak bergabung dengan komunitas dan acara lari setelah mengaku sebagai WNI, tetapi diterima saat menyebut dirinya sebagai WNA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah itu muncul berbagai reaksi, termasuk keluhan lain yang menyatakan bahwa komunitas dan acara yang diinisiasi oleh Entourage Bali sering kali menguasai jalan umum untuk berlari bersama-sama dan tidak memiliki izin keramaian.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(fem/fem)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-821689/</link>
      <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 11:00:46 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-821689/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awscdn.detik.net.id/travel2/images/escapes/full-escape-main-min.png?v=20260725089&#34; alt=&#34;bg-escape&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Foto Travel&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;Rifkianto Nugroho - detikTravel&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Jumat, 24 Jul 2026 18:00 WIB&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Bogor&lt;/b&gt; - Daong Hutan Pinus menawarkan wisata alam dan kuliner di tengah hutan. Tempat ini menjadi alternatif liburan selain kawasan Puncak, Bogor.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563447_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563724_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Bogor tidak hanya memiliki kawasan Puncak sebagai tujuan wisata. Daong Hutan Pinus menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus menuju kawasan yang padat.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563660_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Berlokasi di Desa Pancawati, tempat ini mudah dijangkau dari Jakarta. Suasana sejuk dan panorama hijau membuatnya cocok untuk liburan singkat bersama keluarga atau teman.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563583_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Daong Hutan Pinus juga menjadi lokasi favorit para pesepeda untuk beristirahat. Mereka menikmati udara segar sambil bersantai usai menempuh perjalanan.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563511_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Kawasan ini dipenuhi pepohonan pinus yang rindang dengan udara pegunungan yang sejuk. Menjelang sore, semilir angin membuat suasana semakin nyaman dan menenangkan.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563384_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Selain pemandangan alam, Daong Hutan Pinus menawarkan beragam makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau. Pengunjung dapat memilih menu ringan hingga hidangan utama.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563858_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Salah satu menu yang banyak diminati adalah soto ayam hangat. Sajian berkuah gurih itu cocok dinikmati di tengah udara pegunungan yang dingin.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563791_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Tak hanya bersantai, pengunjung juga dapat mencoba wahana flying fox atau mengajak anak-anak berinteraksi dengan satwa di area mini zoo.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563321_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Memasuki malam, lampu-lampu hias yang menggantung di antara pepohonan mulai menyala. Suasana hangat dan syahdu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563238_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengunjung menikmati hidangan di Daong Hutan Pinus, Desa Pancawati, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026). Tempat ini memadukan wisata alam, kafe outdoor, dan restoran di tengah hutan pinus.&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Daong Hutan Pinus berada di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Meski akses menuju lokasi didominasi jalan menanjak, perjalanan akan terbayar dengan panorama alam dan udara sejuk yang ditawarkan.&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563447_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563724_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563660_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563583_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563511_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563384_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563858_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563791_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563321_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/bosan-ke-puncak-coba-healing-di-daong-hutan-pinus-desa-pancawati-1784873563238_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; title=&#34;Bosan ke Puncak? Coba Healing di Daong Hutan Pinus Desa Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita Terkait&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita detikcom Lainnya&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://hot.detik.com/celeb/d-8589237/mak-vera-tagih-utang-ke-stasiun-tv-deretan-selebritas-ikut-bersuara&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2023/02/09/mak-vera_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHot&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://food.detik.com/foto-kuliner/d-8588901/serunya-selvi-kitty-saat-jajan-es-krim-hingga-hangout-di-beach-club&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/selvi-kitty-1784891178999_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikFood&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8589014/3-kandidat-peraih-ballon-dor-versi-luis-figo-tak-ada-messi&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/10/30/luis-figo_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sepakbola&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://inet.detik.com/science/d-8589157/kejutan-gurun-sahara-dulu-hijau-dan-penuh-hewan&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/01/16/gurun-sahara-niger_169.webp?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikInet&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://health.detik.com/kebugaran/d-8589152/jalan-kaki-pagi-vs-malam-mana-yang-lebih-sehat-untuk-jantung-ini-kata-dokter&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/08/27/ilustrasi-joging-lari-atau-jalan-kaki_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHealth&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://finance.detik.com/energi/d-8589160/proyek-gas-rp-211-triliun-dimulai-diklaim-buka-8-000-lapangan-kerja&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/24/north-hub-development-project-memasuki-babak-baru-1784902871602_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikFinance&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://wolipop.detik.com/love/d-8588886/ramalan-zodiak-25-juli-leo-evaluasi-diri-virgo-percaya-pasangan&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/07/07/ilustrasi-zodiak-1751877479596_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Wolipop&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8589268/paredes-bodo-amat-dengan-kritik-dan-hujatan-di-piala-dunia-2026&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/20/leandro-paredes-enzo-fernandeza-1784531902859_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sepakbola&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Berita Terpopuler&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Komentar Terbanyak&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Berita Terpopuler&lt;/h2&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Maroko Nggak Main-main Geber Persiapan Piala Dunia 2030, Hotel Hingga Penerbangan</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/maroko-nggak-main-main-geber-persiapan-piala-dunia-2030-hotel-hingga-p-765387/</link>
      <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:17:38 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/maroko-nggak-main-main-geber-persiapan-piala-dunia-2030-hotel-hingga-p-765387/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maroko terus berbenah menjelang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2030. Negeri di Afrika Utara itu berencana menambah kapasitas hotel besar-besaran dan melipatgandakan konektivitas penerbangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah itu dilakukan sejak Maroko dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. Ajang itu dihelat mulai 8 Juni hingga 21 Juli 2030.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menghadapi lonjakan jumlah penonton, Maroko mematok target menambah hingga 60 ribu tempat tidur atau sekitar seperlima dari total kapasitas yang dimiliki saat ini.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Langkah itu dilakukan berkaca pada peningkatan jumlah wisatawan setelah tim nasional mereka mencetak sejarah sebagai negara Afrika dan Arab pertama yang berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia Qatar 2022. Mereka meyakini, menjadi tuan rumah dan timnas yang dipastikan pentas dalam pesta sepakbola paling akbar sejagat itu membuat orang yang datang semakin banyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pariwisata memang menjadi salah satu sektor penting bagi perekonomian Maroko. Industri itumempekerjakan ratusan ribu warga dan menyumbang sekitar 7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) negara itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kami melihat Piala Dunia FIFA 2030 sebagai akselerator, bukan tujuan akhir,&#34; ujar Menteri Pariwisata Maroko Fatim-Zahra Ammor, seperti dikutip dari &lt;em&gt;The Arab Weekly,&lt;/em&gt; Kamis (23/7/2026). &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam empat tahun terakhir, Maroko telah menambah sekitar 45 ribu tempat tidur hotel sehingga total kapasitasnya kini mencapai lebih dari 300 ribu tempat tidur, berdasarkan data resmi pemerintah. Tahun lalu, Maroko menerima hampir 20 juta wisatawan internasional dan menjadi destinasi paling banyak dikunjungi di Afrika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya berfokus pada penambahan kamar hotel, Pemerintah Maroko juga menggelontorkan investasi lebih dari 190 miliar dirham atau sekitar USD 20 miliar untuk membangun dan memperluas jaringan kereta api, jalan raya, bandara, stadion, hingga berbagai infrastruktur perkotaan menjelang turnamen tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Piala Dunia 2030, Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Portugal dan Spanyol. Pembagian jumlah pertandingan yang digelar di masing-masing negara masih menunggu keputusan FIFA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah kini membidik angka 26 juta kunjungan wisatawan pada 2030. Bank sentral Maroko bahkan memperkirakan pendapatan sektor pariwisata akan mencetak rekor baru sebesar 161 miliar dirham pada 2027, naik dari 138 miliar dirham pada 2025. Bertambahnya rute penerbangan langsung dari berbagai negara Eropa juga ikut mendongkrak pertumbuhan sektor ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ammor, fase pertumbuhan berikutnya akan difokuskan untuk menarik lebih banyak wisatawan dari China, Amerika Serikat, dan Timur Tengah melalui konektivitas penerbangan yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah juga mulai mengembangkan destinasi selain Marrakesh dan Agadir agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan. Ibu kota Rabat menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan. Kota yang kaya akan bangunan bersejarah, museum, dan fasilitas olahraga itu akan dikembangkan sebagai pusat acara budaya, olahraga, hingga perjalanan bisnis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kami perlu melakukan investasi yang menciptakan nilai jangka panjang bagi pariwisata Maroko,&#34; kata Ammor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan hotel baru, infrastruktur modern, dan target jutaan wisatawan tambahan, Maroko tak sekadar bersiap menyambut Piala Dunia 2030. Negeri itu sedang memasang ambisi besar untuk mengukuhkan diri sebagai pusat pariwisata baru di Afrika.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Liburan Murah di Bogor, Ada Mini Zoo hingga Kebun Jati</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/liburan-murah-di-bogor-ada-mini-zoo-hingga-kebun-jati-745387/</link>
      <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 06:01:45 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/liburan-murah-di-bogor-ada-mini-zoo-hingga-kebun-jati-745387/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bogor&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bogor selalu punya banyak tempat untuk melepas penat. Di wilayah Desa Pancawati, Kecamatan Caringin juga menyimpan destinasi yang cocok untuk liburan singkat bersama keluarga, salah satunya yakni The Farm Pancawati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Destinasi ini cocok untuk liburan traveler bersama keluarga, karena memang konsep dari tempat ini adalah destinasi yang ramah keluarga. Banyak aktivitas yang bisa dinikmati oleh anak-anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terdapat area mini zoo di The Farm Pancawati ini, satwa yang berada di mini zoo pun beragam. Mulai dari kambing, kelinci, iguana, ayam, bebek, burung, kura-kura hingga rusa.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Tak hanya bisa melihat-lihat saja, traveler juga bisa mengajak buah hati untuk memberi makan satwa-satwa di sana. Tentunya dengan pengawasan petugas yang berjaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah asik bermain dengan satwa, kala itu, detikTravel juga coba mengeksplor area The Farm Pancawati ini. Di dekat area mini zoo juga terdapat kolam renang yang ramai dipadati keluarga, terutama saat akhir pekan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/22/the-farm-pancawati-1784705725510_169.jpeg?w=620&#34; alt=&#34;The Farm Pancawati&#34; title=&#34;The Farm Pancawati&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;The Farm Pancawati. (detikcom/Rifkianto Nugroho)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, bagi traveler yang gemar mengabadikan momen, banyak sudut menarik yang bisa dijadikan latar foto. Mulai dari replika helikopter sampai taman terbuka dengan panorama perbukitan yang menjadi favorit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah puas berkeliling, traveler bisa beristirahat di restoran atau kafe yang ada di dalam kawasan ini. Menikmati makanan hangat ditemani udara pegunungan menjadi penutup yang pas sebelum melanjutkan perjalanan pulang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;The Farm Pancawati ini juga areanya sangat berdekatan dengan Kebun Jati Pancawati yang punya pesona deretan pohon jati yang cocok untuk menikmati suasana rimbun nan asri. Hanya saja untuk masuk ke wilayah tersebut, traveler perlu mengeluarkan lagi kocek karena memiliki loket masuk yang berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk masuk ke The Farm Pancawati, traveler perlu membayar tiket masuk per orangnya yang dibanderol Rp 15.000.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(upd/ddn)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Viral Turis Naik Gunung ke Situs Suci India Ditandu Empat Orang Bak Raja</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/viral-turis-naik-gunung-ke-situs-suci-india-ditandu-empat-orang-bak-ra-709592/</link>
      <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:12:22 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/viral-turis-naik-gunung-ke-situs-suci-india-ditandu-empat-orang-bak-ra-709592/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gujarat&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebuah video viral dari Gunung Girnar di Gujarat, India, memicu perdebatan di media sosial. Seorang turis kaya ditandu empat orang untuk naik ke Gunung Suci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Klip yang diunggah oleh pengguna X, Daniel Mayakovski, memperlihatkan empat porter menggotong seorang peziarah di atas tandu tradisional (palki). Empat porter itu terlihat meniti tangga batu yang terjal menggunakan tongkat kayu sebagai penyeimbang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan mereka menuju Puncak Dattatreya yang suci, melintasi lebih dari 10.000 anak tangga dengan kecuraman tinggi. Ini menjadikannya salah satu rute ziarah paling menantang secara fisik di India, seperti dikutip dari &lt;em&gt;NDTV &lt;/em&gt;pada Rabu (22/7/2026).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Mayakovski menyertakan narasi kritis bahwa fenomena ini memperlihatkan bentuk nyata kapitalisme, di mana wisatawan berkecukupan membayar penduduk lokal untuk menanggung penderitaan fisik mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara geografis, Gunung Girnar berdiri megah di Distrik Junagadh, negara bagian Gujarat, India Barat, menjulang hingga ketinggian 1.031 meter di atas permukaan laut dan menjadi titik tertinggi di seluruh wilayah Gujarat. Gunung ini bukan sekadar jalur pendakian, melainkan pusat spiritual lintas agama dan tempat bersejarah yang sangat unik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi umat Jain, Girnar adalah salah satu situs tersuci di dunia tempat Neminatha, Tirthankara ke-22, mencapai pencerahan spiritual tertinggi (Kevala Jnana). Gunung ini juga disucikan oleh umat Hindu karena menyimpan tempat bertapa suci seperti Kuil Amba Mata, Mahakali Mandir, dan Puncak Dattatreya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fakta unik lainnya, di kaki gunung ini terdapat Prasasti Batu Kaisar Ashoka dari abad ke-3 SM yang memuat titah moral ahimsa (tanpa kekerasan). Hutan di sekelilingnya yang menjadi benteng pertahanan terakhir bagi populasi Singa Asia (&lt;em&gt;Panthera leo persica&lt;/em&gt;) yang tersisa di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat lokal, layanan tandu (palki) pada dasarnya disediakan bukan demi kemewahan, melainkan sebagai bentuk kepedulian sosial bagi peziarah lanjut usia, penyandang disabilitas, atau mereka yang menderita gangguan kesehatan berat agar tetap bisa menuntaskan ikrar ibadahnya. Namun, kontroversi merebak ketika banyak pengunjung muda yang berbadan sehat dan bugar secara fisik turut memanfaatkan jasa ini hanya karena enggan kelelahan mendaki ribuan anak tangga sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal inilah yang menyulut amarah publik karena kaburnya batas antara kepedulian kemanusiaan dan kemudahan yang dibeli dengan uang. Kolom komentar media sosial pun diwarnai perdebatan sengit tentang esensi moral dan ketimpangan ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa netizen berkomentar tajam bahwa jika seseorang membutuhkan tenaga empat orang dan batang bambu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, lebih baik berdoa dari rumah saja. Pengguna lain menambahkan bahwa jika Tuhan adil, seluruh berkah dan pahala ziarah seharusnya diberikan kepada para pemikul tandu yang bermandi keringat, bukan penumpang yang digendong. Praktik ini dinilai memperlihatkan kesenjangan sosial yang tajam, di mana kekayaan memungkinkan seseorang mengalihkan beban fisik kepada kelompok ekonomi rentan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, banyak warganet membela keberadaan para porter. Mereka berpendapat bahwa para pemikul ini adalah pekerja tangguh yang memilih profesi tersebut secara sadar karena memberikan penghasilan tetap bagi keluarga mereka di pedesaan Gujarat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini serupa dengan yang terjadi di situs ziarah Kedarnath, di mana para porter lokal melancarkan aksi protes menolak proyek pembangunan kereta gantung (ropeway) karena khawatir akan kehilangan mata pencaharian utama mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada akhirnya, rekaman singkat di Gunung Girnar ini memantulkan realitas sosial yang rumit mengenai benturan antara etika spiritual, keuntungan finansial, dan perjuangan masyarakat lokal dalam mencari nafkah.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(bnl/wsw)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Benoa Disulap Jadi Surga Yacht dan Kapal Pesiar</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/benoa-disulap-jadi-surga-yacht-dan-kapal-pesiar-677229/</link>
      <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 23:02:49 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/benoa-disulap-jadi-surga-yacht-dan-kapal-pesiar-677229/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong percepatan pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Menurutnya, proyek ini akan menjadi gerbang wisata bahari internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AHY menegaskan, transformasi BMTH tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Pemerintah juga mempercepat deregulasi, penataan ruang, serta penataan aktivitas kepelabuhanan agar kawasan tersebut mampu menarik investasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Di lokasi ini tengah dibangun kawasan, fasilitas, dan ekosistem yang akan mendukung berkembangnya wisata bahari Indonesia,&#34; kata AHY saat meninjau BMTH di Pelabuhan Benoa, Selasa (21/7/2026).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Ia menilai Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi besar menjadi pusat wisata bahari global. Bali, yang sudah dikenal wisatawan mancanegara, dinilai memiliki peluang menjadi pusat aktivitas yacht dan kapal pesiar di Asia Tenggara jika didukung regulasi yang adaptif, tata ruang yang terintegrasi, dan infrastruktur memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BMTH dirancang sebagai marina modern yang mampu menampung hingga 188 yacht, termasuk super yacht dan mega yacht. Kawasan ini juga disiapkan memiliki dermaga bagi lima kapal pesiar berukuran besar, serta dilengkapi area hiburan, pusat perbelanjaan, ruang terbuka hijau, taman publik, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Para wisatawan ini bukan hanya datang untuk singgah. Mereka bisa tinggal berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Artinya mereka akan berbelanja, menggunakan berbagai layanan, dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat Bali,&#34; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mempercepat pengembangan BMTH, pemerintah tengah menyelesaikan berbagai isu strategis, mulai dari deregulasi layanan marina dan kapal pesiar, integrasi layanan lintas instansi, penyesuaian tata ruang, hingga penataan kawasan Pelabuhan Benoa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu langkah yang ditempuh adalah relokasi bertahap kapal-kapal perikanan menuju Pelabuhan Perikanan Pengambengan yang sedang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penataan ini diharapkan membuka ruang bagi pengembangan marina sekaligus meningkatkan keselamatan pelayaran dan kenyamanan wisatawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AHY menegaskan, pembangunan BMTH tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memperhatikan pelestarian lingkungan, budaya Bali, serta aspirasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Seluruh proses pembangunan BMTH akan mengedepankan prinsip keberlanjutan, memperhatikan aspirasi masyarakat, serta berjalan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR),&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut AHY, keberhasilan BMTH tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Mengapa tidak jika visinya menjadikan kawasan ini sebagai salah satu marina terbesar dan terbaik di Asia Tenggara? Indonesia sebagai negara maritim dan negara kepulauan terbesar sudah sepatutnya menjadi hub sekaligus pusat wisata bahari yang mendunia,&#34; tutupnya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(ddn/ddn)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Salah Satu Paspor Terkuat di Dunia Kini Lebih Sulit Dipalsukan, Ini Pembaruannya</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/salah-satu-paspor-terkuat-di-dunia-kini-lebih-sulit-dipalsukan-ini-pem-538509/</link>
      <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 06:15:13 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/salah-satu-paspor-terkuat-di-dunia-kini-lebih-sulit-dipalsukan-ini-pem-538509/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Malaysia menerbitkan hampir 37 ribu paspor internasional generasi terbaru sejak mulai diberlakukan pada 1 Juli 2026. Paspor baru itu menawarkan pilihan masa berlaku lima atau 10 tahun bagi warga Malaysia yang berusia 18 tahun ke atas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Datuk Zakaria Shaaban, mengatakan hingga 13 Juli, sebanyak 36.928 paspor baru telah diterbitkan. Rinciannya, 23.491 paspor berlaku lima tahun dan 13.437 paspor berlaku 10 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Pelaksanaannya berjalan lancar meski terjadi sedikit peningkatan permintaan,&#34; ungkap Datuk Zakaria, dikutip dari &lt;em&gt;The Star&lt;/em&gt;, Minggu (19/7/2026).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Biaya pembuatan paspor lima tahun dipatok RM200 (Rp 882 ribu), sedangkan paspor 10 tahun sebesar RM350 (Rp 1,5 juta). Datuk Zakaria menambahkan proses pengajuan di kantor imigrasi di seluruh Malaysia berlangsung tertib dengan waktu penyelesaian sekitar 45 hingga 90 menit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengimbau warga agar tidak terburu-buru mengganti paspor lama yang masa berlakunya masih lebih dari enam bulan. Masyarakat diminta mengecek portal resmi Departemen Imigrasi untuk mengetahui kantor yang sudah melayani penerbitan paspor versi terbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluncuran paspor baru dilakukan secara bertahap di 71 kantor imigrasi di seluruh Malaysia. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keamanan dokumen perjalanan, seiring posisi paspor Malaysia yang termasuk salah satu paspor terkuat di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Datuk Zakaria, jumlah fitur keamanan pada paspor baru meningkat dari 49 menjadi 94. Teknologi yang disematkan meliputi hologram, cetakan ultraviolet (UV), elemen visual tersembunyi, hingga fitur keamanan forensik yang membuat dokumen lebih sulit dipalsukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Paspor tersebut juga telah memenuhi standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Malaysia sendiri menjadi salah satu negara pertama yang menerapkan sistem e-Paspor sejak 1998.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Departemen Imigrasi Malaysia juga menggelar operasi gabungan di kawasan Network School, Forest City, Johor. Sebanyak 266 warga asing dari 40 negara diperiksa dalam operasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Hasil pemeriksaan awal menunjukkan seluruh individu memiliki dokumen perjalanan yang sah. Namun, penyelidikan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan masuk telah dipenuhi dan tidak ada pelanggaran terhadap Undang-Undang Imigrasi 1959/63,&#34; kata Datuk Zakaria.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(fem/ddn)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-514173/</link>
      <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 12:30:05 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-514173/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awscdn.detik.net.id/travel2/images/escapes/full-escape-main-min.png?v=20260719077&#34; alt=&#34;bg-escape&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Foto Travel&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;Grandyos Zafna - detikTravel&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sabtu, 18 Jul 2026 19:30 WIB&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Seoul&lt;/b&gt; - Gyeongbokgung Palace menjadi ikon wisata Seoul yang memadukan sejarah Dinasti Joseon, arsitektur megah, dan tradisi Korea yang masih lestari.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img alt=&#34;A man takes a photo in Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on May 2, 2026. Gyeongbokgung Palace is the primary palace of the Joseon dynasty, established in 1395 after the foundation of the dynasty in 1392. (Photo by Kichul Shin/NurPhoto via Getty Images)&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366981061_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Di tengah hiruk-pikuk ibu kota Korea Selatan, Gyeongbokgung Palace tetap berdiri sebagai salah satu ikon sejarah dan budaya yang paling dikenal. Istana kerajaan yang dibangun pada 1395 ini menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai negara untuk menikmati kemegahan arsitektur tradisional sekaligus mengenal lebih dekat sejarah Dinasti Joseon.  NurPhoto via Getty Images/NurPhoto&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980991_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;A man takes a photo in Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on May 2, 2026. Gyeongbokgung Palace is the primary palace of the Joseon dynasty, established in 1395 after the foundation of the dynasty in 1392. (Photo by Kichul Shin/NurPhoto via Getty Images)&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Gyeongbokgung merupakan istana utama sekaligus yang terbesar dari lima istana kerajaan peninggalan Dinasti Joseon. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Taejo, pendiri Dinasti Joseon, kompleks istana ini pernah menjadi pusat pemerintahan, kediaman resmi keluarga kerajaan, serta lokasi berbagai kegiatan kenegaraan selama berabad-abad.  NurPhoto via Getty Images/NurPhoto&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980920_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;A man takes a photo in Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on May 2, 2026. Gyeongbokgung Palace is the primary palace of the Joseon dynasty, established in 1395 after the foundation of the dynasty in 1392. (Photo by Kichul Shin/NurPhoto via Getty Images)&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Banyak wisatawan juga memilih menyewa hanbok, pakaian tradisional Korea, saat mengunjungi istana. Mengenakan hanbok tidak hanya menghadirkan pengalaman yang lebih autentik, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri untuk berfoto dengan latar bangunan bersejarah yang megah.NurPhoto via Getty Images/NurPhoto&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980853_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;A man takes a photo in Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on May 2, 2026. Gyeongbokgung Palace is the primary palace of the Joseon dynasty, established in 1395 after the foundation of the dynasty in 1392. (Photo by Kichul Shin/NurPhoto via Getty Images)&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Sepanjang sejarahnya, Gyeongbokgung beberapa kali mengalami kerusakan. Istana ini dibakar saat invasi Jepang pada akhir abad ke-16 dan kembali mengalami perubahan besar pada masa pendudukan Jepang. Setelah Korea merdeka, pemerintah melakukan restorasi secara bertahap untuk mengembalikan bentuk asli kompleks istana yang kini menjadi salah satu situs bersejarah terpenting di negara tersebut.  NurPhoto via Getty Images/NurPhoto&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980709_43.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;A man takes a photo in Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on May 2, 2026. Gyeongbokgung Palace is the primary palace of the Joseon dynasty, established in 1395 after the foundation of the dynasty in 1392. (Photo by Kichul Shin/NurPhoto via Getty Images)&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;p&gt;Di dalam kawasan Gyeongbokgung terdapat sejumlah bangunan penting, seperti Geunjeongjeon Hall, aula utama tempat raja menerima tamu negara dan menggelar upacara resmi, serta Gyeonghoeru Pavilion, paviliun yang berdiri di atas kolam dan dahulu digunakan untuk menjamu tamu kehormatan kerajaan. Kedua bangunan tersebut menjadi ikon arsitektur tradisional Korea yang masih terawat hingga kini. NurPhoto via Getty Images/NurPhoto&lt;/p&gt;&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980788_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;A man takes a photo in Gyeongbokgung Palace in Seoul, South Korea, on May 2, 2026. Gyeongbokgung Palace is the primary palace of the Joseon dynasty, established in 1395 after the foundation of the dynasty in 1392. (Photo by Kichul Shin/NurPhoto via Getty Images)&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;&lt;br /&gt;Nama Gyeongbokgung memiliki arti &#34;Istana yang Diberkahi Kebahagiaan&#34;. Kompleksnya dirancang mengikuti filosofi arsitektur tradisional Korea dengan latar Gunung Bugaksan di bagian utara dan menghadap pusat kota Seoul, mencerminkan harmoni antara bangunan dan alam.  NurPhoto via Getty Images/NurPhoto&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366981061_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980991_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980920_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980853_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980709_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/mengintip-kemegahan-gyeongbokgung-simbol-sejarah-korea-selatan-1784366980788_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; title=&#34;Mengintip Kemegahan Gyeongbokgung, Simbol Sejarah Korea Selatan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita Terkait&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita detikcom Lainnya&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://oto.detik.com/motor-listrik/d-8579589/harga-lengkap-motor-listrik-vinfast-dari-sewa-hingga-kepemilikan-baterai&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/vinfast-resmi-meluncurkan-tiga-motor-listrik-di-jakarta-sabtu-1872026-ada-tiga-model-yang-dipasarkan-yakni-vinfast-evo-vinfast-1784345564864_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikOto&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://hot.detik.com/celeb/d-8579722/gebrakan-baru-pinkan-mambo-buka-usaha-cuci-mobil-premium&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/pinkan-mambo-1784368286254_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHot&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8580133/daftar-peraih-peringkat-3-piala-dunia-paling-anyar-inggris&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/19/bukayo-saka-1784416298812_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sepakbola&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8580138/mbappe-raja-gol-piala-dunia-lewati-messi&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/19/kylian-mbappe-1784417124219_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sepakbola&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/18/parade-bec-2026-angkat-semangat-perang-bayu-1784383037859_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikTravel&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8579151/minum-air-tengah-malam-bisa-rusak-ginjal-ini-kata-dokter&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/08/25/minum-air-putih-saat-malam-hari-1756108934011_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHealth&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://news.detik.com/berita/d-8580128/teror-tetangga-tak-sudah-sudah-bikin-warga-depok-putuskan-jual-rumah&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/17/rumah-warga-di-pancoran-mas-depok-dirusak-gara-gara-berkonflik-dengan-tetangga-1784285935929_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikNews&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://food.detik.com/info-sehat/d-8579714/suka-makan-pedas-riset-ungkap-risiko-kematian-bisa-turun-hingga-25&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/11/16/makanan-pedas-1763283688286_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikFood&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Berita Terpopuler&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Komentar Terbanyak&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Berita Terpopuler&lt;/h2&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Cari Udara Segar Dekat Jakarta? 5 Spot Sepi dan Sejuk Ini Bisa Jadi Pelarian</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/cari-udara-segar-dekat-jakarta-5-spot-sepi-dan-sejuk-ini-bisa-jadi-pel-459425/</link>
      <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:13:32 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/cari-udara-segar-dekat-jakarta-5-spot-sepi-dan-sejuk-ini-bisa-jadi-pel-459425/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bogor&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Akhir pekan menjadi waktu yang paling dinantikan untuk melepaskan penat, baik secara mandiri maupun bersama keluarga tercinta. Yang tak jauh dari Jakarta? Ada!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar liburan singkat yang terbentang di antara rutinitas kerja ini berjalan optimal, pemilihan destinasi yang tepat adalah kunci utamanya. Memilih tempat rekreasi yang lokasinya tidak terlampau jauh dari tempat tinggal menjadi opsi paling cerdas demi menghemat waktu perjalanan dan memaksimalkan waktu relaksasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang merindukan udara bersih, suasana tenang, serta pemandangan hijau yang menyegarkan mata, tak perlu khawatir. Ada 5 daerah yang bisa kamu jelajahi untuk mendapatkan udara segar dekat Jakarta.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;1. Kawasan Sentul, Bogor&lt;/h3&gt;&lt;h4&gt;Lokasi: Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2021/09/08/hutan-hujan-sentul-1_169.jpeg?w=620&#34; alt=&#34;Hutan Hujan Sentul&#34; title=&#34;Hutan Hujan Sentul&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Hutan Hujan Sentul Foto: Putu Intan/detikcom&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sentul kini bertransformasi menjadi oase terdekat bagi warga ibu kota yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kota besar tanpa perlu tua di jalan.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hutan Hujan Sentul:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Tempat ini menawarkan perpaduan sempurna antara panorama vegetasi hijau yang rimbun dengan simfoni alam berupa gemericik aliran air sungai. Selain menjadi lokasi yang estetis untuk berfoto, area ini menyediakan fasilitas berkemah (camping ground), jalur trekking menantang menuju Goa Agung Garunggang, serta spot santai untuk sekadar menikmati santap siang di tengah alam terbuka.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menjelajahi Goa Agung Garunggang:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Bukan air terjun biasa, tempat ini menawarkan trekking seru menuju situs geologi unik berupa labirin batuan karst alami. Berjalan di antara celah-celah batu raksasa yang eksotis ini akan membuat Anda merasa seperti sedang bertualang di Grand Canyon versi mini yang sejuk dan rindang.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;2. Kawasan Puncak, Bogor&lt;/h3&gt;&lt;h4&gt;Lokasi: Kabupaten Bogor, Jawa Barat.&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/08/16/bunga-sakura-cibodas-6_169.jpeg?w=620&#34; alt=&#34;Bunga sakura mekar di Kebun Raya Cibodas&#34; title=&#34;Bunga Sakura Cibodas&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Bunga sakura mekar di Kebun Raya Cibodas Foto: Ismet Selamet/detikcom&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kawasan klasik Puncak tetap memiliki magnet tersendiri berkat temperatur udaranya yang konsisten dingin dan pemandangan pegunungan yang dramatis.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kebun Raya Cibodas:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Terletak di bawah kaki Gunung Gede Pangrango, tempat ini menyajikan lanskap alam yang dramatis. Di sini, Anda bisa berjalan-jalan santai di Taman Sakura yang ikonis, melihat koleksi tanaman langka seperti bunga bangkai, hingga melakukan trekking menantang menembus hutan basah menuju kemegahan Air Terjun Cibeureum. Udara di sini dijamin membuat Anda betah berlama-lama.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Telaga Warna:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Berada tersembunyi di tengah hamparan perkebunan teh yang hijau, telaga ini merupakan bagian dari cagar alam Megamendung. Keunikan utamanya terletak pada gradasi warna airnya yang bisa berubah dari hijau hingga kebiruan akibat pantulan vegetasi sekitar. Tempat ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang ingin duduk santai menghirup udara bersih sembari menikmati hidangan kuliner hangat.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;3. Kawasan Gunung Bunder&lt;/h3&gt;&lt;h4&gt;Lokasi: Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2017/03/08/01aca520-8d52-4570-9009-f1b9d8420b2a_169.jpg?w=620&#34; alt=&#34;Kemping di Gunung Bunder&#34; title=&#34;Kemping seru di Gunung Bunder, Bogor&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Kemping di Gunung Bunder Foto: Roberto Tambunan/d&#39;Traveler&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Anda mencari alternatif Puncak yang relatif lebih sepi namun memiliki kesejukan yang setara, kawasan lereng Gunung Salak ini adalah jawabannya. Gunung Bunder didominasi oleh hutan pinus rapat yang menciptakan atmosfer syahdu, rimbun, dan asri. Kawasan ini dikenal sebagai surganya wisata air terjun alami (curug).&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Curug Pangeran:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Air terjun ini terkenal dengan kolam alaminya yang berwarna hijau toska bening layaknya kristal. Jalur trekking menuju lokasi diapit oleh hutan pinus yang rapat dan udaranya sangat menusuk kulit, menjadikan tempat ini sangat ideal untuk melepas penat sembari bermain air pegunungan yang segar.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kawah Ratu (Jalur Cidahu/Bunder):&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Bagi pencinta alam yang sedikit lebih berani, trekking ringan menuju kawasan kawah aktif yang dikelilingi sungai belerang hangat dan hutan mati ini menyajikan pemandangan yang sangat dramatis serta udara pegunungan yang sangat bersih.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;4. Pusat Kota Bogor&lt;/h3&gt;&lt;h4&gt;Lokasi: Jawa Barat (Kawasan Inti Jabodetabek).&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/11/15/mengintip-wisata-edukasi-padi-organik-di-bogor-6_169.jpeg?w=620&#34; alt=&#34;Petani menanam padi organik di kampung Mulyaharja, Jumat (15/11/2024).&#34; title=&#34;Mengintip Wisata Edukasi Padi Organik di Bogor&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Petani menanam padi organik di kampung Mulyaharja Foto: Hilalia Kani Juliana&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak harus selalu mendaki gunung, bagian dalam Kota Bogor pun menyimpan sudut-sudut edukatif yang teduh dan menenangkan.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Prasasti Batutulis:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Terletak tepat di seberang Istana Batutulis (situs peristirahat bersejarah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno), situs prasejarah ini merupakan peninggalan berharga dari era Kerajaan Sunda Pajajaran. Mengunjungi tempat ini tidak hanya memberikan ketenangan dari kebisingan kota, tetapi juga memperkaya wawasan sejarah nusantara.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kampung Tematik Mulyaharja:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Sering disebut sebagai &#34;Ubud-nya Bogor&#34;, tempat ini menyajikan hamparan persawahan hijau berlatar belakang Gunung Salak yang megah. Anda bisa berjalan menyusuri jogging track di tengah sawah yang sejuk, mencicipi kuliner lokal, dan menikmati angin sepoi-sepoi khas pedesaan.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;5. Kawasan Sukabumi Utara&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lokasi: Kecamatan Cidahu &amp;amp; Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2018/02/27/aee49b5e-b9ea-4afd-a998-4a574232dcb4_169.jpeg?w=620&#34; alt=&#34;Batu bersusun di Sungai Cidahu&#34; title=&#34;Batu bersusun di Sungai Cidahu&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Batu bersusun di Sungai Cidahu Foto: Syahdan Alamsyah&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;Rekomendasi Wisata:&lt;/h4&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kawasan Wisata Alam Cidahu (Lereng Gunung Salak):&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Tempat ini menawarkan suasana hutan damar dan pinus yang jauh lebih tenang dibandingkan Bogor. Udara di Cidahu terkenal sangat bersih dan dingin. Di sini terdapat Cangkuang Camping Ground yang dialiri sungai jernih dari mata air pegunungan asli, serta jalur trekking menuju Kawah Ratu yang eksotis.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Taman Rekreasi Selabintana:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Terletak tepat di kaki Gunung Gede Pangrango, Selabintana menyuguhkan lanskap hijau berupa hamparan halaman rumput yang sangat luas, dikelilingi pohon-pohon raksasa peninggalan zaman kolonial. Tempat ini sangat sempurna untuk menggelar tikar, melakukan piknik ala Eropa, dan menikmati udara sedingin es tanpa perlu repot berjalan jauh ke dalam hutan.&lt;/p&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Simak Video &#34;Video Detik-detik Mobil Hanyut Terbawa Arus Banjir di Bogor&#34;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&#xA;&lt;a href=&#34;https://20.detik.com/embed/260212003&#34;&gt;[Gambas:Video 20detik]&lt;/a&gt;&#xA;&lt;strong&gt;(bnl/wsw)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Dari Sydney ke Blue Mountains: Nikmati Panorama Spektakuler Tanpa Menyetir</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/dari-sydney-ke-blue-mountains-nikmati-panorama-spektakuler-tanpa-menye-440814/</link>
      <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 01:52:02 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/dari-sydney-ke-blue-mountains-nikmati-panorama-spektakuler-tanpa-menye-440814/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berlibur ke Sydney belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Blue Mountains. Terletak di New South Wales, Blue Mountains menjadi salah satu wisata alam paling menakjubkan di Australia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kawasan yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini dikenal dengan jajaran pegunungan yang diselimuti kabut, hamparan hutan eukaliptus yang luas, serta warisan budaya Aborigin yang kaya akan cerita dan tradisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun nama &#34;Blue Mountains&#34; berasal dari kabut kebiruan yang menyelimuti kawasan ini. Fenomena tersebut muncul akibat partikel minyak dari pohon eukaliptus yang tersebar di udara dan memantulkan cahaya matahari. Sehingga dari kejauhan, pegunungan ini tampak berwarna biru dan menciptakan panorama yang magis.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Jika sedang berkunjung ke Sydney, sempatkanlah menjelajahi Blue Mountains. Mulai dari menikmati pemandangan alam yang spektakuler, merasakan sensasi melayang di atas lembah dengan kereta gantung hingga trekking menyusuri jalur-jalur berpemandangan indah dan melihat bintang-bintang. Setiap sudut kawasan ini menawarkan pengalaman yang berbeda dan berkesan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Blue Mountains: Keindahan Alam yang Mudah Dijangkau dari Sydney&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kamu mencari wisata alam yang tak jauh dari Sydney, Blue Mountains adalah jawabannya. Blue Mountains merupakan kawasan pegunungan hijau yang terletak di New South Wales, sekitar 100 kilometer di sebelah barat Sydney. Berkat lokasinya yang relatif dekat, kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata singkat dari Sydney.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menuju ke sana, kamu bisa menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam menggunakan mobil atau sekitar 2 jam dengan kereta api. Perjalanan menuju Blue Mountains pun tak kalah menarik, karena sepanjang jalan pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang indah khas pedesaan Australia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menelusuri Pesona Blue Mountains, Surga Tersembunyi di Australia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Mengagumi Three Sisters, Ikon dari Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu ikon paling terkenal di Blue Mountains adalah Three Sisters, tiga pilar batu pasir raksasa yang berdiri megah di tepi Jamison Valley, tidak jauh dari kota Katoomba. Dari kejauhan, formasi batu ini tampak seperti tiga saudari yang berdiri berdampingan dengan latar lembah hijau yang membentang luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memiliki nilai geologi yang menarik, Three Sisters juga menyimpan kisah legenda Aborigin yang telah diwariskan turun-temurun. Menurut cerita masyarakat Gundungurra, ketiga saudari bernama Meehni, Wimlah, dan Gunnedoo diubah menjadi batu untuk melindungi mereka dari konflik antarsuku. Namun, mantra tersebut tidak pernah dibatalkan sehingga mereka tetap berdiri sebagai simbol abadi dari cinta, pengorbanan, dan tragedi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menikmati pemandangan terbaik Three Sisters, kamu dapat mengunjungi Echo Point Lookout, salah satu titik pandang paling populer di Blue Mountains. Dari sini, pengunjung dapat menyaksikan panorama luas Jamison Valley dengan Three Sisters yang menjulang di cakrawala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Waktu terbaik untuk berkunjung adalah menjelang matahari terbenam. Saat cahaya keemasan menyinari permukaan batu, Three Sisters tampak semakin dramatis dan menghadirkan pemandangan yang menjadi salah satu momen paling berkesan bagi wisatawan yang datang ke Blue Mountains.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Jelajahi Scenic World, Petualangan Seru Melintasi Alam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/17/destination-nsw-1784252904055.jpeg?w=800&#34; alt=&#34;Destination NSW&#34; title=&#34;Destination NSW&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Foto: Destination NSW&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan ke Blue Mountains rasanya belum lengkap tanpa mengunjungi Scenic World. Berlokasi di Katoomba, destinasi ini menawarkan berbagai cara unik untuk menikmati keindahan alam Blue Mountains, termasuk:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Scenic Railway&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu atraksi paling populer di Scenic World adalah Scenic Railway, kereta penumpang dengan jalur paling curam di dunia yang melaju dengan kemiringan hingga 52 derajat. Meski perjalanannya berlangsung singkat, sensasi menuruni tebing curam sambil melewati hutan hujan dan goa menjadikan pengalaman ini sulit dilupakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, posisi kursi yang bisa disesuaikan membuat pengalaman ini cocok dinikmati baik oleh pencari adrenalin maupun wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan lebih santai. Dari dalam kereta, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan tebing-tebing tinggi dan panorama Jamison Valley yang membentang luas di bawahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Scenic Skyway&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi yang ingin menikmati panorama dari ketinggian, Scenic Skyway menjadi pilihan yang wajib dicoba. Kereta gantung dengan lantai kaca ini melayang sekitar 270 meter di atas Jamison Valley. Dari sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan spektakuler mulai dari Three Sisters, Air Terjun Katoomba, hingga hamparan hutan eukaliptus yang seolah tidak berujung&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Scenic Cableway&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengalaman berbeda ditawarkan oleh Scenic Cableway yang membawa pengunjung turun langsung ke dasar Jamison Valley. Selama perjalanan, pengunjung dapat menikmati pemandangan kanopi hutan hujan dari atas sekaligus melihat lebih dekat lanskap hijau khas Blue Mountains. Perjalanan yang tenang dan nyaman ini menjadi cara yang menarik untuk merasakan suasana lembah dari perspektif yang berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Scenic Walkway&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengunjung dapat melanjutkan petualangan melalui Scenic Walkway, jalur papan kayu sepanjang sekitar 2,4 kilometer yang membelah hutan hujan purba. Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan ditemani suara alam, pepohonan berusia ratusan tahun, serta berbagai informasi mengenai ekosistem, geologi, dan vegetasi khas Blue Mountains. Jalur ini menawarkan pengalaman berjalan santai sambil menikmati suasana hutan yang tenang dan menyegarkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Menjelajahi Scenic Lookouts, Pemandangan yang Wajib Dilihat di Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/17/destination-nsw-1784252904118.jpeg?w=800&#34; alt=&#34;Destination NSW&#34; title=&#34;Destination NSW&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Destination NSW Foto: Destination NSW&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blue Mountains adalah surga bagi para pendaki dan pencinta alam. Tempat ini menawarkan banyak titik pandang (lookout) yang tersebar di sepanjang jalur-jalur wisata dan menawarkan panorama spektakuler khas kawasan ini, sekaligus menjadi lokasi ideal untuk berfoto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Narrow Neck Lookout (Katoomba)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Titik pandang ini dapat dicapai dengan bus dari Stasiun Kereta Katoomba, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki santai sekitar 450 meter. Berada di awal jalur Narrow Neck Fire Trail, lokasi ini menyuguhkan pemandangan luas ke arah Jamison Valley dan Megalong Valley. Selain menarik sebagai destinasi tersendiri, lookout ini juga menjadi titik awal bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke jalur pendakian yang lebih panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cahill&#39;s Lookout (Katoomba)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lookout ini dapat diakses dengan bus dari stasiun Katoomba, dilanjutkan berjalan kaki santai sekitar 1,2 kilometer. Cahill&#39;s Lookout dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbenam, dengan panorama mengarah ke Megalong Valley dan Boars Head Rock. Jalur menuju lokasi ini juga melewati beberapa platform pengamatan yang berada tepat di tepi lembah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jamison Lookout (Wentworth Falls)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Titik pandang ini dapat dijangkau dengan bus dari stasiun kereta Wentworth Falls, kemudian dilanjutkan berjalan kaki santai sekitar satu kilometer. Jamison Lookout menawarkan panorama Jamison Valley dan menjadi titik awal ideal untuk menjelajahi sejumlah jalur wisata populer, termasuk menuju Lincoln Rock dan Fletchers Lookout.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Olympian Rock Lookout (Leura)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berjarak sekitar 1,5 kilometer berjalan kaki dari Leura Cascades, Olympian Rock Lookout menawarkan pemandangan dari ketinggian ke arah Jamison Valley, Three Sisters, serta deretan tebing di sekitarnya. Pada pagi hari, pengunjung bahkan dapat menyaksikan fenomena lautan awan yang menjadikannya lokasi favorit bagi fotografer dan pecinta alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pilihlah rute sesuai dengan kondisi fisik dan waktu yang tersedia. Jangan lupa membawa air minum, menggunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan, serta memeriksa kondisi cuaca sebelum berangkat agar pengalaman menjelajahi kawasan ini tetap aman dan menyenangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Mengunjungi Leura dan Katoomba, Kota Bersejarah yang Penuh Pesona&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain keindahan alamnya, Blue Mountains juga memikat pengunjung lewat kota-kota kecil yang sarat dengan seni, sejarah, dan budaya lokal. Leura dan Katoomba menjadi destinasi yang wajib dikunjungi untuk merasakan suasana khas pegunungan yang tenang, sekaligus menikmati pesona kota bersejarah yang seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Leura&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Leura dikenal sebagai &#34;garden village&#34; di kawasan Blue Mountains. Kota kecil ini menawarkan jalan-jalan yang dipenuhi pepohonan rindang, rumah-rumah bergaya klasik, serta deretan toko butik yang menambah pesona kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pusat aktivitas kota berada di Leura Mall yang dipenuhi kafe-kafe nyaman, toko roti artisan, toko suvenir, hingga berbagai gerai yang menjual barang-barang vintage. Jika berkunjung pada musim semi, wisatawan juga dapat menikmati Leura Garden Festival, dimana sejumlah taman pribadi dibuka untuk umum dan dipenuhi aneka bunga berwarna-warni yang bermekaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Katoomba&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kota terbesar dan paling ramai di kawasan Blue Mountains, Katoomba menawarkan suasana bohemian yang khas melalui deretan galeri seni, kafe bergaya retro, hingga berbagai pilihan tempat makan yang unik dan beragam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kota ini juga menjadi pintu gerbang menuju sejumlah destinasi populer, seperti Scenic World, Echo Point Lookout, serta berbagai jalur trekking yang tersebar di kawasan Blue Mountains. Bagi yang ingin merasakan nuansa klasik, sempatkan mengunjungi Carrington Hotel, bangunan bersejarah dari abad ke-19 yang masih mempertahankan pesona arsitektur era lampau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Baik Leura maupun Katoomba dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam itinerary perjalanan sehari maupun kunjungan menginap. Luangkan juga waktu untuk berjalan santai menyusuri jalanannya, menikmati secangkir kopi di beranda kafe, dan merasakan suasana tenang khas dataran tinggi Australia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Menginap Semalam untuk Menikmati Pemandangan Langit yang Memukau&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/17/destination-nsw-1784252904181.jpeg?w=800&#34; alt=&#34;Destination NSW&#34; title=&#34;Destination NSW&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Destination NSW Foto: Destination NSW&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perpanjang perjalanan kamu dengan menginap semalam untuk menikmati langit malam Blue Mountains yang jernih. Kamu dapat mengikuti tur bersama Blue Mountains Stargazing, di mana para astronom akan menggunakan teleskop berdaya tinggi untuk memperlihatkan berbagai keajaiban langit belahan bumi selatan, mulai dari gugusan bintang yang berkilauan hingga galaksi yang berada sangat jauh dari Bumi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berada di suasana yang hangat dan nyaman, jauh dari hiruk-pikuk kota, sambil menikmati secangkir cokelat panas dan memandangi hamparan bintang di langit malam, menjadikan pengalaman ini sebagai cara yang berkesan untuk terhubung dengan alam setelah seharian menjelajahi Blue Mountains.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blue Mountains tidak hanya mempesona di siang hari. Saat malam tiba, kawasan ini berubah menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati pemandangan langit malam, dengan langit yang gelap dan jernih serta bentangan Milky Way yang tampak begitu jelas hingga terasa sulit dipercaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Menikmati Farm Stay dan Pengalaman Memetik Buah Langsung dari Kebun&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi yang ingin menikmati suasana pedesaan yang tenang jauh dari ramainya kehidupan perkotaan, menginap di area pertanian di kawasan Blue Mountains bisa menjadi pilihan menarik. Beberapa akomodasi seperti Duckmaloi Farm, Kenzell Farm, atau Bilpin Country Lodge menawarkan pengalaman menikmati udara segar pedesaan, suasana yang menenangkan, serta kesempatan untuk lebih dekat dengan alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengalaman ini sangat cocok untuk keluarga maupun rombongan, terutama karena anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan hewan ternak dan menikmati berbagai aktivitas luar ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak jauh dari kawasan Bilpin, sejumlah kebun buah seperti Pine Crest Orchard, TNT Produce, dan Shields Orchard juga menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya sesuai musim panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antara bulan Oktober hingga April, pengunjung berkesempatan memetik berbagai buah segar seperti apel, pir, hingga buah batu (stone fruits) seperti persik, plum, ceri, dan aprikot. Aktivitas ini menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus cara berbeda untuk menikmati hasil bumi khas kawasan pegunungan Australia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum berkunjung, pastikan untuk memeriksa jadwal panen dan ketersediaan buah karena jenis buah yang dapat dipetik akan menyesuaikan dengan musim yang sedang berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tips Berwisata Saat Mengunjungi Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Musim Semi (September-November)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Musim semi menjadi salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Blue Mountains karena kawasan ini dipenuhi bunga-bunga yang bermekaran. Pengunjung dapat menikmati bunga sakura berwarna merah muda yang terkenal pada Leura Garden Festival setiap Oktober, serta hamparan bunga rhododendron yang bermekaran di kawasan Blackheath pada November.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan lewatkan kesempatan mengunjungi Everglades House &amp;amp; Gardens yang menawarkan taman indah dan suasana yang cocok untuk piknik maupun berfoto. Setelah itu, sempatkan mencicipi scone buatan rumah yang terkenal di Bygone Beautys lengkap dengan krim dan selai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Musim Panas (Desember-Februari)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Musim panas menjadi waktu yang ideal untuk menikmati berbagai aktivitas outdoor. Dengan banyaknya jalur trekking untuk berbagai tingkat kemampuan, pengunjung dapat menjelajahi keindahan alam Blue Mountains dengan lebih leluasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu rute yang populer adalah Prince Henry Cliff Walk yang menawarkan panorama spektakuler sepanjang perjalanan. Sebelum memulai petualangan, wisatawan dapat mampir ke Blue Mountains Heritage Centre untuk mendapatkan peta, merencanakan rute, serta mencari informasi mengenai tur dan perjalanan berpemandu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Musim Gugur (Maret-Mei)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat musim gugur tiba, Blue Mountains berubah warna menjadi perpaduan merah, oranye, dan kuning yang memukau. Udara pegunungan yang sejuk berpadu dengan dedaunan musim gugur menciptakan suasana yang sangat khas dan menenangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi adalah Everglades House &amp;amp; Gardens di Leura, di mana pepohonan tinggi dan dedaunan berwarna keemasan membingkai pemandangan indah menuju Jamison Valley.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Musim Dingin (Juni-Agustus)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Musim dingin menghadirkan pengalaman berbeda di Blue Mountains. Pengunjung dapat menikmati suasana hangat di depan perapian hotel-hotel bersejarah atau memanjakan diri dengan perawatan spa setelah seharian beraktivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi pecinta alam, trekking di pagi hari yang berkabut menuju berbagai lookout di tengah hutan menjadi pengalaman yang menarik, bahkan sesekali pengunjung dapat menikmati salju tipis yang menyelimuti beberapa area. Untuk menghangatkan diri, cobalah cokelat panas Belgia dan truffle khas dari Josophan&#39;s Fine Chocolates.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika berkunjung pada bulan Juli, wisatawan juga dapat menikmati kemeriahan Yulefest yang menghadirkan makan malam khas musim dingin, suasana perapian yang hangat, dan berbagai perayaan bernuansa Natal di tengah musim dingin Australia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Cara Menuju Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kereta Api&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Central railway station di Sydney, kamu dapat menggunakan layanan Blue Mountains Line yang berhenti di sejumlah stasiun utama seperti Katoomba railway station, Leura railway station, dan Wentworth Falls railway station.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam dengan jadwal keberangkatan kereta yang umumnya tersedia setiap satu jam sekali. Untuk pembayaran, penumpang dapat menggunakan tiket sekali jalan, kartu Opal, maupun pembayaran nirsentuh (contactless payment) menggunakan kartu debit atau kredit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mobil&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi yang ingin lebih fleksibel, perjalanan ke Blue Mountains juga dapat ditempuh menggunakan mobil dengan mengambil rute ke arah barat Sydney melalui M4 Motorway dan Great Western Highway.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jarak tempuhnya sekitar 100 kilometer dengan waktu perjalanan berkisar antara 1,5 hingga 2 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Menggunakan mobil juga memberikan keleluasaan untuk singgah di sejumlah kota kecil dan titik pandang menarik di sepanjang perjalanan menuju Blue Mountains.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Berkeliling di Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menjelajahi berbagai destinasi di kawasan Blue Mountains dengan lebih praktis, kamu dapat memanfaatkan layanan Blue Mountains Explorer Bus. Dengan membeli tiket harian, kamu dapat naik dan turun sesuka hati di berbagai titik pemberhentian yang dekat dengan lookout, jalur trekking, galeri seni, taman, hingga kafe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan dengan Explorer Bus juga semakin menarik berkat adanya penjelasan langsung di dalam bus yang membagikan cerita seputar sejarah lokal, geologi, hingga berbagai fakta menarik tentang Blue Mountains.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak destinasi wisata yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari halte bus, sementara layanan bus umum juga tersedia untuk perjalanan jarak pendek di sekitar kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa destinasi populer yang dapat diakses menggunakan Explorer Bus antara lain Echo Point Lookout dengan panorama ikonik Three Sisters, Scenic World yang menawarkan pengalaman naik Skyway dan Cableway, serta Leura yang terkenal dengan deretan toko butik dan kafe-kafe cantiknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Explorer Bus juga terhubung dengan sejumlah titik pandang spektakuler seperti Cahill&#39;s Lookout dan Narrow Neck Lookout yang menyuguhkan panorama lembah luas khas Blue Mountains.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Tips Saat Berwisata di Blue Mountains&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kenakan pakaian yang sesuai&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagian besar aktivitas di Blue Mountains melibatkan berjalan kaki atau trekking, sehingga disarankan menggunakan sepatu yang nyaman. Jangan lupa membawa jaket, air minum, camilan, serta tabir surya, terutama jika berkunjung saat cuaca lebih dingin atau berencana melakukan perjalanan yang cukup panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pesan tiket lebih awal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun banyak lookout dan jalur trekking dapat dinikmati gratis, beberapa atraksi seperti Scenic World memerlukan tiket masuk. Untuk menghindari kehabisan tiket, terutama pada musim liburan dan periode ramai wisatawan, sebaiknya lakukan pemesanan secara daring sebelum keberangkatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Periksa kondisi cuaca sebelum berangkat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cuaca di kawasan pegunungan dapat berubah dengan cepat dan sulit diprediksi. Kabut tebal atau hujan yang datang tiba-tiba dapat mempengaruhi jarak pandang maupun rencana perjalanan kamu. Karena itu, selalu periksa prakiraan cuaca dan sesuaikan itinerary sebelum memulai perjalanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih dari sekadar destinasi wisata, Blue Mountains merupakan tempat untuk kembali terhubung dengan alam, mengenal lebih dekat budaya masyarakat Aborigin, sekaligus menikmati ketenangan di tengah lanskap pegunungan yang memukau. Baik untuk perjalanan sehari maupun liburan panjang, pengalaman menjelajahi dataran tinggi &#34;biru&#34; khas Australia ini akan meninggalkan kesan yang sulit dilupakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jelajahi Lebih Banyak Wisata di Sydney Bersama Singapore Airlines&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menikmati keindahan Blue Mountains, Australia masih memiliki banyak kawasan menarik lain yang menunggu untuk dijelajahi. Baik untuk mencari kemewahan perkotaan maupun pelarian ke alam yang indah, perjalanan kamu akan dimulai saat melangkah ke dalam pesawat bersama Singapore Airlines.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nikmati perjalanan yang nyaman dengan layanan kelas dunia dan kabin yang telah memenangkan berbagai penghargaan. Singapore Airlines saat ini mengoperasikan empat penerbangan setiap hari dari Singapura ke Sydney, memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan jadwal perjalanan kamu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi wisatawan dari Indonesia, penerbangan ke Sydney dapat ditempuh melalui kota-kota utama seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Denpasar, sehingga perjalanan menuju Sydney menjadi semakin mudah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulai 23 November 2026, perjalanan ke Sydney akan semakin nyaman dengan hadirnya penerbangan harian ke bandara baru, Western Sydney International (Nancy-Bird Walton) Airport (WSI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya destinasi yang menjadi daya tarik, pengalaman di dalam pesawat juga menjadi bagian dari perjalanan. KrisFlyer member dapat menikmati akses Wi-Fi gratis untuk tetap terhubung, sementara KrisWorld menghadirkan pilihan lebih dari 1.900 film, musik, dan permainan yang telah dikurasi. Pengalaman kuliner dari Singapore Airlines pun tak kalah istimewa, dengan beragam pilihan hidangan-termasuk menu Muslim dan opsi makanan diet -yang dapat dipesan terlebih dahulu sesuai preferensi penumpang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program KrisFlyer, miles yang dimiliki tidak hanya dapat digunakan untuk penerbangan, tetapi juga ditukarkan untuk berbelanja pilihan produk di KrisShop. Keuntungan tersebut bahkan berlanjut setelah kamu tiba di tujuan di mana kamu bisa memperoleh dan menukarkan miles bersama merchant mitra melalui aplikasi Kris+, atau memesan pengalaman lokal dan tiket atraksi melalui Pelago.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yuk mulai rencanakan perjalanan kamu berikutnya. Cek harga tiket ke Sydney dan pesan penerbangan kamu sekarang melalui &lt;a href=&#34;https://singaporeair.com/visitsydney&#34;&gt;https://singaporeair.com/visitsydney.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(ega/ega)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Turis Australia Siram Wisatawan yang Nyampah di Pulau Padar</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/turis-australia-siram-wisatawan-yang-nyampah-di-pulau-padar-396679/</link>
      <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 07:01:31 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/turis-australia-siram-wisatawan-yang-nyampah-di-pulau-padar-396679/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manggarai Barat&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebuah video yang memperlihatkan turis Australia menyiram wisatawan lain di jalur trekking Pulau Padar, Labuan Bajo, di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Bajo viral di media sosial. Rekaman itu diunggah di akun Instagram @jay_gojes dan telah ditonton sekitar lebih dari 2 juta kali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Video tersebut direkam oleh Gordianus Jai, seorang freelance guide sekaligus penggiat media sosial yang mengaku tidak menyangka unggahannya akan menyebar luas. Kepada &lt;strong&gt;detikTravel&lt;/strong&gt;, Gordianus menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/7/2026) sekitar pukul 08.30 WITA di Pos 4 Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Menurutnya, kejadian bermula ketika sepasang turis asal China terlibat pertengkaran. Dalam situasi tersebut, sang suami melempar botol air minum ke arah istrinya hingga botol itu jatuh ke tepian jurang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Saya sebagai tour guide, meski mereka bukan tamu saya, keluar dari jalur trekking untuk mengambil botol itu dan mengembalikannya kepada turis China tersebut,&#34; kata Gordianus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, respons yang diterimanya justru membuat wisatawan lain kesal. Turis asal Australia yang berada di lokasi disebut marah karena melihat sikap acuh tak acuh dari wisatawan tersebut terhadap sampah botol yang telah dipungut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Turis Australia itu kemudian mengambil botol dari tangan saya, mengejar wisatawan China tersebut, lalu menyiramnya dengan air yang ada di dalam botol,&#34; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gordianus menegaskan bahwa para pemandu wisata di Pulau Padar selalu memberikan briefing kepada wisatawan sebelum trekking dimulai. Dalam pengarahan itu, wisatawan diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian kawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain briefing dari tour guide, wisatawan juga mendapatkan penjelasan dari naturalist guide yang merupakan penjaga pos atau penjaga pulau, sebelum melakukan pendakian. &#34;Setiap turis itu belum tentu mematuhi regulasi setempat, meskipun sudah diberi pengarahan,&#34; kata Gordianus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Unggahan video tersebut mendapat banyak respons positif dari netizen. Sejumlah warganet mengapresiasi tindakan turis Australia yang dinilai berani menegur wisatawan yang tidak menjaga kebersihan di kawasan wisata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pulau Padar sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan di Taman Nasional Komodo. Jalur trekking menuju puncaknya menawarkan panorama perbukitan dan teluk yang menjadi daya tarik utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu, aturan terkait kebersihan dan pelestarian alam menjadi hal yang terus ditekankan oleh para pengelola dan pemandu wisata setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/06/10/pulau-padar-di-tn-komodo-ntt_169.jpeg?w=620&#34; alt=&#34;Pulau Padar di TN Komodo, Manggarai Barat, NTT&#34; title=&#34;Pulau Padar di TN Komodo, NTT&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;Pulau Padar di TN Komodo, Manggarai Barat, NTT Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikcom&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Legenda Si Naga Jawa, Mitos Penunggu Gunung Sanggabuana di Karawang</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/legenda-si-naga-jawa-mitos-penunggu-gunung-sanggabuana-di-karawang-285254/</link>
      <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 08:10:06 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/legenda-si-naga-jawa-mitos-penunggu-gunung-sanggabuana-di-karawang-285254/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak zaman dahulu, mitos tentang naga selalu menghiasi cerita rakyat di berbagai belahan dunia. Di nusantara sendiri, kisah naga sering kali dianggap sebagai simbol penjaga keseimbangan alam dan kesuburan tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, mitos makhluk mistis tersebut seolah menjelma menjadi nyata di puncak tertinggi eks karesidenan era kolonial, yakni di Gunung Sanggabuana, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Di gunung setinggi 1.291 mdpl ini, predikat penunggu setia tanah tertinggi tidak lagi sekadar cerita pengantar tidur, melainkan disematkan kepada seekor satwa nyata yang dijuluki Naga Jawa, atau bernama latin &lt;em&gt;Xenodermus javanicus&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nama Xenodermus sendiri memiliki arti &#34;kulit aneh&#34;, sebuah nama yang sangat merepresentasikan visual fisik ular kecil ramping berwarna abu-abu gelap kehitaman ini. Berdasarkan data dari Animalium-BRIN, rupa ular ini memang sangat mirip dengan gambaran makhluk mitologi naga dalam bentuk mini karena tekstur tubuhnya yang dipenuhi tonjolan khas.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Karakteristik fisik ular sepanjang 50 cm ini ditemukan oleh tim Sanggabuana Conservation Foundation (SCF). Bagian perutnya memiliki sisik yang tersusun rapat, rapi, dan berukuran seragam, sementara area punggungnya dipenuhi sisik berukuran lebih kecil dengan tata letak berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, bagian atas tubuhnya dilengkapi dengan tonjolan khas yang disebut hemiphenial, membuat kulitnya terasa sangat kasar mirip dengan kulit biawak. Tampilan ular ini makin dramatis karena kepalanya berbentuk bulat telur dengan moncong segitiga berwarna agak terang, lengkap dengan dua tonjolan menyerupai tanduk kecil di kepala yang membuatnya makin mirip naga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berwajah imut tapi galak, ular ini tidak berbisa, serta tidak suka menggigit. Meski demikian, Xenodermus javanicus bukanlah hewan yang cocok untuk dijadikan peliharaan di rumah. Berdasarkan rekomendasi resmi dari situs Animalium-BRIN, masyarakat sangat disarankan untuk tidak membawa ular ini keluar dari habitatnya karena mereka adalah tipe satwa yang sangat sensitif dan mudah mati akibat stres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sifatnya yang rapuh ini membuat sang Naga Jawa jauh lebih aman dan bahagia jika dibiarkan hidup bebas di alam liar, tempat mereka bisa menjalankan siklus hidupnya tanpa gangguan manusia. Sebagai satwa dataran tinggi, Naga Jawa hanya bisa bertahan hidup di lingkungan yang sejuk dengan ketinggian tempat lebih dari 1.000 mdpl.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka sangat menyukai area yang lembap dan basah, seperti di bawah bebatuan dekat aliran air jernih, tanah basah, atau di sekitar kayu yang membusuk. Di habitat aslinya ini, mereka biasa bersembunyi di dalam lubang tanah, berkembang biak dengan cara bertelur, dan berburu mangsa favoritnya yang berupa katak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan spesies ini di Gunung Sanggabuana sendiri baru berhasil didokumentasikan pada tahun 2022 lalu melalui eksplorasi bersama antara tim SCF dan Fakultas Biologi Universitas Nasional (UNAS) Jakarta di sekitar aliran Sungai Cikoleangkak. Secara global, International Union for Conservation of Nature (IUCN) sebenarnya memasukkan ular ini ke dalam status Least Concern (LC) yang berarti risiko kepunahannya masih rendah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ular ini memiliki peran ekologis yang sangat krusial sebagai alarm alami lingkungan karena tubuhnya sangat peka terhadap perubahan iklim dan cuaca. Jika populasi Naga Jawa di kawasan ini berkurang, hal itu menjadi indikator kuat bahwa kerusakan hutan atau deforestasi di Gunung Sanggabuana sudah dalam tahap mengkhawatirkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untungnya, demi melindungi ekosistem penting ini, status Gunung Sanggabuana yang semula merupakan hutan produksi kini sedang dalam proses alih fungsi menjadi Taman Nasional agar kelestarian sang naga kecil tetap terjaga.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(bnl/wsw)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Demam Piala Dunia di Bali, Puluhan Turis Asing Nobar Gratis Argentina Vs Swiss</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/demam-piala-dunia-di-bali-puluhan-turis-asing-nobar-gratis-argentina-v-197904/</link>
      <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 13:10:30 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/demam-piala-dunia-di-bali-puluhan-turis-asing-nobar-gratis-argentina-v-197904/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Klungkung&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demam Piala Dunia merambah ke pulau Dewata. Puluhan wisatawan asing yang melancong ke Taman Kertha Gosa Klungkung ikut nobar gratis antara Argentina Vs Swiss.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara nonton bareng babak perempatfinal Piala Dunia 2026 itu digelar Pemkab Klungkung di Monumen Puputan Ida Dewa Agung Jambe, pada Minggu (12/6/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitu turun dari bus yang membawa mereka, rombongan turis tersebut menyempatkan diri menyaksikan laga Argentina vs Swiss. Meski tak lama, mereka terlihat menikmati keseruan nobar Piala Dunia bersama warga.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pranata Humas Diskominfo Klungkung Wayan Surya Santosa menerangkan acara nobar yang digelar berhasil menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Klungkung. Mereka menyempatkan diri menonton bersama rombongan sembari menunggu pemandunya membeli tiket.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Semua turis yang datang ikut nonton. Jadi bagian dari pelengkap wisata juga. Sambil nunggu guide-nya beli tiket, mereka berdiri nonton. Tadi juga ada bule yang mengaku dari Swiss,&#34; kata Surya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laga seru Argentina vs Swiss berakhir dengan kemenangan Tim Tango 3-1. Kepala Diskominfo Klungkung I Wayan Sudiarsa mengatakan nobar piala dunia akan terus dilakukan dari babak semifinal sampai final.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Ya, antusias warga sepertinya bagus. Begitu juga wisatawan bisa ikut menikmati. Sehingga nanti kita akan terus memfasilitasi nobar gratis ini. Nanti kita akan coba meminjam layar yang lebih besar,&#34; jelas Sudiarsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di laga perempat final sebelumnya, Bupati Klungkung I Made Satria ikut menyaksikan pertandingan Inggris melawan Norwegia. Suasana Minggu pag di jantung Klungkung diramaikan dengan nobar piala dunia 2026. Warga Klungkung sejak pagi memadati monumen puputan Ida Dewa Agung Jambe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ratusan masyarakat di Tabanan juga tumpah ruah menyaksikan jalannya babak perempatfinal final antara Argentina melawan Swiss di Lapangan Alit Saputra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain di Lapangan Alit Saputra, Pemkab Tabanan juga akan menyiapkan titik nobar lainnya di seputaran kawasan kota seperti di antaranya di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Marya serta Taman Bung Karno.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kebetulan tempat nobar ini yang menjadi ikonnya Tabanan. Semoga momen seperti ini terus berlanjut bukan hanya saat ada Piala Dunia saja. Masih ada waktu sampai final, kemungkinan bisa dilakukan di sini lagi. Mudah-mudahan semakin seru,&#34; ujar Sekda Tabanan, I Gede Susila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu pendukung Argentina, I Wayan Darmadi, mengaku gembira Tim Tango berhasil menang 3-1 atas Swiss. Ia sebenarnya berharap pemain idolanya Lionel Messi mencetak gol, sayang itu tak terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Awalnya saya prediksi Argentina menang 2-0. Bersyukur bisa tetap menang meski Lionel Messi tidak bisa mencetak gol maupun assist,&#34; jelas pensiunan polisi ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengaku lebih semringah ketika menyaksikan pertandingan saat acara nobar. Vibes yang dihasilkan berbeda ketika hanya menonton sendiri di rumah. &#34;Kalau ramai yang nonton kan bisa teriak-teriak dan lebih semangat,&#34; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;--------&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Artikel ini telah naik di detikBali.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(wsw/wsw)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Kisah Bob Marley dan Kopi Jamaika Blue Mountain</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/kisah-bob-marley-dan-kopi-jamaika-blue-mountain-181732/</link>
      <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 09:05:05 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/kisah-bob-marley-dan-kopi-jamaika-blue-mountain-181732/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kingston&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bob Marley adalah penulis lagu dan penyanyi Reggae dari Jamaika yang paling terkenal dan berpengaruh di dunia. Bob Marley rupanya gemar dengan kopi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Band Bob Marley, The Wailers yang didirikan pada tahun 1964 bersama Peter Tosh dan Bunny Livingstone, merekam album-album seperti Catch a Fire, Natty Dread, Exodus, dan Uprising.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di balik kehidupannya sebagai musisi, Bob Marley ternyata pernah berkeinginan suatu hari nanti dapat menyalurkan kecintaannya pada musik ke bidang pertanian. Melalui putranya, Rohan Marley, keinginan itu akhirnya terwujud, bertani kopi Jamaica Blue Mountain.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sejarah kopi arabika Blue Mountain di Jamaica bermula dari Raja Prancis, Louis XV mengirimkan tiga tanaman kopi ke koloni Prancis di Martinique, sebuah pulau subur dan hijau lainnya yang terletak 1.900 kilometer di sebelah barat daya Jamaika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lima tahun kemudian, pada tahun 1728, Sir Nicholas Lawes, Gubernur Jamaika, menerima hadiah berupa satu tanaman kopi jenis arabika dari Gubernur Martinique.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kopi arabika sangat menyukai tanah Jamaika yang kaya nitrogen dan fosfor, dan tidak ada tempat yang lebih baik selain di ketinggian curam Pegunungan Biru (Blue Mountain).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terletak di sebelah utara Kingston di sisi timur pulau, Pegunungan Biru menjulang hingga ketinggian 2.350 meter. Biji kopi yang dibudidayakan sebagian besar adalah Arabica Typica.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kopi tumbuh subur di tanah vulkanik yang subur, curah hujan teratur, dan yang terpenting, di bawah naungan kabut pulau yang melindunginya dari terik matahari. Semua faktor ini berpadu untuk menghasilkan kopi dengan rasa manis dan aroma yang luar biasa, cita rasa yang kaya, dan tekstur penuh dengan keasaman yang ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasilnya adalah kopi yang oleh banyak orang dianggap sebagai kopi terbaik di dunia dan &#34;Champagne-nya Kopi&#34;. Seperti &#39;Appellation D&#39;Origine Contrôlée Champagne&#39; di Prancis, yang secara ketat mengontrol dimana anggur Champagne asli dapat ditanam, area tempat tanaman kopi Jamaica Blue Mountain dibudidayakan juga dikontrol secara ketat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seiring peningkatan produksi, Jamaika muncul sebagai pengekspor kopi terkemuka selama abad ke-18. Pada akhir tahun 1800-an, kopi Blue Mountain menjadi terkenal di seluruh dunia karena kualitas dan rasanya yang luar biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Event seperti Blue Mountain Coffee Festival menyatukan penduduk lokal dan traveler untuk merayakan budaya seputar minuman ikonik ini. Bayangkan sebuah pertemuan meriah dengan musik, makanan, dan tentu saja, cangkir kopi specialty yang tak ada habisnya untuk memanjakan setiap selera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bibit kopi arabika blue mountain Jamaica pernah dibawa Inggris ke Papua Nugini pada 1920-an, bibit ini kemudian menjadi leluhur kopi arabika yang ditanam di Papua Nugini dan pegunungan Papua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;---------&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Artikel ini ditulis oleh Hari Suroto. Penulis bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(wsw/wsw)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-seko-181740/</link>
      <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 03:32:16 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-seko-181740/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awscdn.detik.net.id/travel2/images/escapes/full-escape-main-min.png?v=20260713075&#34; alt=&#34;bg-escape&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Foto Travel&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;Rifkianto Nugroho - detikTravel&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Minggu, 12 Jul 2026 10:32 WIB&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Kopi Tubing Bogor menjadi pilihan wisata keluarga saat libur sekolah dengan memadukan kuliner, wahana bermain, dan suasana alam yang asri.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783589870_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, kemarin.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783589959_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590023_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Keunggulan lain yang membuat tempat ini diminati adalah kemampuannya menggabungkan aktivitas rekreasi dengan pengalaman alam terbuka.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590091_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Area sungai yang mengalir di sekitar lokasi menjadi elemen yang jarang ditemukan pada restoran konvensional. Pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga untuk berjalan-jalan, berfoto, hingga menikmati suasana alam yang menjadi latar berbagai aktivitas keluarga.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590410_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Tidak mengherankan jika kawasan ini kerap dipadati wisatawan saat akhir pekan maupun musim liburan. Banyak keluarga memilih kawasan ini sebagai alternatif wisata singkat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590345_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Lokasinya yang relatif mudah dijangkau dari Jakarta, Depok, dan Bekasi menjadikannya pilihan menarik bagi masyarakat perkotaan yang menginginkan suasana berbeda dalam waktu singkat.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590251_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Di tengah meningkatnya kebutuhan ruang rekreasi yang aman dan nyaman bagi anak-anak, keberadaan destinasi seperti Kopi Tubing menunjukkan perubahan pola wisata masyarakat.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590181_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Warga beraktivitas di Kopi Tubing, Bogor, Sabtu, (11/7/2026). Konsep wisata alam dan restoran tersebut terlihat melalui beragam fasilitas bermain yang memungkinkan anak-anak beraktivitas dengan leluasa, sementara orang tua dapat bersantai menikmati suasana sekitar.&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Tempat makan kini tidak hanya berfungsi sebagai lokasi bersantap, tetapi juga menjadi ruang interaksi keluarga, sarana bermain anak, dan tempat menikmati alam secara bersamaan.&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783589870_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783589959_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590023_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590091_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590410_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590345_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590251_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/11/fenomena-wisata-alam-dan-kuliner-di-bogor-jadi-incaran-saat-libur-sekolah-1783783590181_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; title=&#34;Fenomena Wisata Alam dan Kuliner di Bogor, Jadi Incaran Saat Libur Sekolah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita Terkait&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita detikcom Lainnya&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/05/10/arca-di-candi-prambanan-1746861533201_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikTravel&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8570519/alasan-di-balik-tren-warga-jepang-yang-enggan-hidup-hingga-usia-100-tahun&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/12/1071614904-1783837436251_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHealth&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://news.detik.com/internasional/d-8571219/kebakaran-bar-di-bangkok-thailand-27-orang-tewas&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/13/thailand-fire-disaster-1783891645397_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikNews&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://wolipop.detik.com/entertainment-news/d-8570782/youtuber-ms-rachel-bela-murid-tk-berhijab-usai-donald-trump-bagikan-video&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/12/youtuber-ms-rachel-bela-murid-tk-berhijab-usai-donald-trump-bagikan-video-1783850999242_169.png?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Wolipop&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8571057/sebelum-inggris-kalahkan-norwegia-declan-rice-3-hari-sakit&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/06/18/declan-rice-1781772321112_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sepakbola&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8570830/prabowo-semua-barang-subsidi-harus-disalurkan-melalui-kopdes-merah-putih&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/12/presiden-prabowo-dok-youtube-kemenkop-1783846054470_169.png?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikFinance&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/raket/d-8571220/wimbledon-2026-jannik-sinner-pertahankan-gelar-juara&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/13/jannik-sinner-1783892338838_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikSport&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://food.detik.com/foto-kuliner/d-8571022/viral-pada-masanya-8-bisnis-kuliner-milik-artis-ini-berujung-gulung-tikar&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/08/ussy-sulistiawaty-1783506049556_169.png?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikFood&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Berita Terpopuler&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Komentar Terbanyak&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Berita Terpopuler&lt;/h2&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
