<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes" ?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Health-Wellness pada gop-crypto.vip</title>
    <link>https://gop-crypto.vip/categories/health-wellness/</link>
    <description>Konten Terkini dalam Health-Wellness pada gop-crypto.vip</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-ID</language>
    <lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 13:07:02 +0000</lastBuildDate>
      <atom:link href="https://gop-crypto.vip/categories/health-wellness/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Kisah Pria 190 Kg Alami Gagal Ginjal Akibat Pola Makan Buruk</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/kisah-pria-190-kg-alami-gagal-ginjal-akibat-pola-makan-buruk-945845/</link>
      <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:07:02 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/kisah-pria-190-kg-alami-gagal-ginjal-akibat-pola-makan-buruk-945845/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebiasaan mengonsumsi makanan &lt;strong&gt;cepat saji, minuman manis, dan makanan olahan&lt;/strong&gt; dalam &lt;strong&gt;jangka panjang&lt;/strong&gt; dapat berdampak serius bagi kesehatan. Hal inilah yang dialami Muhd Idzwan Syafiq Mohd Johari, seorang pria asal Malaysia yang sempat memiliki berat badan hingga 190 kilogram sebelum akhirnya didiagnosis menderita gagal ginjal stadium akhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Idzwan mengaku selama bertahun-tahun tidak terlalu peduli dengan kualitas makanan yang dikonsumsinya. Menu sehari-harinya didominasi makanan tinggi garam, gula, dan perasa buatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Dulu saya tidak peduli dengan nutrisi. Saya suka makanan cepat saji, minuman manis, dan segala macam saus, ujar Idzwan,&#34; kata Idzwan dikutip dari Sinar Harian, Kamis (21/8/2025).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Kondisinya semakin memburuk setelah mengalami cedera tulang belakang akibat terjatuh pada 2019. Saat itu berat badannya sekitar 150 kilogram dan ia harus terbaring di tempat tidur selama kurang lebih tiga tahun. Selain obesitas, ia juga mengalami penyakit asam urat dan pembekuan darah di paru-paru sebelum akhirnya divonis menderita penyakit ginjal stadium akhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat menerima diagnosis tersebut, Idzwan mengaku baru menyadari bahwa gaya hidup yang dijalaninya selama ini telah berdampak besar pada kesehatannya.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;&#34;Saat saya didiagnosis penyakit ginjal stadium akhir, pada saat itu saya baru mulai menyadari segala kesalahan saya selama ini.&#34; kata Idzwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada November 2023, Idzwan sempat menjalani enam kali dialisis atau cuci darah. Namun, prosedur tersebut harus dihentikan setelah ia mengalami infeksi bakteri. Sejak saat itu, ia mulai mengubah pola hidupnya secara menyeluruh dengan memperbanyak konsumsi sayuran, menghindari makanan olahan, serta membatasi gula dan protein hewani. Perubahan tersebut membuat berat badannya turun drastis menjadi normal yaitu sekitar 55 kilogram dalam waktu enam bulan dan kondisi ginjalnya terus membaik dari stadium akhir menjadi stadium tiga.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Mengapa Pola Makan Buruk dan Obesitas Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal?&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pola makan tinggi garam, gula tambahan, lemak jenuh, serta ultra-processed food (UPF) memang tidak menyebabkan gagal ginjal secara langsung&lt;/strong&gt;. Namun, kebiasaan tersebut dapat &lt;strong&gt;memicu obesitas, hipertensi, diabetes tipe 2&lt;/strong&gt;, dan gangguan metabolisme lain yang menjadi &lt;strong&gt;penyebab utama penyakit ginjal kronis&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut beberapa mekanisme yang menjelaskan mengapa obesitas dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Hiperfiltrasi Glomerulus&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Pada pengidap obesitas, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring darah karena kebutuhan metabolisme tubuh meningkat. Kondisi ini disebut hiperfiltrasi glomerulus, yaitu meningkatnya tekanan pada glomerulus atau unit penyaring ginjal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apabila berlangsung dalam waktu lama, tekanan yang terus meningkat dapat merusak glomerulus. Akibatnya, kemampuan ginjal dalam menyaring zat sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan cairan tubuh akan terus menurun. Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Reviews Nephrology tahun 2017 menyebutkan bahwa hiperfiltrasi glomerulus merupakan salah satu mekanisme utama yang menghubungkan obesitas dengan penyakit ginjal kronis.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Peradangan Kronis&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Obesitas juga menyebabkan jaringan lemak melepaskan berbagai zat pemicu peradangan, seperti sitokin proinflamasi. Kondisi ini menimbulkan peradangan kronis tingkat rendah yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun tanpa disadari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peradangan yang terus terjadi dapat merusak jaringan ginjal secara perlahan, memicu terbentuknya jaringan parut atau fibrosis, serta mempercepat penurunan fungsi ginjal. Proses inflamasi kronis ini menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat perkembangan penyakit ginjal pada pengidap obesitas.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Stres Oksidatif&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Pola makan yang tinggi gula, lemak jenuh, dan UPF juga dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Ketika jumlah radikal bebas melebihi kemampuan antioksidan tubuh untuk menetralisirnya, terjadilah stres oksidatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Stres oksidatif dapat merusak sel-sel ginjal, mengganggu fungsi pembuluh darah kecil di ginjal, dan mempercepat kerusakan glomerulus. Kerusakan tersebut akan semakin berat apabila disertai hipertensi atau diabetes yang tidak terkontrol.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Resistensi Insulin&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Kelebihan berat badan juga meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik. Akibatnya, kadar gula darah meningkat dan risiko diabetes tipe 2 menjadi lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal sehingga kemampuan organ tersebut dalam menyaring darah terus menurun. Diabetes sendiri merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronis di berbagai negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Nutrition tahun 2024, kelompok yang paling banyak mengonsumsi UPF memiliki risiko 18 persen lebih tinggi mengalami penyakit ginjal kronis dibanding kelompok yang paling sedikit mengonsumsi UPF. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa setiap peningkatan konsumsi UPF sebesar 10 persen berkaitan dengan kenaikan risiko penyakit ginjal kronis sebesar 7 persen. Kandungan natrium, gula tambahan, fosfat, serta berbagai zat aditif dalam UPF diduga menjadi faktor yang mempercepat kerusakan ginjal dalam jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Cara Menjaga Kesehatan Ginjal&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Menjaga kesehatan ginjal dapat dimulai dengan memperbaiki pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat. Batasi konsumsi makanan cepat saji, daging olahan, camilan tinggi garam, minuman berpemanis, serta UPF yang tinggi natrium dan gula tambahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebaliknya, perbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sumber protein yang lebih sehat. Menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, tidak merokok, memenuhi kebutuhan cairan, serta mengendalikan tekanan darah dan gula darah juga penting untuk menurunkan risiko penyakit ginjal kronis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi pengidap obesitas, diabetes, atau hipertensi, pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala dianjurkan agar gangguan ginjal dapat dideteksi sedini mungkin sebelum berkembang menjadi gagal ginjal.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(mal/suc)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Sering Kencing karena Masalah Prostat? Rezum, Solusi Tanpa Operasi Besar</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/sering-kencing-karena-masalah-prostat-rezum-solusi-tanpa-operasi-besar-945850/</link>
      <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 09:00:41 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/sering-kencing-karena-masalah-prostat-rezum-solusi-tanpa-operasi-besar-945850/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil, aliran urine yang melemah, atau merasa buang air kecil belum tuntas kerap dianggap sebagai hal yang wajar seiring bertambahnya usia. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak yang dapat menurunkan kualitas hidup apabila tidak ditangani dengan tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dokter Spesialis Urologi Mayapada Hospital Kuningan, dr. Johannes Aritonang, menjelaskan bahwa pembesaran prostat merupakan kondisi yang umum dialami pria seiring bertambahnya usia. Saat ukuran prostat membesar, kelenjar tersebut dapat menekan saluran kemih sehingga menghambat aliran urine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Pasien umumnya datang dengan keluhan sering buang air kecil, terutama pada malam hari, aliran urine melemah, harus mengejan saat berkemih, atau merasa masih ada sisa urine setelah selesai berkemih. Keluhan ini kerap diabaikan karena dianggap sebagai proses penuaan yang wajar, padahal dapat menjadi tanda pembesaran prostat yang perlu mendapatkan perhatian medis,&#34; jelasnya dikutip Senin (27/7/2026).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Keluhan berkemih akibat pembesaran prostat tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Banyak pria harus bolak-balik ke kamar mandi pada malam hari sehingga tubuh terasa kurang segar saat beraktivitas keesokan harinya. Karena itu, keluhan yang terus berulang sebaiknya tidak dianggap sepele dan perlu segera diperiksakan agar penyebabnya diketahui serta mendapat penanganan yang sesuai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu pilihan terapi yang kini tersedia adalah Rezum Water Vapor Therapy, prosedur minimal invasif yang memanfaatkan energi panas dari uap air untuk mengurangi penyumbatan pada saluran kemih akibat pembesaran prostat. Terapi ini dilakukan melalui saluran kemih dengan menyuntikkan uap air secara terukur ke jaringan prostat yang menyebabkan hambatan aliran urine. Jaringan tersebut kemudian akan diserap tubuh secara bertahap sehingga tekanan pada saluran kemih berkurang dan aliran urine menjadi lebih lancar.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Selain membantu mengatasi gangguan berkemih, Rezum memiliki keunggulan karena dirancang untuk membantu mempertahankan fungsi seksual pria, termasuk fungsi ejakulasi. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan bagi pasien yang menginginkan terapi efektif dengan dampak minimal terhadap kualitas hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Rezum bekerja dengan menargetkan jaringan prostat yang menyebabkan sumbatan pada saluran kemih. Karena itu, terapi ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi pasien tertentu dengan pembesaran prostat jinak, dengan pemilihan tindakan yang disesuaikan berdasarkan kondisi dan hasil pemeriksaan masing-masing pasien,&#34; ujar dr. Johannes.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penentuan terapi tetap diawali dengan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter untuk memastikan penyebab keluhan sekaligus memilih penanganan yang paling sesuai dengan kondisi pasien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mendukung layanan tersebut, Mayapada Hospital Kuningan menghadirkan Tahir Uro-Nephrology Center, pusat layanan komprehensif yang menangani berbagai penyakit ginjal dan saluran kemih, mulai dari deteksi dini, diagnosis, hingga terapi non-invasif dan minimal invasif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Layanan ini didukung tim dokter multidisiplin serta fasilitas diagnostik dan terapi yang lengkap, termasuk Rezum Water Vapor Therapy sebagai salah satu pilihan penanganan pembesaran prostat jinak. Prosedur ini umumnya berlangsung sekitar 10-15 menit, sementara kelayakan pasien ditentukan berdasarkan hasil evaluasi dokter spesialis urologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mayapada Hospital Kuningan juga menyediakan layanan International Care Concierge untuk membantu kebutuhan pasien internasional maupun ekspatriat, mulai dari pengaturan jadwal konsultasi, pendampingan selama menjalani perawatan, hingga dukungan komunikasi selama proses pengobatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, layanan darurat 150990, atau aplikasi MyCare. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Personal Health untuk memantau berbagai indikator kebugaran, seperti detak jantung, jumlah langkah, kalori yang terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(ega/prf)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Sepelekan &#39;Mom Shaming&#39;, Bisa Berdampak pada Psikologis Ibu</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/jangan-sepelekan-mom-shaming-bisa-berdampak-pada-psikologis-ibu-902369/</link>
      <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:05:26 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/jangan-sepelekan-mom-shaming-bisa-berdampak-pada-psikologis-ibu-902369/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibu memiliki peran yang besar dalam pengasuhan anak. Namun, salah satu tantangan yang kerap dihadapi oleh ibu adalah &#39;mom shaming&#39; atau bentuk penghakiman atau kritik yang berkaitan dengan cara ibu mengasuh dan merawat anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi ibu yang mungkin baru melahirkan, terlebih mom shaming seringkali justru datang dari orang terdekat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Spesialis kesehatan jiwa dr Elvine Gunawan, SpKJ menuturkan ibu yang baru melahirkan sering kali harus menghadapi &#39;baby blue syndrome&#39;. Apabila gagal beradaptasi, stres yang dialami ibu bisa semakin parah dan berakhir menjadi postpartum depression atau anxiety.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#34;Biasanya nggak dinotice oleh orang di sekitarnya. Kelihatan lebih cemas gitu ya, kayak &#39;bisa nggak ya menumbuh-kembangkan anak&#39;, udah di-judging lagi, &#39;jangan-jangan gue ibu yang gagal&#39;,&#34; kata dr Elvine dalam Talkshow Early Life Nutrition - Next Gen(Re) Parenting oleh Morinaga di Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika tidak ditangani dengan baik, rasa bersalah yang dirasakan ibu bisa terus meningkat. Gejala akan muncul setelah 6 bulan, seperti penarikan diri hingga terlalu cemas.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Dalam beberapa kasus, apabila kurva pertumbuhan dan perkembangan anak menurun, kondisi ini sering kali juga dapat memperparah kondisi psikologis ibu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kalau kurvanya turun aja, wah ke dokter, &#39;anaknya gimana dokter? gimana? Biasanya yang notice dokter anak, &#39;ini kayaknya cemasnya udah nggak normal&#39;,&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selebritis MerdiOctav Sahetapy mengungkapkan jika dirinya pernah mengalami hal serupa. Ia menceritakan pernah ada satu momen, ia terpikirkan oleh salah satu komentar netizen yang membandingkan proses tumbuh kembang anak pertama dan keduanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komentar-komentar yang terkadang terkesan biasa, nyatanya bisa memberikan dampak psikologis yang tidak mengenakkan bagi ibu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Jujur sedih ya karena kayak setiap ibu itu pasti akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. Jadi pas mendapatkan komentar-komentar kayak gitu, seorang ibu tuh ngerasa bersalah dan tertekan dong,&#34; ceritanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kita sudah memberikan anak yang terbaik, nggak mungkin lah kita kasih makan anak sembarangan, apalagi kalau misalnya dia lagi proses MPASI, kan nggak mungkin,&#34; tandas Merdi.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(avk/suc)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Tak Hanya Anak, Ibu Perlu Jaga Kesehatan Mental agar Tak Mudah Burnout</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/tak-hanya-anak-ibu-perlu-jaga-kesehatan-mental-agar-tak-mudah-burnout-864770/</link>
      <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 10:40:38 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/tak-hanya-anak-ibu-perlu-jaga-kesehatan-mental-agar-tak-mudah-burnout-864770/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjadi seorang ibu merupakan perjalanan yang penuh kebahagiaan sekaligus tantangan. Tak sedikit ibu yang kini menjalani peran ganda, mulai dari mengasuh anak, mengurus rumah tangga, hingga bekerja atau menjalankan usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah berbagai tanggung jawab tersebut, kesehatan mental kerap menjadi hal yang terlupakan. Padahal, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Morinaga Door Of Future &#39;Dunia Generasi Platinum Advance Intelligence Lab&#39; menyajikan sebuah talkshow bertajuk &#39;Bertumbuh Bersama Anak, Bertumbuh Sebagai Orang Tua&#39; yang membahas bagaimana cara ibu untuk tetap &#39;sehat mental&#39; di tengah banyaknya tekanan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Psikolog klinis anak Ni Ketut Desi Ariani, S.Psi., M.Psi Psikolog mengatakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental dari ibu adalah dengan membiarkan segala emosi itu masuk ke dalam diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Wajar ketika ibu merasa &#39;duh ini keputusan yang bener nggak ya?&#39; &#39;Ini aku terlalu menjaga anak aku nggak ya?&#39;. Banyak banget emosinya, nggak cuma emosi bahagia, emosi lelah, emosi khawatir, apalagi mungkin ada banyak hal yang mungkin mereka pikirkan di luar,&#34; kata Desi dalam sesi talkshow, Sabtu (25/7/2026).&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;&#34;Ketika respons emosi-emosi itu muncul dan banyak, itu nggak masalah. Aku sering mengistilahkan, kalau emosi-emosi ini seperti tamu. Emosi kita ini, nyaman atau tidak nyaman, sama seperti tamu tadi, itu harus diizinkan masuk,&#34; sambungnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Desi juga menambahkan bahwa masih banyak kliennya yang seorang ibu, masih sering membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain atau mempersoalkan pandangan dari luar. Padahal, ini akan menjadi &#39;penyakit&#39; dalam kesehatan mental.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Aduh ini ekspektasi orang-orang gimana ya? Ekspektasi mungkin netizen gimana ya? Ada banyak yang terjadi, di alam bawah sadar kita, yang kita nggak sadar, mungkin masalah ekonomi, mungkin ekspektasi anak harus ini, harus itu,&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Tapi ketika itu terjadi, kita balik lagi &#39;oh iya ini lagi banyak yang kita pikirin&#39;. Apalagi sebagai orang tua, di mana kita sebelumnya anak juga dari seseorang,&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Desi, orang tua itu tidak dituntut untuk menjadi sempurna. Namun, menjadi orang tua yang hadir dan membuat situasi jadi aman.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(dpy/up)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Apakah Bersih-bersih Rumah Termasuk Olahraga? Ini Kata Dokter</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/apakah-bersih-bersih-rumah-termasuk-olahraga-ini-kata-dokter-852650/</link>
      <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 02:04:06 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/apakah-bersih-bersih-rumah-termasuk-olahraga-ini-kata-dokter-852650/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membersihkan rumah bukan hanya membuat hunian menjadi rapi, tetapi juga membuat tubuh terus bergerak. Meski demikian, apakah aktivitas rumah tangga ini termasuk dalam kategori olahraga? Simak penjelasan dokter berikut ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut praktisi kebugaran, &lt;strong&gt;dr Anita Suryani, SpKO&lt;/strong&gt; tak semua aktivitas fisik tergolong olahraga. Terdapat syarat agar sebuah aktivitas memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kalau membersihkan rumahnya sesuai dengan resep, ya termasuk dong,&#34; kata dr Anita kepada detikcom beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Ia menambahkan, aktivitas rumah bisa masuk snack exercise atau potongan aktivitas fisik singkat apabila dilakukan dengan dosis yang tepat. Jika dosisnya terlalu rendah, belum tentu memberi manfaat bagi kebugaran tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Durasi menjadi kunci. Aktivitas seperti mengepel atau menyetrika bisa mendekati exercise jika dilakukan secara kontinu selama 30 menit, bukan sekadar beberapa menit kemudian berhenti.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;&#34;Membersihkan rumah nih, berarti kan 30 menit. Bisa nggak dia ngepel 30 menit nggak berhenti? Nyetrika 30 menit begitu,&#34; kata dr Anita.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Aktivitas Rumah Tangga Dikategorikan NEPA&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Pada praktiknya, banyak aktivitas rumah tangga yang dilakukan secara tidak berkelanjutan. Jadi, untuk dikategorikan sebagai exercise, dosisnya belum mencukupi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Itu namanya masih NEPA, Non-Exercise Physical Activity,&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dr Anita menjelaskan, NEPA atau &lt;em&gt;Non-Exercise Physical Activity&lt;/em&gt; merupakan aktivitas fisik yang memang membuat tubuh bergerak, namun dosisnya belum cukup untuk memberi manfaat kebugaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari jurnal yang diterbitkan dalam &lt;em&gt;Functional Morphology and Kinesiology&lt;/em&gt;, NEPA adalah aktivitas fisik tidak terstruktur atau informal yang mengacu pada aktivitas sehari-hari yang melibatkan gerakan tubuh tanpa perencanaan atau pengendalian yang ketat.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Beberapa rekomendasi olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah yaitu:&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;1. Plank&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Plank adalah latihan stabilisasi inti yang menargetkan beberapa kelompok otot, termasuk otot perut, bahu, punggung, dada, dan pinggul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski tidak dirancang untuk pembakaran kalori tinggi, plank bermanfaat untuk meningkatkan stabilitas keseluruhan dan daya tahan otot. Caranya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mulailah dengan posisi push up. Tumpukan tubuh pada kedua lengan bawah dan ujung jari kaki. Pastikan siku berada tepat di bawah bahu, lengan bawah menghadap ke depan, dan pandangan mengarah ke lantai dengan leher tetap rileks.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kencangkan otot perut dengan menarik pusar ke arah tulang belakang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaga tubuh tetap lurus dan stabil, membentuk satu garis dari kepala hingga tumit tanpa membiarkan pinggul turun atau terangkat terlalu tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertahankan posisi tulang belakang tetap netral, bahu menjauh dari telinga, dan tumit berada di atas ujung kaki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahan posisi plank selama sekitar 10 detik, kemudian turunkan tubuh secara perlahan untuk beristirahat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seiring meningkatnya kekuatan dan daya tahan otot, tambahkan durasi secara bertahap hingga mampu menahan posisi selama 30, 45, atau 60 detik.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3&gt;2. Jalan Kaki&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Berjalan kaki atau berlari merupakan salah satu cara paling mudah untuk tetap aktif. Dikutip dari laman Healthshots, aktivitas ini bisa dilakukan dengan berjalan mengelilingi lingkungan rumah, berlari di tempat di dalam ruangan, atau memanfaatkan tangga sebagai sarana olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jalan kaki termasuk latihan kardio yang efektif untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan energi, sekaligus membantu mempertahankan berat badan ideal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usahakan berolahraga selama 20-30 menit setiap hari agar kesehatan jantung tetap terjaga. Jika ingin meningkatkan intensitas latihan, cobalah metode lari interval, yaitu bergantian antara jogging dan berlari cepat (sprint).&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;3. Burpee&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Burpee adalah gerakan sederhana yang melatih seluruh tubuh. Satu gerakan burpee bisa melatih punggung, lengan, dada, kaki, dan bokong. Gerakan tersebut menghasilkan pengeluaran energi yang besar, caranya yaitu:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berdiri dengan kaki selebar bahu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jongkok dan letakkan tangan di lantai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan plank.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lompat dengan kaki dan berdiri. Pastikan melompat dengan posisi tangan di atas kepala.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan tiga putaran dengan 8-12 gerakan burpee.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertahankan kecepatan yang sama saat melakukan burpee. Istirahat selama 1 menit di antara putaran.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3&gt;4. Bicycle Crunch&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Bicycle Crunch adalah latihan yang melatih otot perut bagian atas, otot perut bagian dalam, dan otot oblique atau otot perut yang terletak di sisi tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dikutip dari laman Verywell Fit, cara melakukannya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berbaring telentang di atas matras dengan punggung badan menempel. Letakkan kaki di lantai dan tangan di belakang kepala.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kencangkan otot inti (core) dengan menarik perut ke dalam untuk membantu menjaga kestabilan tulang belakang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan kedua tangan di belakang kepala secara rileks. Tarik kedua bahu ke belakang, lalu angkat lutut hingga membentuk sudut sekitar 90 derajat sehingga kedua kaki terangkat dari lantai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buang napas, kemudian lakukan gerakan mengayuh sepeda secara perlahan. Dekatkan satu lutut ke arah ketiak sambil meluruskan kaki yang lain, dengan posisi kedua kaki tetap lebih tinggi dari pinggul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Putar tubuh hingga siku menyentuh lutut yang berlawanan saat lutut tersebut terangkat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lanjutkan dengan memutar tubuh ke sisi sebaliknya. Dekatkan lutut lainnya ke arah ketiak sambil meluruskan kaki yang satunya hingga siku menyentuh lutut yang berlawanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan sebanyak 12-20 repetisi dalam setiap set, dan ulangi hingga tiga set.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(elk/dpy)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Studi Temukan Mikroplastik dalam Darah Pasien Serangan Jantung</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/studi-temukan-mikroplastik-dalam-darah-pasien-serangan-jantung-818971/</link>
      <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 11:06:01 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/studi-temukan-mikroplastik-dalam-darah-pasien-serangan-jantung-818971/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan temuan mengejutkan terkait bahaya bahan plastik bagi kesehatan pembuluh darah. Hal ini ditemukan di dalam darah pasien yang mengalami serangan jantung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Studi tersebut mengungkapkan adanya konsentrasi mikroplastik dan nanoplastik yang jauh lebih tinggi di dalam darah pasien, dibandingkan pada orang dengan kondisi jantung stabil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penelitian asal Italia yang dipublikasikan di European Heart Journal ini menganalisis sampel darah dari arteri koroner atau pembuluh darah utama penyuplai oksigen ke jantung milik 61 pasien. Pasien tersebut diketahui menjalani prosedur angiogram atau pemeriksaan pembuluh darah jantung.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Hasil menunjukkan hampir 84 persen pasien serangan jantung akut memiliki kandungan mikroplastik dan nanoplastik di dalam darahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai pembanding, partikel plastik ini hanya terdeteksi pada 40 persen pasien penyakit jantung kronis dan 32 persen pada orang dengan pembuluh darah normal.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Jenis plastik yang paling dominan ditemukan adalah polietilen. Itu merupakan bahan dasar yang umum dipakai untuk membuat kantong belanja dan botol plastik sekali pakai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahan tersebut terdeteksi pada 97 persen pasien berstatus positif.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Benarkah Mikroplastik Memicu Serangan Jantung?&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Ahli diet kardiologi preventif, Michelle Routhenstein, menjelaskan studi ini memperkuat dugaan keterlibatan polusi lingkungan terhadap peradangan dan kerusakan pembuluh darah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ia mengingatkan studi ini bersifat observasional atau pengamatan. Sehingga baru menunjukkan hubungan keterkaitan, bukan hubungan sebab-akibat langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Meskipun temuan ini menarik dan menyoroti pentingnya memperhatikan faktor lingkungan yang dapat berkontribusi pada peradangan dan cedera pembuluh darah, temuan ini tidak membuktikan bahwa plastik secara langsung menyebabkan serangan jantung,&#34; terang Routhenstein, dikutip dari &lt;em&gt;Fox New&lt;/em&gt;s.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apalagi, penelitian tersebut juga menemukan bahwa riwayat merokok menjadi prediktor, atau faktor pemicu terkuat yang ditemukannya partikel plastik di dalam aliran darah.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;Bagaimana Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik?&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Meski penelitian masih terus berkembang, tak ada salahnya mulai membatasi paparan partikel plastik harian demi menjaga kesehatan jantung. Routhenstein membagikan beberapa tips praktis, seperti:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ganti wadah makanan: Gunakan wadah berbahan kaca atau keramik untuk menyimpan makanan, alih-alih wadah plastik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari panaskan plastik: Jangan pernah memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan wadah plastik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurangi botol sekali pakai: Coba membatasi penggunaan botol air minum plastik sekali pakai, terutama yang kerap terpapar panas matahari.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(sao/suc)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Dear Kepala BGN Baru, Ada 3 Pesan Penting Nih dari Eks Petinggi WHO</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/dear-kepala-bgn-baru-ada-3-pesan-penting-nih-dari-eks-petinggi-who-800920/</link>
      <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 02:13:17 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/dear-kepala-bgn-baru-ada-3-pesan-penting-nih-dari-eks-petinggi-who-800920/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, menitipkan tiga pesan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono. Menurutnya, pergantian kepemimpinan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prof Tjandra mengatakan dalam beberapa pekan terakhir muncul sejumlah rencana pengembangan program MBG. Di antaranya memperluas sasaran penerima manfaat, tidak hanya anak sekolah tetapi juga ibu hamil dan ibu menyusui.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pemerintah juga disebut berencana memperluas cakupan program ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta mempertimbangkan pemanfaatan fasilitas lain selain Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), seperti dapur sekolah yang dinilai memenuhi syarat.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#34;Kita berharap agar rencana-rencana yang sudah dibicarakan ini memang akan diimplementasikan,&#34; beber Prof Tjandra dalam keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti keputusan pemerintah yang tidak lagi memberikan MBG pada hari libur. Menurutnya, kebijakan tersebut tampaknya sudah mulai diterapkan.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Di sisi lain, Prof Tjandra mengingatkan masih adanya tantangan dalam pelaksanaan program. Ia menyinggung laporan dugaan keracunan makanan di Garut yang muncul sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Tentu kita harapkan akan ada lagi perbaikan tata kelola program MBG. Di sisi lain, kita lihat juga kenyataan bahwa pada 23 Juli 2026 dilaporkan ada keracunan makanan di Garut, yang kini sedang ditangani,&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Keamanan Pangan Harus Jadi Prioritas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan pertama yang disampaikan Tjandra adalah menjadikan keamanan pangan sebagai prinsip utama dalam pelaksanaan MBG.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, aspek keamanan makanan tidak boleh dikompromikan karena berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengutip publikasi WHO pada Juni 2026 yang menyebut makanan tidak aman menyebabkan sekitar 866 juta kasus penyakit dan 1,5 juta kematian setiap tahun di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Prinsip utama bahwa makanan harus aman,&#34; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Perhatikan Rantai Penyediaan Makanan dari Hulu ke Hilir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masukan kedua berkaitan dengan pentingnya memahami seluruh rantai penyediaan makanan atau from farm to plate.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tjandra menilai pengawasan mutu tidak cukup dilakukan di SPPG maupun sekolah. Seluruh tahapan harus dipastikan aman, mulai dari proses produksi bahan pangan hingga pengelolaan limbah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Yang harus dijaga mutunya bukan hanya di SPPG dan di sekolah, tetapi mulai dari pertanian atau peternakan, transportasi dan penyimpanan di gudang yang terjamin mutunya, lalu bagaimana proses masak di SPPG, transportasi dari SPPG ke sekolah, kebiasaan makan di sekolah sampai ke pembuangan limbahnya,&#34; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan seluruh mata rantai tersebut harus berjalan dengan baik agar kualitas makanan tetap terjaga.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;3. Lakukan Monitoring dan Evaluasi Berbasis Ilmiah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan ketiga adalah pentingnya monitoring dan evaluasi sejak awal pelaksanaan program MBG.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prof Tjandra mengusulkan dua bentuk evaluasi. Pertama, survei kepuasan penerima manfaat yang melibatkan siswa, orang tua, guru, dan pihak terkait lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, melakukan studi kohort dalam jangka panjang untuk mengetahui dampak kesehatan program MBG secara ilmiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Dengan pendekatan ilmiah ini maka akan terwujud evidence-based public policy, kebijakan publik berdasarkan bukti ilmiah,&#34; pungkasnya.&lt;/p&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(naf/naf)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Hotman Paris Sakit Saraf Kejepit L4 dan L5, Apa Artinya?</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/hotman-paris-sakit-saraf-kejepit-l4-dan-l5-apa-artinya-762139/</link>
      <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:03:19 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/hotman-paris-sakit-saraf-kejepit-l4-dan-l5-apa-artinya-762139/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pengacara kondang Hotman Paris baru-baru ini membagikan pengalaman dirinya yang terkena saraf kejepit. Bahkan ia harus menjalani operasi di area L4 dan L5.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai informasi, L4 dan L5 adalah dua ruas tulang belakang yang berada di bagian bawah punggung atau pinggang. Keduanya merupakan ruas keempat (L4) dan kelima (L5) dari tulang belakang lumbal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Saat operrasi Syaraf ke jepit L4 dan L5 di Rumah sakit Singapore! Akan otw singapore krn ada masalah di luka bekas operasi!&#34; tulis Hotman Paris di akun Instagram-nya, dikutip Kamis (23/7/2026).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;Apa Itu Saraf Kejepit?&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, saraf kejepit atau Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah suatu kondisi saat bantalan antar tulang belakang yang lembut dan seperti agar-agar itu menonjol, sehingga menekan saraf di sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kasus HNP, keluhan sering terjadi pada leher yang menjalar ke lengan (HNP leher) atau dari pinggang yang menjalar ke kaki (HNP pinggang).&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;HNP dapat disembuhkan dengan berbagai macam penanganan, seperti melalui intervensi obat nyeri atau block saraf atau dengan pilihan pengobatan lain seperti fisioterapi dan tidak melulu harus operasi.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;strong&gt;Gejala Umum Saraf Kejepit&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Adapun sejumlah gejala saraf kejepit yang umum dialami banyak orang, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mati rasa atau berkurangnya sensasi di area yang dilalui oleh saraf&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Munculnya rasa nyeri yang tajam atau seperti terbakar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesemutan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Otot terasa lemah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaki dan tangan sering kali sulit digerakkan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&#xA;&lt;p&gt;Orang yang pernah terkena saraf kejepit bisa mengalaminya lagi di kemudian hari. Untuk pencegahan, bisa lakukan hal berikut ini:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Postur tubuh saat duduk dalam posisi baik dan benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari menyilangkan kaki saat duduk dalam waktu lama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjaga berat badan agar ideal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Istirahat sejenak ketika melakukan kegiatan yang berulang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan brace/korset untuk menjaga posisi tubuh dengan baik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Olahraga untuk menguatkan otot dan membuat tubuh rileks&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(dpy/naf)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Bukan Pelit, Ini Alasan Gen Z Makin Sering Bawa Snack Sendiri</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/bukan-pelit-ini-alasan-gen-z-makin-sering-bawa-snack-sendiri-706673/</link>
      <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 09:35:26 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/bukan-pelit-ini-alasan-gen-z-makin-sering-bawa-snack-sendiri-706673/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membawa bekal atau camilan sendiri kini bukan lagi kebiasaan yang identik dengan anak sekolah. Di kalangan Gen Z, tren ini justru semakin populer, baik saat berangkat ke kampus, bekerja di kantor, maupun ketika bepergian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perubahan gaya hidup ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran anak muda terhadap pola makan. Selain lebih memperhatikan asupan yang dikonsumsi, banyak dari mereka juga mulai menerapkan kebiasaan meal prep atau menyiapkan makanan sejak malam sebelumnya agar lebih praktis saat beraktivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi sebenarnya, apa yang mendorong Gen Z rela repot menyiapkan snack sendiri daripada beli di luar? Ternyata ada beberapa alasan di baliknya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesehatan Jadi Prioritas, Bahkan di Atas Netflix&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Riset Lifesum dalam 2024 State of Healthy Eating and Well-being Report mengungkapkan bahwa Gen Z dan milenial rela memangkas pengeluaran untuk fashion, teknologi, bahkan layanan streaming demi mengalokasikan lebih banyak uang untuk makanan yang lebih sehat.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Dari 10.000 responden Gen Z dan milenial yang disurvei, 62% menyatakan bersedia mengurangi belanja fashion, 55% memangkas anggaran teknologi, dan 36% rela memotong langganan streaming. Artinya, bagi mereka, camilan sehat bukan sekadar pilihan, melainkan investasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bukan Soal Pelit, tapi Soal Kontrol&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membawa camilan sendiri memberikan kontrol penuh atas apa yang masuk ke dalam tubuh. Komposisi bahan, kandungan gula, hingga takaran porsi bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Hal ini sulit didapat ketika membeli camilan sembarangan di luar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, menyiapkan cemilan sendiri juga terbukti lebih hemat dalam jangka panjang. Namun bagi Gen Z, motivasi utamanya bukan semata soal uang, melainkan soal kesadaran bahwa apa yang mereka konsumsi hari ini berdampak pada kesehatan mereka di masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Snack yang Dibawa pun Makin Beragam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau dulu bekal identik dengan nasi dan lauk, kini camilan yang dibawa Gen Z jauh lebih variatif. Mulai dari buah potong, kacang-kacangan, overnight oats, hingga fruit snack kemasan yang praktis dan mudah disimpan di tas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fruit snack kini menjadi salah satu pilihan populer karena menawarkan kemudahan menikmati rasa buah tanpa perlu repot mengupas atau memotong. Produk ini umumnya dikemas dalam ukuran ringkas sehingga mudah dibawa ke kantor, kampus, maupun saat bepergian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, konsumen generasi muda kini tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga mulai memperhatikan komposisi bahan, kandungan buah, serta sumber rasa manis yang digunakan dalam produk. Standar yang semakin tinggi ini mendorong produsen untuk terus berinovasi menghadirkan produk yang tidak hanya enak tapi juga lebih alami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membawa camilan sendiri mungkin terlihat seperti hal sepele. Tapi di balik kebiasaan sederhana ini, Gen Z mulai memperlakukan pola makan sebagai bagian dari self-care, bukan lagi sekadar kenyang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana dicatat Lifesum, bagi Gen Z dan milenial, makan sehat kini telah menjadi salah satu sumber kesenangan yang terjangkau dan mudah diakses, terutama di saat berbagai pengeluaran lain terasa semakin berat. Membawa camilan sendiri, pada akhirnya bukan soal pelit tapi jadi pilihan yang disengaja.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(akd/ega)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Gejala Penyakit Ginjal Kerap Muncul Terlambat, Ternyata Ini Alasannya</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/gejala-penyakit-ginjal-kerap-muncul-terlambat-ternyata-ini-alasannya-627112/</link>
      <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 03:06:24 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/gejala-penyakit-ginjal-kerap-muncul-terlambat-ternyata-ini-alasannya-627112/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Banyak orang baru menyadari dirinya mengidap penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) setelah kondisinya sudah kritis hingga harus cuci darah. Lalu, mengapa penyakit ini bisa tidak memicu rasa sakit di fase awal?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pakar nefrologi dan dokter transplantasi dari Rumah Sakit Apollo Bengaluru, India, dr Srivatsa A, membeberkan alasan medis di balik fenomena ini. Ternyata, ginjal manusia dianugerahi kemampuan luar biasa untuk memulihkan diri secara mandiri dalam kondisi darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Ginjal memiliki cadangan fungsional yang luar biasa. Unit penyaring yang sehat secara otomatis akan bekerja ekstra keras untuk mengimbangi unit lain yang rusak,&#34; kata dr Srivatsa, dikutip dari &lt;em&gt;Times of India.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Namun, efek kompensasi inilah yang menjadi bumerang. Pasien bisa merasa sehat bugar dan beraktivitas normal padahal mereka mungkin telah kehilangan hingga 80 persen fungsi ginjalnya tanpa merasakan satu pun tanda-tanda penyakit yang nyata.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;h3&gt;Tubuh Mulai Mengalami &#39;Kegagalan Sistemik&#39;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Begitu fungsi ginjal yang tersisa sudah tidak sanggup lagi menopang tubuh, limbah metabolik beracun akan menumpuk di aliran darah. Di titik inilah, gejala-gejala berat yang mencerminkan kegagalan sistemik yang mendalam baru akan bermunculan secara serentak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi ini membuat pasien mulai merasakan kelelahan hebat, mual muntah, hingga gatal-gatal parah di kulit. Penumpukan cairan yang gagal disaring juga akan memicu pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, dan wajah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, karena ginjal yang rusak tidak lagi mampu memproduksi hormon eritropoietin atau pemicu sel darah merah dalam jumlah cukup. Hal ini menyebabkan pasien akan mengalami anemia berat yang ditandai dengan sesak napas terus-menerus.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;Waspadai 9 Gejala yang Kerap Diabaikan&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Pihak medis mengingatkan agar masyarakat tidak abai jika mulai merasakan keluhan yang menetap berikut ini:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah akibat retensi cairan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kelelahan ekstrem yang terus-menerus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nafsu makan menurun drastis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mual hingga muntah-muntah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kram otot yang sering kambuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sulit berkonsentrasi atau linglung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perubahan frekuensi atau warna saat buang air kecil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kulit kering dan terasa gatal parah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang mendadak sulit dikendalikan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Gejala-gejala tersebut harus diwaspadai, terutama bagi kelompok yang memiliki faktor risiko tinggi seperti pengidap diabetes dan hipertensi kronis. Kedua penyakit ini merupakan biang kerok utama yang lambat laun merusak pembuluh darah kecil yang bertindak sebagai filter alami ginjal.&lt;/p&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(sao/dpy)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Cerita Pria Tangsel Harus Batasi Aktivitas Pasca Pasang Ring Jantung di Umur 38</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/cerita-pria-tangsel-harus-batasi-aktivitas-pasca-pasang-ring-jantung-d-512355/</link>
      <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 12:02:43 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/cerita-pria-tangsel-harus-batasi-aktivitas-pasca-pasang-ring-jantung-d-512355/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjalani operasi pemasangan ring jantung bukan berarti pasien bisa langsung kembali beraktivitas normal layaknya orang sehat. Ada fase krusial bernama maintenance atau penyesuaian tubuh yang wajib dipatuhi dengan disiplin tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pengalaman Reza Anindita Ramadhan, seorang penyintas serangan jantung asal Tangerang Selatan, dokter memberikan sederet batasan ketat, mulai dari urusan dapur hingga jenis latihan fisik yang boleh diambil di masa pemulihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Pantangan setelah pasang ring, seperti jaga pola makan (tidak goreng, kurangi jumlah asupan karbohidrat, tidak konsumsi turunan sapi dan kopi), olahraga berlebihan atau sama seperti sebelum pasang ring (olahraga dijalani tapi bukan build muscle melainkan hanya untuk maintenance karena baru beres operasi masih harus adjustment),&#34; urai Reza.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Memasuki bulan keempat pasca-operasi, Reza yang mengalami serangan jantung di usia 38 tahun ini mengaku kapasitas fisiknya masih sangat terbatas. Upaya untuk mencoba berolahraga berat atau sekadar jogging langsung direspons negatif oleh tubuhnya melalui sinyal rasa sakit.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Proses pemulihan pasca-pasang ring jantung butuh waktu yang cukup lama. Ring yang dipasang membutuhkan waktu untuk menyatu sempurna dengan jaringan pembuluh darah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika pasien nekat melakukan latihan berat seperti push-up atau mengangkat beban di atas 5 kg, tekanan di dalam rongga dada akan melonjak drastis dan memaksa otot dada bekerja terlalu keras. Lonjakan tekanan ini berbahaya karena bisa mengganggu stabilitas area jantung yang sedang menyembuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Otw 4 bulan masih maintenance, durasi olahraga belum bisa panjang, seperti jalan kaki baru bisa 30 menit. Pernah nyoba jogging bulan kedua, langsung sakit di bagian jantung begitupun dalam angkat beban berat yang dipakai belum maksimal dianjurkan di bawah 5kg dan menghindari latihan push untuk meminimalisir kerja berlebih di bagian otot dada,&#34; tutup Reza.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(kna/up)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Langkah Kecil Berdampak Besar, Ini Kebiasaan agar Gen Z Hidup Sehat</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/langkah-kecil-berdampak-besar-ini-kebiasaan-agar-gen-z-hidup-sehat-512356/</link>
      <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:59:49 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/langkah-kecil-berdampak-besar-ini-kebiasaan-agar-gen-z-hidup-sehat-512356/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gaya hidup sehat kini tak lagi identik dengan diet ketat atau olahraga berat. Bagi banyak Gen Z, hidup sehat justru dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulai dari berjalan kaki lebih sering, tidur yang cukup, hingga lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi, berbagai langkah kecil tersebut perlahan menjadi bagian dari rutinitas. Di tengah aktivitas yang padat, pendekatan ini dinilai lebih mudah diterapkan dibanding melakukan perubahan besar dalam waktu singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lantas, seperti apa kebiasaan sederhana yang banyak dilakukan untuk membangun gaya hidup sehat?&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Perubahan Kecil Lebih Mudah Dilakukan secara Konsisten&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak orang menganggap hidup sehat harus dimulai dengan perubahan besar, seperti menjalani pola makan yang sangat ketat atau rutin berolahraga dalam waktu lama. Padahal, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten justru dapat menjadi langkah awal yang lebih realistis.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Dikutip dari Harvard Health Publishing, membangun kebiasaan sederhana, seperti berjalan kaki setiap hari, mencukupi waktu tidur, menjaga tubuh tetap aktif, hingga mengatur pola makan secara perlahan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jika dilakukan secara rutin. Perubahan kecil yang berkelanjutan juga cenderung lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang dibanding perubahan yang dilakukan secara drastis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Rutinitas Sederhana Membentuk Gaya Hidup Sehat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjalani gaya hidup sehat juga tidak hanya bergantung pada satu kebiasaan. Berbagai rutinitas sederhana yang dilakukan setiap hari saling melengkapi untuk membantu menjaga kondisi tubuh tetap bugar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain aktif bergerak, kebiasaan seperti tidur yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, mengelola stres, serta meluangkan waktu untuk beristirahat juga menjadi bagian penting dari pola hidup sehat. Menurut Harvard Health, peningkatan kecil pada kualitas tidur, aktivitas fisik, maupun pola makan dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan, termasuk membantu menjaga kesehatan jantung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Pilihan Makanan Ikut Menyesuaikan Kebiasaan Baru&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perubahan kebiasaan sehari-hari turut memengaruhi cara masyarakat memilih makanan. Kini, banyak orang tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga kepraktisan saat menentukan makanan atau camilan yang akan dinikmati di sela aktivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perubahan tersebut turut mendorong berkembangnya berbagai inovasi pangan yang menawarkan kemudahan tanpa mengabaikan pengalaman menikmati makanan. Beragam pilihan makanan dan camilan kini hadir untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seiring berkembangnya inovasi pangan, pilihan camilan berbahan buah pun semakin beragam. Salah satunya adalah fruit snack yang hadir dalam berbagai bentuk, tekstur, dan cita rasa sehingga menawarkan cara baru menikmati olahan buah dalam format yang lebih praktis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadirannya menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati camilan berbahan buah di sela aktivitas tanpa perlu repot menyiapkan atau mengupas buah terlebih dahulu. Berbahan dasar buah atau jus buah, fruit snack juga memberikan pilihan yang lebih praktis bagi mereka yang ingin menikmati olahan buah kapan saja sesuai kebutuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gaya hidup sehat memang tidak harus selalu dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, termasuk lebih aktif bergerak, menjaga waktu istirahat, serta memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, dapat menjadi bagian dari upaya membangun pola hidup yang lebih sehat secara bertahap.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(prf/ega)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>BPOM RI Kawal Kemandirian Vaksin Buatan Dalam Negeri Lewat Bio-TCV</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/bpom-ri-kawal-kemandirian-vaksin-buatan-dalam-negeri-lewat-bio-tcv-512357/</link>
      <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:31:48 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/bpom-ri-kawal-kemandirian-vaksin-buatan-dalam-negeri-lewat-bio-tcv-512357/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indonesia resmi meluncurkan Bio-TCV, sebuah vaksin tifoid konjugat inovatif hasil buah pemikiran dan kerja keras anak bangsa. Kehadiran produk medis ini menjadi penanda krusial bahwa Indonesia mulai lepas dari ketergantungan produk biologis impor dan bergerak menuju kedaulatan kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum bersejarah ini disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Taruna Ikrar di sela-sela perhelatan Medical Expo FKUI di Jakarta. Bagi Taruna Ikrar, Bio-TCV bukan sekadar capaian sains biasa, melainkan bukti nyata keberhasilan implementasi tata kelola regulasi yang adaptif dan kolaboratif.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Penerapan Konsep &#39;ABG&#39; BPOM RI&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Lahirnya vaksin Bio-TCV tidak lepas dari konsistensi BPOM dalam menggaungkan formula sinergi ABG (Academia, Business, Government). Konsep strategis ini dirancang untuk menyatukan tiga kekuatan utama negara yang selama ini kerap berjalan terpisah dengan berfokus pada:&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Akademia (Academia): Menjadi hulu inovasi melalui riset sains dasar dan pengujian ilmiah yang valid.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dunia Usaha (Business): Menjadi jembatan komersialisasi untuk memproduksi massal hasil riset agar dapat diakses masyarakat luas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemerintah (Government / BPOM): Bertindak sebagai regulator sekaligus mentor yang mengawal aspek keamanan, mutu, dan khasiat produk secara ilmiah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Menurut Taruna, stagnasi inovasi kesehatan sering terjadi karena egosektoral. Akademisi yang hanya fokus pada jurnal ilmiah tanpa hilirisasi industri tidak akan menghasilkan solusi bagi rakyat. Sebaliknya, industri tanpa basis riset yang kuat akan kalah bersaing di kancah global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Ketika ketiga pilar ini bergerak dalam satu visi dan frekuensi yang sama, Indonesia terbukti mampu melahirkan produk bioteknologi kelas dunia yang menjawab kebutuhan riil masyarakat,&#34; ujar Taruna.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;h2&gt;Menyoal Vaksin Bio-TCV&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Bio-TCV merupakan mahakarya hasil kolaborasi segitiga emas antara Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan PT Bio Farma. Proses panjang ini dimulai dari transfer teknologi bersama International Vaccine Institute (IVI) sejak satu dekade lalu, yang kemudian dimatangkan melalui uji klinis berlapis (Fase I hingga III) di bawah pengawasan ketat tim medis nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses tersebut, BPOM menerapkan skema accelerated review. Jalur khusus ini memangkas birokrasi perizinan dan mempercepat proses evaluasi secara signifikan, tanpa sedikit pun menurunkan standar keamanan ataupun mengorbankan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Vaksin Bio-TCV diformulasikan khusus untuk memicu kekebalan aktif terhadap demam tifoid, sebuah penyakit infeksi pencernaan serius yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Keunggulan vaksin konjugat ini terletak pada rentang usianya yang luas, dengan proteksi sudah bisa diberikan sejak bayi berumur enam bulan hingga orang dewasa. Hal ini diharapkan mampu mempertebal benteng imunisasi nasional, khususnya bagi kelompok yang paling rentan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Vaksin ini juga tengah dipersiapkan untuk menembus pasar internasional melalui sertifikasi WHO Prequalification. Keberhasilan menembus standardisasi global ini nantinya akan mengukuhkan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam rantai pasok vaksin dunia.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(kna/kna)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Kisah di Balik Foto Legendaris UNICEF saat Messi Mandikan Lamine Yamal Bayi</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/kisah-di-balik-foto-legendaris-unicef-saat-messi-mandikan-lamine-yamal-448524/</link>
      <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 07:01:41 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/kisah-di-balik-foto-legendaris-unicef-saat-messi-mandikan-lamine-yamal-448524/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Menjelang laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol di New York-New Jersey Stadium, Minggu besok, foto ikonik Lionel Messi bersama Lamine Yamal saat masih bayi kembali viral dan menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Foto yang diambil hampir dua dekade lalu tersebut memperlihatkan sang megabintang Argentina sedang memandikan seorang bayi mungil di dalam bak plastik biru. Bayi menggemaskan itu tidak lain adalah Lamine Yamal, pemain muda sensasional yang kini menjadi motor serangan Timnas Spanyol di panggung Piala Dunia.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://www.instagram.com/p/Da3P6cYlHfl/?igsh=MTB0Z2FiY3lya25mYg==&#34;&gt;[Gambas:Instagram]&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &#xA;&lt;h3&gt;Kisah di Balik Foto Legendaris UNICEF Tahun 2007&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Foto bersejarah ini diabadikan oleh fotografer Joan Monfort pada akhir tahun 2007. Sesi pemotretan tersebut merupakan bagian dari proyek pembuatan kalender amal tahun 2008 hasil kolaborasi antara yayasan klub FC Barcelona Foundation dan UNICEF (Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap bulannya, kalender tersebut menampilkan satu pemain bintang Barcelona yang berpose bersama anak-anak dari wilayah Catalonia, Spanyol. Untuk masuk ke dalam kalender amal ini, para orang tua harus mendaftarkan anak mereka melalui sistem undian yang diadakan oleh UNICEF.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga Lamine Yamal yang kala itu tinggal di kawasan Mataro, Barcelona, beruntung memenangkan undian tersebut dan dipasangkan dengan Lionel Messi yang saat itu masih berusia 20 tahun untuk halaman bulan Januari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Tujuannya adalah memberikan visibilitas terhadap masalah sosial yang dihadapi anak-anak dan keluarga mereka. Kami ingin memancarkan sisi kemanusiaan, interaksi yang santai, dan tawa di antara pemain dan anak-anak,&#34; ungkap Joan Monfort, fotografer yang terlibat di momen tersebut dikutip dari&lt;em&gt; ABC News&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ide memandikan bayi tersebut murni datang dari Monfort agar Messi bisa berinteraksi lebih dekat dan luwes dengan bayi Yamal, dibantu oleh ibu kandung Yamal selama proses pemotretan. Selain Messi, beberapa legenda Barcelona lain seperti Ronaldinho, Xavi Hernandez, Carles Puyol, dan Samuel Eto&#39;o juga ikut berpartisipasi dalam proyek amal ini.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;Misi Kemanusiaan dan Peran Messi &amp;amp; Lamine Yamal di UNICEF&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi dalam foto tersebut bukanlah satu-satunya benang merah yang mengikat kedua pemain dengan organisasi PBB ini. Baik Lionel Messi maupun Lamine Yamal memiliki komitmen kemanusiaan yang mendalam bersama UNICEF.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Messi telah ditunjuk sebagai Duta Persahabatan Global UNICEF sejak tahun 2010. Melalui yayasannya (Leo Messi Foundation), ia secara aktif mendanai berbagai kampanye dunia untuk pemenuhan hak-hak anak, pendidikan, layanan kesehatan bagi anak-anak kurang mampu, hingga bantuan kemanusiaan di wilayah konflik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, terlahir dari proyek kalender amal UNICEF, Yamal kini&lt;br /&gt;tumbuh menjadi sosok inspiratif baru yang mendukung program-program anak global. Bersama Barcelona, ia kerap terlibat dalam berbagai kampanye UNICEF yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak marginal di Spanyol dan seluruh dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari penerima manfaat program amal di masa bayi, Yamal kini berdiri sejajar dengan sang duta besar di panggung sepak bola tertinggi.&lt;/p&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Simak Video &#34;Video Spanyol Usai Libas Arab Saudi: Analisisnya Positif, Jadi Makin PD&#34;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&#xA;&lt;a href=&#34;https://20.detik.com/embed/260622005&#34;&gt;[Gambas:Video 20detik]&lt;/a&gt;&#xA;&lt;strong&gt;(kna/kna)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Gelombang Panas Hantam Korsel, Lansia 101 Tahun Jadi Korban Jiwa Pertama di Gangwon</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/gelombang-panas-hantam-korsel-lansia-101-tahun-jadi-korban-jiwa-pertam-426120/</link>
      <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:02:43 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/gelombang-panas-hantam-korsel-lansia-101-tahun-jadi-korban-jiwa-pertam-426120/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Gelombang panas ekstrem mulai memakan korban jiwa. Seorang wanita lanjut usia (lansia) berusia 101 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit yang berhubungan dengan panas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari Korea JoongAng Daily, ini menjadi kasus kematian pertama di wilayah Gangwon, Korea Selatan, pada tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Otoritas pemadam kebakaran setempat bersama pemerintah Provinsi Gangwon melaporkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi pingsan, di sebuah area perladangan di kota Gangneung. Nahas, ia dinyatakan meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Melihat kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda, pihak berwenang meyakini kuat bahwa korban mengembuskan napas terakhirnya akibat sengatan panas. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Pemerintah provinsi setempat kini telah resmi mengklasifikasikan kasus tragis ini, sebagai kematian akibat penyakit panas pertama di wilayah Gangwon untuk tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak sistem pengawasan penyakit akibat panas ekstrem mulai diaktifkan pada 15 Mei 2026. Provinsi Gangwon secara total telah mencatat 43 kasus penyakit yang berhubungan dengan paparan suhu tinggi, termasuk satu kasus kematian lansia tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi cuaca di wilayah tersebut memang dilaporkan sedang dalam alarm bahaya. Badan Meteorologi Korea bahkan telah merilis peringatan gelombang panas untuk daerah dataran rendah di kota Gangneung, Donghae, dan Samcheok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah ini diambil guna mengantisipasi jatuhnya korban lanjutan di tengah amukan cuaca ekstrem. Kondisi ini bisa mengganggu kesehatan, hingga menyebabkan kematian.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;&lt;strong&gt;Kondisi yang Bisa Disebabkan Panas Ekstrem&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), ada beberapa kondisi yang disebabkan panas yang ekstrem:&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;1. Heat Stroke atau Serangan Panas&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Ini merupakan kondisi yang paling serius, yang terjadi saat tubuh tidak lagi dapat mengontrol suhunya. Suhu tubuh naik dengan cepat, mekanisme berkeringat gagal, dan tubuh tidak mampu mendinginkan diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Heat stroke bisa menyebabkan kecacatan permanen atau kematian jika orang tersebut tidak menerima perawatan darurat.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;2. Heat Exhaustion atau Kelelahan Panas&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Kelelahan panas adalah respons tubuh terhadap kehilangan air dan garam yang berlebihan, biasanya melalui keringat yang berlebihan.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;3. Rhabdomyolisis&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Rhabdomyolisis (rhabdo) adalah kondisi medis yang terkait dengan stres panas dan aktivitas fisik yang berkepanjangan. Rhabdo menyebabkan kerusakan, pecah, dan kematian otot yang cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika jaringan otot mati, elektrolit dan protein besar dilepaskan ke aliran darah. Ini dapat menyebabkan irama jantung yang tidak teratur, kejang, dan kerusakan pada ginjal.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;4. Heat Syncope atau Sinkop Panas&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Sinkop panas adalah episode pingsan (sinkop) atau pusing yang biasanya terjadi ketika berdiri terlalu lama atau tiba-tiba berdiri setelah duduk atau berbaring. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan sinkop panas meliputi dehidrasi dan kurangnya aklimatisasi.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;5. Heat Cramps atau Kram Panas&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Kram panas biasanya menyerang pekerja yang banyak berkeringat selama aktivitas berat. Keringat ini mengurangi kadar garam dan kelembapan tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kadar garam yang rendah di otot menyebabkan kram yang menyakitkan. Kram panas juga dapat menjadi gejala kelelahan akibat panas.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;6. Heat Rash atau Ruam Panas&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Ruam panas adalah iritasi kulit yang disebabkan oleh keringat berlebihan selama cuaca panas dan lembap.&lt;/p&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(sao/naf)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-392653/</link>
      <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 07:00:21 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-392653/</guid>
      <description>&lt;h2&gt;Foto Health&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Rengga Sancaya -         detikHealth&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Kamis, 16 Jul 2026 14:00 WIB&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Kanada&lt;/b&gt; - Asap kebakaran hutan dan gelombang panas membuat kualitas udara Toronto memburuk. Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan demi menjaga kesehatan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089917_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota. Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089489_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Kabut asap yang menyelimuti kawasan perkotaan memicu peringatan kesehatan dari otoritas setempat. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan karena paparan partikel halus dalam asap kebakaran hutan dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memperburuk kondisi kesehatan, khususnya bagi penderita asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), penyakit jantung, anak-anak, lansia, serta ibu hamil. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089853_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Di sejumlah titik kota, warga terlihat tetap beraktivitas dengan mengenakan masker untuk mengurangi paparan polusi udara. Meski masker dapat membantu menyaring sebagian partikel, para ahli kesehatan tetap menyarankan masyarakat untuk berada di dalam ruangan sebanyak mungkin dan menjaga sirkulasi udara tetap bersih selama kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089985_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Asap kebakaran hutan mengandung partikel mikroskopis atau PM2.5 yang mampu menembus jauh ke dalam paru-paru hingga masuk ke aliran darah. Paparan dalam kadar tinggi dapat menimbulkan gejala seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, tenggorokan kering, hingga memperburuk penyakit kardiovaskular pada kelompok rentan. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089785_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Kombinasi polusi udara dan suhu yang sangat tinggi juga meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), hingga serangan panas (heat stroke). Karena itu, masyarakat disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan, menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan, serta memantau informasi kualitas udara sebelum beraktivitas. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171090061_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Selama kebakaran hutan di Ontario belum berhasil dikendalikan, warga diminta terus mengikuti perkembangan informasi dari otoritas kesehatan dan lingkungan. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089718_169.jpeg?w=700&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kualitas udara di Toronto, Kanada, mengalami penurunan drastis setelah asap dari kebakaran hutan di wilayah barat laut Ontario menyelimuti langit kota pada Rabu (15/7/2026). Kondisi tersebut diperparah oleh gelombang panas yang tengah melanda, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. REUTERS/Carlos Osorio&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;figcaption&gt;Langkah sederhana seperti menutup jendela saat asap pekat, menggunakan penyaring udara jika tersedia, serta memakai masker berfiltrasi baik ketika harus berada di luar ruangan dapat membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan. REUTERS/Carlos Osorio&lt;/figcaption&gt;&#xA;&lt;/figure&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089917_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089489_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089853_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089985_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089785_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171090061_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/udara-toronto-memburuk-waspadai-risiko-gangguan-pernapasan-akibat-asap-kebakaran-hutan-1784171089718_169.jpeg?w=150&amp;amp;q=80&#34; alt=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; title=&#34;Udara Toronto Memburuk, Waspadai Risiko Gangguan Pernapasan Akibat Asap Kebakaran Hutan&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt;&#x9;&#x9;        &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita Terkait&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Berita detikcom Lainnya&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://wolipop.detik.com/foto-entertainment/d-8577490/7-gaya-wags-argentina-usai-kalahkan-inggris-istri-messi-hingga-fernandez&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/gaya-wags-argentina-merayakan-kemenangan-tim-tango-menaklukan-inggris-di-piala-dunia-2026-1784174799800_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;7 Gaya WAGs Argentina Usai Kalahkan Inggris, Istri Messi Hingga Fernandez&#34; title=&#34;7 Gaya WAGs Argentina Usai Kalahkan Inggris, Istri Messi Hingga Fernandez&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Wolipop&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/01/06/ilustrasi-lembur-1767706819453_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;3 Alasan Banyak Orang Memilih Tetap Lajang hingga Tak Buru-buru Menikah&#34; title=&#34;3 Alasan Banyak Orang Memilih Tetap Lajang hingga Tak Buru-buru Menikah&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHealth&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://sport.detik.com/sepakbola/foto-sepakbola/d-8577337/5-pemain-yang-menjadi-top-skor-dan-juara-piala-dunia-messi-selanjutnya&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/lionel-messi-1784165045400_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;5 Pemain yang Menjadi Top Skor dan Juara Piala Dunia, Messi Selanjutnya?&#34; title=&#34;5 Pemain yang Menjadi Top Skor dan Juara Piala Dunia, Messi Selanjutnya?&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sepakbola&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://oto.detik.com/berita/d-8577296/toyota-kijang-innova-zenix-jadi-armada-baru-blue-bird&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/bluebird-prime-1784199390221_169.png?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Toyota Kijang Innova Zenix Jadi Armada Baru Blue Bird&#34; title=&#34;Toyota Kijang Innova Zenix Jadi Armada Baru Blue Bird&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikOto&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://news.detik.com/berita/d-8577627/7-tersangka-peredaran-narkoba-di-white-rabbit-jaksel-segera-diadili&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/17/7-tersangka-peredaran-narkoba-di-white-rabbit-1784222798586_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;7 Tersangka Peredaran Narkoba di White Rabbit Jaksel Segera Diadili&#34; title=&#34;7 Tersangka Peredaran Narkoba di White Rabbit Jaksel Segera Diadili&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikNews&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://travel.detik.com/fototravel/d-8577262/potret-liburan-kekasih-mbappe-jelajahi-new-york-kolombia-juga-ke-pantai-diving&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/15/ester-exposito-kekasih-kylian-mbappe-1784109188773_169.png?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Potret Liburan Kekasih Mbappe, Jelajahi New York &amp;amp; Kolombia, Juga ke Pantai-Diving&#34; title=&#34;Potret Liburan Kekasih Mbappe, Jelajahi New York &amp;amp; Kolombia, Juga ke Pantai-Diving&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikTravel&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://hot.detik.com/celeb/d-8577369/pengacara-beberkan-dasar-nur-eks-art-gugat-erin-rp-1-miliar&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/07/16/eks-art-erin-1784181600331_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Pengacara Beberkan Dasar Nur Eks ART Gugat Erin Rp 1 Miliar&#34; title=&#34;Pengacara Beberkan Dasar Nur Eks ART Gugat Erin Rp 1 Miliar&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikHot&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;a href=&#34;https://inet.detik.com/business/d-8577454/kisah-nvidia-yang-pernah-hampir-bangkrut-diselamatkan-oleh-sega&#34;&gt;&#xA;&lt;img src=&#34;https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/12/09/sega-akui-akan-gunakan-ai-untuk-bantu-pengembang-game-tapi-1765258649732_169.jpeg?w=200&amp;amp;q=90&#34; alt=&#34;Kisah Nvidia yang Pernah Hampir Bangkrut: Diselamatkan oleh Sega&#34; title=&#34;Kisah Nvidia yang Pernah Hampir Bangkrut: Diselamatkan oleh Sega&#34; loading=&#34;lazy&#34; /&gt; &#xA;&lt;/a&gt;&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;detikInet&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Korsel Rilis Peringatan Darurat Gelombang Panas, Warga Tak Disarankan Keluar Rumah</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/korsel-rilis-peringatan-darurat-gelombang-panas-warga-tak-disarankan-k-211770/</link>
      <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 06:07:02 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/korsel-rilis-peringatan-darurat-gelombang-panas-warga-tak-disarankan-k-211770/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Cuaca ekstrem tengah melanda Korea Selatan (Korsel). Pemerintah Korsel mengeluarkan peringatan darurat gelombang panas atau heatwave pada Minggu (12/7/2026), menyusul suhu yang melonjak drastis hingga bikin syok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan darurat ini merupakan peringatan pertama dalam sejarah yang dirilis di bawah sistem penilaian baru yang diluncurkan tahun ini. Otoritas setempat bahkan sampai mewanti-wanti masyarakat untuk menyetop segala aktivitas di luar ruangan, demi mencegah fatalitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sistem peringatan baru ini sengaja diperkenalkan untuk mengantisipasi fenomena gelombang panas di Korsel, yang belakangan dinilai menjadi lebih lama dan jauh lebih intens akibat perubahan iklim.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;Suhu Tembus 39 Derajat Celsius&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Sebagai informasi, peringatan darurat ini baru akan dikeluarkan jika suatu wilayah diperkirakan mengalami suhu yang dirasakan atau perceived temperature mencapai 38 derajat celsius, atau suhu aktual menyentuh 39 derajat celsius selama satu hari penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Badan Meteorologi Korea (KMA) mengeluarkan Peringatan Gelombang Panas Darurat pada pukul 10 pagi hari ini untuk dua kota di selatan Provinsi Gyeongsang Utara, yaitu Gyeongsan dan Pohang,&#34; ujar Kepala KMA, Lee Mi-seon, yang dikutip dari &lt;em&gt;Channel News Asia&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;&#34;Ini menandai pertama kalinya peringatan tersebut dikeluarkan sejak sistem baru ini berlaku,&#34; lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lee menegaskan, status darurat ini bukan sekadar tanda bahwa cuaca sedang sangat terik. Kondisinya jauh lebih berbahaya dari itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Ini menunjukkan kondisi ketika orang sehat sekalipun menghadapi peningkatan risiko bahaya serius yang signifikan, termasuk penyakit hingga risiko kematian akibat paparan panas ekstrem,&#34; tegas Lee.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&#39;Mager&#39; di Tempat Teduh Jadi Pilihan Terbaik&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Melihat situasi yang mengkhawatirkan ini, warga yang sedang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk segera berhenti dan mencari tempat berteduh yang sejuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Otoritas setempat juga mengingatkan dengan keras agar tidak meninggalkan anak-anak maupun hewan peliharaan di dalam kendaraan, karena suhunya bisa melonjak mematikan dalam waktu singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, sebagian besar wilayah Korsel, termasuk Seoul, masih berada di bawah bayang-bayang peringatan gelombang panas. Status ini dikeluarkan saat suhu yang dirasakan diprediksi bertahan di angka 35 derajat celsius atau lebih tinggi selama dua hari berturut-turut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pantauan di lapangan menunjukkan anak-anak di Seoul mencoba mendinginkan diri dengan berlari melewati pancuran air di Lapangan Gwanghwamun. Sementara itu, warga dewasa lebih memilih mencari perlindungan di pusat perbelanjaan atau mal yang sejuk.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h3&gt;Bumi Makin Mendidih Akibat El Nino&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Data KMA menunjukkan fakta yang cukup mencengangkan. Jumlah rata-rata hari gelombang panas tahunan di Korsel melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 19 hari selama lima tahun terakhir, padahal di tahun 1970-an hanya berkisar 8 hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fenomena malam tropis atau suhu malam hari tidak turun di bawah 25 derajat celsius, juga melonjak dari 4 menjadi 14 derajat celsius saat malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi mengerikan ini tidak hanya terjadi di Asia. Eropa sebelumnya juga dihantam musim panas yang membakar hingga memecahkan rekor suhu sepanjang masa di Jerman, Polandia, hingga Inggris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prancis bahkan mencatat lebih dari 2.000 kematian tambahan akibat gelombang panas ekstrem tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para ilmuwan mewanti-wanti bahwa cuaca ekstrem ini dipicu oleh perubahan iklim akibat ulah manusia, yang diperparah dengan kembalinya fenomena alam El Nino. Fenomena ini memicu pemanasan suhu permukaan Samudra Pasifik, membuat suhu bumi terasa semakin mendidih.&lt;/p&gt;&#x9;&#x9;&#x9;&#x9;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;Halaman 2 dari 2            &lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(sao/kna)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Komedian Temon Meninggal Serangan Jantung, Punya Riwayat Hipertensi</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/komedian-temon-meninggal-serangan-jantung-punya-riwayat-hipertensi-211776/</link>
      <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 01:01:28 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/komedian-temon-meninggal-serangan-jantung-punya-riwayat-hipertensi-211776/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komedian Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal dengan &#39;Temon&#39; meninggal karena serangan jantung pada Minggu (12/7) pukul 08.42 WIB. Sebelumnya, Temon memang diketahui memiliki hipertensi atau darah tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepergian Temon menjadi &#39;pukulan&#39; bagi keluarga yang ditinggalkan. Seperti yang dirasakan oleh Rambu, putri kelima dari sang komedian. Menurutnya, sang ayah adalah sosok yang kuat dan jarang mengeluhkan sakitnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kadang sih dengernya ditahan sih. Jadi yang sering ngurus Papa kan ada kakak sama abang kan. Jadi saya kurang tahu detailnya kayak gimana, cuma sering dikabarin update-annya saja gimana, terus sering nanya kabar gitu. Kalau ngeluh ke saya sih enggak. Kayak di depan saya kayak ya sudah kuat gitu,&#34; kata Rambu di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Rambu menambahkan bahwa memendam rasa sakit memang sudah menjadi kebiasaan Temon. Menurutnya, sang ayah sama sekali tak pernah mengeluh tentang kondisinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Enggak, Papa tuh enggak pernah ngeluh kalau sakit. Sering dipendam,&#34; tuturnya.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;h3&gt;Hipertensi dan Serangan Jantung&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Tekanan darah tinggi atau hipertensi memang dikenal sebagai penyebab utama dari serangan jantung. Kondisi ini sering disebut &#39;silent killer&#39; karena memang tanpa keluhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi saat aliran darah ke jantung berkurang atau tersumbat secara drastis. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol, dan zat lain di arteri jantung (koroner).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) Seseorang didiagnosis hipertensi jika hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan hasil tekanan sistol (angka yang pertama) ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastol (angka yang kedua) ≥ 90 mmHg pada lebih dari 1(satu) kali kunjungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hipertensi, jika tidak dikontrol, dapat mempengaruhi kerja jantung dan organ utama tubuh lainnya, termasuk ginjal dan otak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari &lt;em&gt;Times of India&lt;/em&gt;, kerusakan organ-organ seperti jantung, otak, dan ginjal karena darah tinggi seringkali tidak disadari. Kondisi biasanya akan parah ketika gejala-gejala mulai muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Bukan kematian mendadak yang membuat tekanan darah tinggi berbahaya; melainkan kerusakan yang terjadi seiring waktu. Sebelum serangan jantung, stroke, atau gagal ginjal, tubuh hampir selalu mengirimkan sinyal-sinyal kecil,&#34; kata kardiolog dari Amrita Hospital, dr Ashish Kumar.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(dpy/up)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Alasan di Balik Tren Warga Jepang yang Enggan Hidup hingga Usia 100 Tahun</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/alasan-di-balik-tren-warga-jepang-yang-enggan-hidup-hingga-usia-100-ta-192762/</link>
      <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 13:08:29 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/alasan-di-balik-tren-warga-jepang-yang-enggan-hidup-hingga-usia-100-ta-192762/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan harapan hidup &lt;strong&gt;tertinggi di dunia&lt;/strong&gt;. Bahkan, jumlah penduduk yang berusia 100 tahun atau lebih terus bertambah setiap tahunnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski begitu, sebuah survei justru mengungkap fakta yang bertolak belakang. Mayoritas warga Jepang ternyata tidak ingin hidup hingga usia 100 tahun. Lantas, apa alasan di balik tren tersebut?&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Hanya 22 Persen Warga Jepang Ingin Berusia 100 Tahun&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Menurut K&lt;em&gt;ementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang&lt;/em&gt;, hingga September 2022 terdapat 90.526 penduduk yang berusia 100 tahun atau lebih. Angka tersebut meningkat sekitar 4.000 orang dibandingkan September 2021.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Namun, survei yang dilakukan Japan&lt;em&gt; Hospice Palliative Care Foundation&lt;/em&gt; yang berbasis di Distrik Kita, Kota Osaka, menunjukkan hasil yang berbeda. Dikutip dari The Maichi, Yayasan tersebut menggandeng sebuah lembaga riset untuk melakukan survei daring pada September 2022 terhadap sekitar 1.000 responden, terdiri dari sekitar 500 pria dan 500 wanita berusia 20 hingga 70-an tahun dari seluruh Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam survei tersebut, responden ditanya apakah mereka ingin hidup hingga usia lebih dari 100 tahun. Hasilnya, hanya 22 persen responden yang menjawab ingin hidup hingga usia tersebut.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Sebaliknya, sekitar 70 hingga 80 persen responden di seluruh kelompok usia mengaku tidak ingin hidup sampai usia 100 tahun atau lebih. Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, persentase perempuan yang menjawab tidak ingin mencapai usia 100 tahun lebih tinggi, yakni 83,5 persen, dibandingkan pria yang sebesar 72,4 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kami terkejut mengetahui bahwa jumlah orang yang ingin hidup lebih dari 100 tahun jauh lebih sedikit daripada yang kami bayangkan. Seiring usia 100 tahun menjadi sesuatu yang semakin realistis untuk dicapai, orang-orang mungkin mulai mempertanyakan apakah mereka benar-benar akan bahagia jika hidup selama itu,&#34; ujar perwakilan yayasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Survei tersebut juga mengungkap sejumlah alasan mengapa banyak warga Jepang enggan hidup hingga usia 100 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan yang paling banyak dipilih responden adalah tidak ingin merepotkan orang lain, dengan persentase mencapai 59 persen. Temuan ini menunjukkan banyak warga Jepang khawatir akan bergantung pada keluarga atau orang lain ketika memasuki usia lanjut.&lt;br /&gt;Selain itu, 48,2 persen responden mengaku khawatir kondisi fisik akan semakin menurun sehingga kualitas hidup ikut berkurang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekhawatiran lain yang turut memengaruhi adalah masalah ekonomi. Sebanyak 36,7 persen responden juga mengaku khawatir terhadap kondisi finansial jika harus menjalani hidup hingga usia yang sangat tua.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Mengapa Ada yang Tetap Ingin Berusia 100 Tahun?&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, ada pula responden yang berharap bisa hidup hingga usia 100 tahun atau lebih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan yang paling banyak dipilih adalah ingin menikmati hidup selama mungkin, dengan persentase mencapai 68,2 persen. Sementara itu, 38,6 persen responden mengatakan ingin menyaksikan anak dan cucunya tumbuh dewasa.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Mayoritas Pria Ingin Meninggal Lebih Dulu daripada Pasangan&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Survei tersebut juga menanyakan apakah responden ingin meninggal sebelum atau setelah pasangan mereka jika diberi pilihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasilnya, lebih dari 60 persen pria di semua kelompok usia memilih ingin meninggal lebih dulu daripada pasangan. Pada pria berusia 50 tahun ke atas, angkanya bahkan mencapai sekitar 80 persen. Sebaliknya, perempuan cenderung ingin hidup lebih lama daripada pasangan mereka, terutama pada kelompok usia di atas 50 tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan utama responden yang ingin meninggal lebih dulu adalah karena merasa tidak sanggup menghadapi kesedihan akibat kehilangan pasangan, yang dipilih oleh 58,6 persen responden.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, responden yang ingin meninggal setelah pasangannya mengaku memilih hal tersebut karena khawatir terhadap kehidupan pasangan jika ditinggalkan (53,6 persen). Selain itu, 48,1 persen lainnya ingin tetap mendampingi dan merawat pasangan hingga akhir hayat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Survei tersebut juga menemukan bahwa 30 persen responden yang tinggal sendiri tidak memiliki pendamping atau orang yang dapat menemani mereka ketika harus menjalani rawat inap maupun operasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yayasan itu menilai temuan tersebut menunjukkan adanya tantangan mendesak bagi masyarakat Jepang dalam memberikan dukungan kepada orang-orang yang menghadapi akhir kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temuan survei tersebut muncul di tengah tantangan demografi yang tengah dihadapi Jepang. Negara itu tidak hanya memiliki jumlah penduduk lanjut usia yang terus meningkat, tetapi juga mengalami penurunan angka kelahiran selama beberapa tahun terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Angka kelahiran terus menurun di sejumlah negara Asia, termasuk China dan Jepang. Jumlah kelahiran di Jepang turun menjadi &lt;strong&gt;671.236&lt;/strong&gt; pada tahun 2025, turun 14.937 dibandingkan tahun sebelumnya. Statistik demografi yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengkonfirmasi bahwa terdapat kurang dari 700.000 kelahiran untuk tahun kedua berturut-turut, dan rekor terendah untuk tahun kesepuluh berturut-turut, berdasarkan statistik yang sebanding yang tersedia sejak tahun 1899.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tingkat kesuburan total, yang menunjukkan jumlah anak yang dimiliki seorang wanita sepanjang hidupnya, turun 0,01 poin menjadi rekor terendah baru yaitu 1,14.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prefektur-prefektur di bagian timur cenderung memiliki angka kelahiran yang lebih rendah daripada di bagian barat, dengan Tokyo tetap di bawah 1 untuk tahun kedua berturut-turut, yaitu 0,96, diikuti oleh Miyagi dan Hokkaido dengan angka 1,00. Angka kelahiran tertinggi adalah Okinawa dengan 1,52, Miyazaki dengan 1,46, Fukui dengan 1,45, Nagasaki dengan 1,42, Shimane dengan 1,41, serta Kagawa dan Kumamoto dengan 1,40.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumlah pernikahan meningkat untuk tahun kedua berturut-turut, naik sebanyak 4.027 menjadi 489.119, tetapi angka tersebut masih rendah. Faktor budaya, termasuk keengganan umum untuk memiliki anak di luar pernikahan di Jepang dan tren menikah di usia lanjut atau tidak menikah sama sekali, menghadirkan tantangan besar bagi upaya untuk meningkatkan angka kelahiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kondisi tersebut mendorong Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyatakan bahwa rendahnya angka kelahiran dan bertambahnya populasi lansia menjadi ancaman besar bagi masyarakat Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Jepang berada di ambang apakah kita masih dapat terus berfungsi sebagai sebuah masyarakat,&#34; kata Kishida.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan kebijakan terkait anak dan pengasuhan anak harus menjadi prioritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Memberikan perhatian pada kebijakan mengenai anak dan pengasuhan anak adalah persoalan yang tidak bisa ditunda lagi,&#34; ujarnya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(suc/tgm)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Fenomena Orang Berutang Lebih Galak Saat Ditagih, Begini Penjelasan Psikologisnya</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/fenomena-orang-berutang-lebih-galak-saat-ditagih-begini-penjelasan-psi-180834/</link>
      <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 09:03:03 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/fenomena-orang-berutang-lebih-galak-saat-ditagih-begini-penjelasan-psi-180834/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernah mendengar anggapan bahwa orang yang berutang justru menjadi lebih galak saat ditagih? Fenomena ini kerap dianggap sebagai bentuk sikap yang tidak bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sudut pandang psikologi, respons tersebut tidak selalu muncul karena niat buruk atau kepribadian seseorang. Tekanan akibat masalah keuangan dapat memicu stres yang memengaruhi cara otak mengelola emosi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat seseorang merasa terpojok, malu, atau harga dirinya terancam karena ditagih utang, respons yang muncul bisa berupa kemarahan. Lantas, mengapa kondisi ini bisa terjadi?&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Alasan Psikologis Orang Berutang Lebih Galak Saat Ditagih&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Berikut alasan mengapa orang berutang merespons dengan sikap galak ketika ditagih.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;1. Stres Finansial&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari laman Healthline, utang bisa menyebabkan kecemasan finansial. Saat masalah keuangan menyebabkan stres berkepanjangan dalam hidup, seseorang mulai mengalami perasaan cemas. Hal ini pada gilirannya memberikan dampak negatif pada kualitas hidup.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;p&gt;Sebuah survei tahun 2021 oleh Student Loan Planner meneliti tren kesehatan mental pada 2.300 peminjam pinjaman mahasiswa dengan tingkat utang yang tinggi. Satu dari 14 responden mengatakan bahwa mereka pernah mempertimbangkan bunuh diri pada suatu titik selama perjalanan dalam mengembalikan pinjaman mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Psikiater sekaligus dokter Fakultas Kedokteran dan Gizi Universitas IPB, dr Riati Sri Hartini, Sp.KJ., M.Sc., mengatakan bahwa respons orang yang berutang lebih galak saat ditagih memang berkaitan dengan stres finansial serta perasaan terancam pada harga diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Dari sisi psikologis dan neurosains, penagihan utang dapat memicu tekanan berat yang mengikis kemampuan seseorang dalam mengelola emosi. Stres finansial dan rasa terancam pada harga diri membuat kemampuan koping dan kontrol emosi menurun,&#34; ujarnya, dikutip dari laman IPB.&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;2. Tekanan Memengaruhi Respons Otak&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Secara biologis, tekanan yang dirasakan mengaktifkan amigdala, bagian otak yang berperan sebagai pusat deteksi ancaman. Di saat yang sama, fungsi prefrontal cortex, yang bertanggung jawab atas penilaian rasional dan regulasi emosi, menjadi melemah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Kondisi ini membuat otak masuk ke mode fight or flight, sehingga respons yang muncul cenderung defensif dan agresif, bukan reflektif,&#34; ucap dr Riati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu, perilaku galak saat ditagih bukan semata-mata persoalan sikap. Hal tersebut merupakan respons psikologis dan biologis terhadap stres, rasa malu, serta ancaman terhadap identitas diri dalam kondisi finansial yang tertekan.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Lebih Galak Saat Ditagih Utang Bukan Gangguan Kejiwaan&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;dr Riati menegaskan bahwa reaksi galak saat ditagih utang tidak serta-merta menandakan gangguan kejiwaan. Hal tersebut dalam banyak kasus merupakan reaksi wajar saat seseorang merasa tertekan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Masalah keuangan membuat tubuh dan pikiran berada dalam kondisi stres. Ketika ditagih, perasaan malu, takut, dan terpojok bisa muncul bersamaan, sehingga orang bereaksi dengan emosi tinggi. Ini lebih mirip refleks orang yang kaget, bukan karena sakit jiwa,&#34; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kemarahan hanya muncul pada situasi tertentu dan tidak terus-menerus, hal tersebut masih termasuk reaksi stres yang normal. Namun, dr. Riati mengingatkan, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai, seperti kemarahan sering muncul di berbagai situasi, sulit dikendalikan hingga menyakiti orang lain, serta disertai keluhan lain, seperti gangguan tidur berat, rasa putus asa berkepanjangan, atau perilaku berisiko.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Cara Menyikapi Orang yang Galak saat Ditagih Utang&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Untuk menyikapi kondisi tersebut, dr Riati menyarankan untuk tidak langsung melawan atau menekan orang yang galak saat ditagih utang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Biasanya mereka bukan ingin mencari keributan, tetapi sedang tertekan dan kewalahan. Pendekatan yang lebih baik adalah menenangkan situasi, berbicara dengan nada pelan, tidak menyudutkan, dan mengajak mencari solusi bersama,&#34; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dr Riati, pendekatan yang tenang bisa membantu menurunkan emosi sehingga pembicaraan menjadi lebih rasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Intinya, orang yang galak saat ditagih utang bukan perlu dimarahi, tetapi ditenangkan dan diajak mencari jalan keluar agar masalah tidak semakin besar,&#34; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada April 2024, viral di media sosial seorang wanita bernama Riska dari Sidowungu, Menganti, Gresik melempar panci hingga mangkuk ke wanita bernama Arum saat ditagih utang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam video yang beredar, terdengar teriakan provokasi tetangga saat Rizka melempar mangkuk. Keduanya sempa terlibat saling pukul hingga suasana menjadi ricuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah menjelaskan, Riska memiliki utang di Koperasi Mekar sebanyak Rp 4,5 juta dengan angsuran sebesar Rp 100 ribu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Utangnya Rp 4,5 juta. Bayarnya tiap Minggu sebesar 100 ribu selama 50 kali,&#34; kata Roni kepada detikJatim, Kamis (4/4/2024).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, karena kondisi ekonomi yang sulit, Rizka tidak bsia membayar angsuran. Dia hanya menyuruh Arum bersabar untuk menunggu dirinya memiliki uang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Yang berutang ini menunggak 4 kali angsuran. Jadi belum bayar 4 Minggu sebesar Rp 400 ribu,&#34; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, akhirnya kasus ini diselesaikan dengan damai. Rizka mengakui kesalahannya dan memina maaf karena sudah melempar mangkuk. Dia juga sudah mengganti rugi biaya pengobatan Arum dan membuat pernyataan tidak akan mengulang perbuatannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Sudah membuat surat pernyataan damai dan mengganti biaya pengobatan korban, karena keduanya tidak melanjutkan perkara itu dan memilih untuk berdamai di selesaikan secara kekeluargaan,&#34; pungkasnya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(elk/tgm)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Awas, Ini Efek Samping Makan Labu Siam Terlalu Banyak</title>
      <link>https://gop-crypto.vip/posts/awas-ini-efek-samping-makan-labu-siam-terlalu-banyak-173688/</link>
      <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 02:39:33 +0000</pubDate>
      <guid>https://gop-crypto.vip/posts/awas-ini-efek-samping-makan-labu-siam-terlalu-banyak-173688/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Daftar Isi&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Labu siam menjadi salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi karena rendah kalori dan kaya serat. Sayuran yang memiliki nama ilmiah &lt;em&gt;Sechium edule&lt;/em&gt; ini termasuk dalam keluarga labu-labuan (&lt;em&gt;Cucurbitaceae&lt;/em&gt;) dan berasal dari Meksiko bagian tengah serta sejumlah wilayah Amerika Latin. Kini, labu siam telah banyak dibudidayakan di berbagai negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkat kandungan nutrisinya, labu siam berpotensi mendukung kehamilan yang sehat, membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan, hingga memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski dikenal sebagai sayuran yang menyehatkan, konsumsi labu siam secara &lt;strong&gt;berlebihan&lt;/strong&gt; tetap bisa memicu sejumlah efek samping, terutama pada &lt;strong&gt;saluran pencernaan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;ADVERTISEMENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&#xA;SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#xA;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2&gt;Kandungan Nutrisi Labu Siam&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari &lt;em&gt;Healthline&lt;/em&gt;, salah satu alasan labu siam dianggap menyehatkan adalah karena kandungan gizinya yang padat. Dalam satu buah labu siam berukuran sedang (sekitar 203 gram), terkandung nutrisi sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kalori: 39 kkal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karbohidrat: 9 gram&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Protein: 2 gram&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lemak: 0 gram&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Serat: 4 gram (12 persen Angka Kecukupan Gizi/AKG harian)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin C: 17 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Folat (vitamin B9): 47 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin K: 7 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin B6: 9 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mangan: 17 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tembaga: 27 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seng: 14 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalium: 5persen AKG&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Magnesium: 6 persen AKG&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Labu siam terutama kaya akan folat, vitamin yang berperan penting dalam proses pembelahan dan pertumbuhan sel, termasuk selama masa kehamilan. Selain itu, sayuran ini juga rendah kalori, lemak, natrium, dan total karbohidrat sehingga kerap menjadi pilihan menu sehat, termasuk bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan.&lt;/p&gt; &#xA;&lt;h2&gt;Efek Samping Makan Labu Siam Berlebihan&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr Inggrid Tania, menjelaskan labu siam pada dasarnya aman dikonsumsi sehari-hari dan hampir tidak menimbulkan efek samping jika dimakan dalam porsi yang wajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, efek samping baru berpotensi muncul bila labu siam dikonsumsi dalam jumlah yang sangat berlebihan, misalnya hingga sekitar 10 mangkuk atau lebih dalam sehari. Kandungan seratnya yang tinggi dapat memicu:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;diare&lt;/li&gt;&lt;li&gt;perut kembung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;atau keluhan lain pada saluran pencernaan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&#34;Kalau ditanya efek sampingnya sebetulnya hampir tidak mungkin sih ya terjadi efek samping kecuali kalau dia ada alergi terhadap labu siam. Tapi itu juga jarang sekali ya ada orang alergi terhadap labu siam itu seribu satu orang lah ya seribu banding satu kali itu belum tentu ya karena saya sendiri juga belum pernah menemukan orang alergi dengan labu siam gitu,&#34; imbuhnya saat dihubungi detikcom, Kamis (21/7/2025).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, keluhan akibat konsumsi serat berlebihan umumnya bersifat sementara dan akan membaik setelah pola makan kembali normal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, risiko jangka panjang seperti gangguan fungsi hati atau ginjal dinilai sangat kecil karena seseorang hampir tidak mungkin &lt;strong&gt;mengonsumsi 10-20&lt;/strong&gt; mangkuk labu siam setiap hari selama berbulan-bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;ya kalau efek samping jangka panjang ya hampir tidak mungkin ya mbak karena kan tidak mungkin juga orang makan tiap hari 10-20 mangkok labu siam tiap hari berbulan-bulan, ya kalau memang ternyata ada orang yang seperti itu ya bisa saja ya ada gangguan fungsi liver,&#34; lanjutnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Berapa Batas Konsumsi Labu Siam?&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;dr Inggrid mengatakan pada dasarnya &lt;strong&gt;tidak ada batas konsumsi&lt;/strong&gt; khusus untuk labu siam. Selama dikonsumsi dalam porsi yang wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang, sayuran ini aman dikonsumsi sehari-hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Misalnya, jika dikonsumsi tiga kali sehari dalam porsi layaknya sayuran, sekitar satu mangkuk kecil setiap kali makan, konsumsi tersebut masih tergolong aman dan justru dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#34;Malah sebetulnya kan banyak manfaatnya ya karena dia kan labu siam itu kaya akan antioksidan akan membantu kita,&#34; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Bagian Labu Siam yang Bisa Dimakan&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dikutip dari &lt;em&gt;Verywell Health&lt;/em&gt;, seluruh bagian tanaman labu siam pada dasarnya dapat dikonsumsi. Namun, bagian yang paling sering dimakan adalah buahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain buah, daun labu siam yang masih muda dan lembut juga dapat diolah menjadi berbagai hidangan. Kulit buahnya pun sebenarnya bisa dimakan, meski banyak orang memilih mengupasnya terlebih dahulu sebelum dimasak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akar labu siam yang berbentuk umbi juga dapat dikonsumsi dan diolah seperti kentang. Sementara itu, pucuk mudanya kerap dianggap sebagai hidangan istimewa dalam berbagai masakan Asia. Bijinya juga dapat dimakan, meski umumnya tidak dikonsumsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengobatan tradisional di Meksiko, daun labu siam kerap diolah menjadi teh. Minuman ini dipercaya dapat membantu meluruhkan batu ginjal dan membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, sari buah labu siam juga dilaporkan berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta mengurangi stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kemampuan antioksidan untuk menetralkannya.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;Tips Mengonsumsi Labu Siam&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dikutip &lt;em&gt;Health&lt;/em&gt;, labu siam memiliki bentuk menyerupai buah pir dengan kulit berwarna hijau muda dan berat yang dapat mencapai sekitar 340 gram. Sayuran ini dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun dimasak, misalnya sebagai campuran tumisan, sup, atau hidangan berkuah lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Labu siam memiliki rasa yang ringan dengan sedikit sentuhan manis serta tekstur renyah yang menyerupai mentimun. Kulitnya juga dapat dimakan, meski sebagian orang memilih mengupasnya terlebih dahulu agar lebih mudah dikunyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut beberapa cara mengolah dan mengonsumsi labu siam:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ditumis bersama aneka sayuran atau sumber protein.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dijadikan campuran sup, sayur berkuah, atau semur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dipanggang utuh sebagai lauk pendamping.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diisi dengan campuran biji-bijian, kacang-kacangan, atau daging ayam cincang, lalu dipanggang hingga matang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diiris tipis dan disantap mentah sebagai campuran salad atau lalapan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Untuk penyimpanan, labu siam dapat diletakkan pada &lt;strong&gt;suhu ruang selama beberapa waktu&lt;/strong&gt;. Agar tetap segar lebih lama, simpan labu siam di dalam wadah kedap udara atau kantong plastik dan letakkan di dalam lemari es.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(suc/tgm)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
